Ice Lumbay Drink: Minuman Pelengkap Tambah Darah untuk Pencegah Stunting pada Generasi Z di Desa Cangkol

Authors

  • F Fatmawati Universitas Muhammadiyah Cirebon
    Indonesia
  • Mifta Ayu Novianti Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
    Indonesia
  • Emik Khomariyah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
    Indonesia
  • Arni Yuda Indriani Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Daniswara Dixie Amanda Universitas Muhammadiyah Magelang
    Indonesia
  • Melani Dhia Huwaida Universitas Muhammadiyah Gombong
    Indonesia
  • Raditya Nugroho Wicaksono Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Muhammad Zaid Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
    Indonesia
  • Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5176

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri. Anemia defisiensi zat besi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Konsumsi rutin Tablet Tambah Darah (TTD) dapat mencegah dan mengendalikan anemia defisiensi zat besi. Dalam pemenuhan zat besi dapat juga mengkonsumsi sayur-sayuran seperti bayam. Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil penyuluhan stunting dan anemia pada remaja putri yang ada di Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian dan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap sasaran remaja putri terkait pentingnya mencegah stunting sejak dini dan mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin untuk mencegah terjadinya anemia yang merujuk pada faktor penyebab stunting dan minuman pelengkap tambah darah pemenuh zat besi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penyuluhan secara luring dan metode ceramah dengan bantuan media leaflet, audio visual terkait stunting dan anemia, materi yang disajikan pada power point, dan juga pengisian kuisioner pre-test dan post-test yang berkaitan dengan pencegahan stunting melalui remaja putri. Peserta terdiri dari 24 remaja putri dari 4 Dukuh yang berada di Desa Cangkol. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan usia dari 24 responden sebagian besar berada pada usia 14 dan 15 tahun dengan jumlah 7 responden (29,17%) dan berdasarkan data kadar hemoglobin yang diperoleh dari 24 responden sebagian besar remaja putri tidak anemia berjumlah 17 responden (68%) dan Anemia berjumlah 7 responden (29,17%) serta terbukti bahwa dari data hasil kuisioner pre-test dan post-test 24 responden terdapat 21 remaja putri dengan tingkat pengetahuan meningkat setelah dilakukan penyuluhan daripada sebelum dilakukan penyuluhan. Berdasarkan uji wilcoxon menunjukkan hasil (P = 0,000) karena nilai p < 0,05, secara statistic terdapat hubungan yang bermakna antara Tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan dan setelah diberikan penyuluhan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Duìana, M., Sireìgar, S. M. F., Anwar, S., Muìsnadi, J., Huìsna, A., & Nuìrsia N, L. Eì.

(2022). Dampak Peìrnikahan Dini Pada Geìneìrasi Z Dalam Peìnceìgahan Stuìnting.

COMSEìP: Juìrnal Peìngabdian Keìpada Masyarakat, 3(2), 195–200.

https://doi.org/10.54951/comseìp.v3i2.292

Feìbriana Suìlistya Pratiwi. (2022). Giat Program "CEìRIA" (Ceìgah Aneìmia Reìmaja

Indoneìsia) Seìbagai Langkah Peìmuìtuìsan Rantai Keìjadian Stuìnting. , ץראה

2(8.5.2017), 2003–2005. https://dataindoneìsia.id/seìktor-riil/deìtail/angkakonsuìmsiikan-ri-naik-jadi-5648-kgkapita-pada-2022

Keìmeìnkeìs RI. (2022). Preìvaleìnsi Stuìnting di Indoneìsia Tuìruìn keì 21,6% dari 24,4%.

https://ayoseìhat.keìmkeìs.go.id/preìvaleìnsi-stuìnting-di-indoneìsia-tuìruìn-keì-216-

dari244#:~:teìxt=Keìmeìnteìrian Keìseìhatan meìnguìmuìmkan hasil Suìrveìi Statuìs Gizi

Indoneìsia,24%2C4%25 di tahuìn 2021 meìnjadi 21%2C6%25 di 2022.

Mchauì, G., Killeìl, Eì., Azizi, K., Heìnry, S., Ainan, S., Juìmbeì, T., Buìndara, N., Kystikila,

W., Mwingira, F., Machafuìko, P., Wilson, B., Pauìlo, H. A., Eìpimack, S., Mshinda, H.,

Chacky, F., Noor, R., Masuìmo, R., & Leìyna, G. (2024). Co-occuìrreìnceì of Oveìrweìight,

Stuìnting, and Aneìmia among Adoleìsceìnts (10–19 Yeìars) in Tanzania Mainland: A

School-Baseìd Cross-Seìctional Stuìdy. Cuìrreìnt Deìveìlopmeìnts in Nuìtrition, 8(1).

https://doi.org/10.1016/j.cdnuìt.2023.102016

Puìtri, N. S., Suìdayasa, I. P., Salma, W. O., & Irma. (2022). Analisis Faktor Risko

Keìjadian Stuìnting Pada Anak Balita Uìsia 6-59 Buìlan Di Daeìrah Peìsisir Wilayah

Keìrja Puìskeìsmas Boneì Rombo. Juìrnal Ilmiah Obsgin: Juìrnal Ilmiah Ilmuì

Keìbidanan & Kanduìngan, 14(4), 223–229. https://stikeìs- nhm.eìjouìrnal.id/OBJ/indeìx

Sinauì, A. T. T., Ramadhan, K., & Sakti, P. M. (2024). Ceìgah Stuìnting deìngan

Peìningkatan Peìngeìtahuìan Reìmaja Teìrkait Aneìmia Meìlaluìi Eìduìkasi Keìseìhatan.

Polteìkita: Juìrnal Peìngabdian Masyarakat, 5(1), 87–93.

https://doi.org/10.33860/pjpm.v5i1.3698

Statistik, B. P. (2023). Data Stuìnting Balita Kabuìpateìn Suìkoharjo Beìrdasarkan

eìPPGBM (Jiwa), 2022-2023.

https://suìkoharjokab.bps.go.id/id/statisticstableì/2/MjA5IzI=/data-stuìnting-balitakabuìpateìn-suìkoharjo-beìrdasarkan-eìppgbm.html

Suìkoharjo, D. (2023). 2023, Preìvaleìnsi Stuìnting.

https://data.suìkoharjokab.go.id/dataseìt/deì96c84c-81b8-4152-

b1084beì4618eìeì53b/reìsouìrceì/7b0eì1eì64-192d-45df-8b0c-

3c78b4deì3008/download/preìvaleìnsi-stuìnting-2023.xlsx

Yuìnita, Simbolon, D., & Suìryani, D. (2023). Peìmbeìrdayaan Keìlompok Wanita Tani

(KWT) Dalam Peìmanfaatan Dauìn Keìlor Seìbagai Bahan Dasaeì MP-ASI Kota

Beìngkuìluì. 6, 2116–2126.

Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi, A. S.

P., & Fauziyyah, R. N. P. (2022). ‘Pencegahan stunting melalui air bersih,

sanitasi, dan nutrisi’, Warta LPM, 25(3), 356–365.

https://doi.org/10.23917/warta.v25i3.1031

Patimah, S., Sharief, S. A., Muhsanah, F., Nukman, N., & Rachmat, M. (2024).

‘Pendampingan pencegahan risiko anak stunting pada masyarakat, kader

kesehatan, dan guru paud/tk’, Warta LPM, 27(2), 259–268.

https://doi.org/10.23917/warta.v27i2.3760

Downloads

Published

2024-12-16