Strategi Pemasaran: Pemanfaatan Limbah Minyak Menjadi Lilin Aromatherapy di Desa Krajan Sukoharjo

Authors

  • Andi Suci Ramadhani Universitas Muhammadiyah Makassar
    Indonesia
  • Melani Ervina Dewi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Galuh Shafa Nabila Universitas Muhammadiyah Palembang
    Indonesia
  • Fadila Putri Nugraha Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Dinda Surya Ananda Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang
    Indonesia
  • Adipfa Fadillah Aziz Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Indonesia
  • Nadir Ifandra Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • S Silvika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Putri Anderika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Willi Astuti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5179

Abstract

Lilin aromaterapi adalah lilin yang diperkaya dengan zat aromatik yang dirancang untuk menenangkan dan menyegarkan suasana. Dalam hal ini, lilin ini dibuat secara inovatif dari limbah rumah tangga yang didaur ulang, khususnya minyak jelantah. Transformasi limbah menjadi produk yang bernilai ini merupakan solusi yang efektif untuk mengurangi limbah rumah tangga dan meminimalkan dampak lingkungan. Tujuannya adalah untuk mendukung dan meningkatkan pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Krajan. Dengan memanfaatkan limbah dalam proses produksi, produk ini menawarkan cara yang hemat biaya bagi masyarakat untuk memperluas jangkauan mereka ke pasar yang lebih luas. Selain itu, produk ini juga memperkenalkan peluang bisnis baru bagi anggota PKK dan Karang Taruna. Metode yang digunakan melibatkan demonstrasi dan sosialisasi yang berfokus pada strategi pemasaran. Strategi ini sangat penting dalam memajukan UMKM di Desa Krajan, sehingga mereka dapat bersaing secara efektif. Mitra yang terlibat yaitu masyarakat, termasuk PKK, Karang Taruna, dan kader posyandu, mereka berperan penting dalam kegiatan ini, yang ditandai dengan antusias yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. Murdani, S. Widayani, and H. Hadromi, “Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang),” Abdimas J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 23, no. 2, pp. 152–157, 2019, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.15294/abdimas.v23i2.17893

[2] Aishara Shafa Aulia et al., “Pengembangan Umkm Desa Perlang Pada Pembuatan Bubur Ucir,” Semnas-Pkm, vol. 1, no. 1, pp. 107–115, 2023, doi: 10.35438/semnas-pkm.v1i1.128.

[3] A. Y. Astuti, U. Linarti, and G. Indah Budiarti, “Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Di Bank Sampah Lintas Winongo, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta,” SPEKTA (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masy. Teknol. dan Apl., vol. 2, no. 1, p. 73, 2021, doi: 10.12928/spekta.v2i1.3701.

[4] D. Nurcahyanti et al., “Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Produk Unggulan Ramah Lingkungan Di Desa Pereng Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar,” J. Pengabdi. Masy. Indones., vol. 3, pp. 647–654, Sep. 2023, doi: 10.52436/1.jpmi.1540.

[5] Fadillah, Rahmi. “Inovasi Pengembangan UMKM Sate Ikan Mentigi Berbasis Ekonomi Kreatif (KKN Mas Di Desa Malaka Lombok Utara).” Abdi Psikonomi, Dec. 2021, pp. 124–30. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/psikonomi.v2i4.410.

[6] Syaifudin, Muhammad Arif, and Kuswaji Dwi Priyono. “Inovasi Pengembangan Potensi Sumber Daya Desa Andalan Pada Sektor Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Di Masa Pandemi Covid-19.” Abdi Psikonomi, Aug. 2022, pp. 84–88. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/psikonomi.vi.419.

Downloads

Published

2024-12-16