Program Zero Stunting melalui Optimalisasi Penglolaan Daun Kelor di Desa Sraten Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5183Abstract
Stunting adalah masalah gizi kronis yang di sebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang cukup lama sehingga berdampak pada pertumbuhan anak. Fenomena balita Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dialami lebih dari setengah balita Stunting di dunia. untuk Indonesia sendiri, populasi balita Stunting menduduki angka 29,6%. Sementara itu, salah satu sumber makanan yang dapat menjadi alternatif pencegahan dan penekanan angka Stunting adalah daun kelor. Daun kelor (Moringa Oleifera) merupakan sumber makanan yang dikenal memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber makanan lainnya sehingga di percaya dapat mengatasi atau menekan angka Stunting di Indonesia. Program Zero Stunting ini bertujuan untuk menurunkan dan atau menekan angka Stunting di Desa Sraten melalui optimalisasi pemanfaat Daun Kelor sebagai sumber gizi lokal yang dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat Desa Sraten. Metode yang digunakan dalam dalam program ini mencakup edukasi kepada masyarakat tentang manfaat Daun Kelor, pelatihan pengolahan Daun Kelor menjadi berbagai macam produk olahan yang dapat di konsumsi oleh semua kalangan, serta mendistribusikan hasil olahan produk kepada balita terdampak Stunting. Dalam kegiatan ini, keterlibatan pihak pemangku kepentingan seperti pemerintah Desa Sraten, tenaga kesahatan dan kader posyandu menjadi pendukung yang memberikan dampak yang sangat besar bagi keberhasilan kegiatan ini. Hasil dari program ini menunjukan pengetahuan ibu hamil, orang tua yang memiliki anak terdampak Stunting tentang pentingnya gizi dan pengolahan Daun Kelor meningkat. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa optimalisasi pengelolaan Daun Kelor dapat menjadi srategi yang sangat efisien untuk menekan pertumbuhan dan kenaikan angka Stunting. Program ini juga menunjukan peran dan keterlibatan pihak desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam sebagai sumber alternatif pemecahan masalah kesehatan.
Downloads
References
[1] rokom, “Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%,” rokom, 2023. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244/
[2] V. Gitiyarko, “Stunting di Indonesia: Data, Penyebab, dan Langkah Intervensinya,” KOMPAS Pedia, 2022. https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/stunting-di-indonesia-data-penyebab-dan-langkah-intervensinya
[3] Dinkes, “Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan,” 2023. https://diskes.badungkab.go.id/artikel/47615-manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan
[4] N. Fatmawati, “Pengaruh Daun Kelor(Moringa oleifera)Terhadap Pencegahan Stunting,” FUNDUS, no. STUNTING, p. 6, 2022, [Online]. Available: https://journal.stikesyarsimataram.ac.id/index.php/fundus/article/view/251/118
[5] H. muda, tasya syafa salsabila. adi, anisa , catur. oktaviani, dhiya, ariba. tsaqifah, “Pemanfaatan Daun Kelor untuk Menurunkan Angka Stunting di Masyarakat,” J. Kesehat. Tambusai, vol. vol.5 No., 2024, [Online]. Available: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/19903
[6] S. Alfarisi, Ringgo. Nurmalasari, Yesi. Nabilla, “Status Gizi Ibu Hamil Dapat Menyebabkan Kejadian Stunting Pada Balita,” J. Kebidanan, vol. Vol 5 No 3, p. 8, 2019, [Online]. Available: https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/66502047/pdf-libre.pdf?1619059318=&response-content-disposition=inline%3B+filename%3DStatus_Gizi_Ibu_Hamil_Dapat_Menyebabkan.pdf&Expires=1725714824&Signature=UJdG3XIkjs-QRfKigzTstBxE5UvtXtSAGBMvjIUGMugPrd-shJ-MtQ3srQ4OQHx7vFi85txzJsHaPdQAoQCcYsu~wAksZdOck9rN9BiSLQOEqEJRZhH74zM0auvZtmXdwvi9Xa8RlHyAZzEa2CFdUyvHUt334G9JLeFVwMQkKcNBtdF6SFTgJ3mS9iSFTWornCCprP2CDyTYlGSDmrywTFGZuVymxXWNeDlkRS3oRVx6h2UOJznASZfOforVJpk0lC8gOMA2irXIDGtUWHuHgwdRKpPmOw~DkOzGQ2aFHwsTOX1ubFrUg6Fqq1ATgDVWs8lcb01R1yjfn-MK-c12Ag__&Key-Pair-Id=APKAJLOHF5GGSLRBV4ZA
[7] A. R. Praniska. Multazam, Andi Muhammad. Kurnaesih, Een. Patimah, Siti. Ahri, Reza Aril. Rusydi, “Determinan Kehamilan Usia Muda Dengan Hiperemesis Gravidarum Terhadap Kejadian Stunting Di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa,” J. Muslim Community Heal., vol. Vol. 4 No., p. 15, 2023, [Online]. Available: https://mail.pasca-umi.ac.id/index.php/jmch/article/view/1129
[8] Z. Novita, Yulia. Athaillah, Teuku. Husin, Hasanuddin. Marbun, Mahmudin. Zulyaden, “Produk Inovasi Mie Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Desa Babul Makmur, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue,” J. Abdimas Bina Bangsa, vol. 3 no., p. 7, 2022, [Online]. Available: https://www.jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/view/193?__im-COIcBoqn=2362953868711575628
[9] K. N. Hanif, Fauziah. Berawi, “Literature Review: Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Makanan Sehat Pelengkap Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan,” J. Kesehat., vol. Vol. 13 No, 2022, [Online]. Available: https://www.ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/1415
[10] Almuaromah, Dita Arum, and Sarjito Sarjito. “Optimalisasi Penanggulangan Masyarakat Di Bidang Kesehatan Di Era Pandemi Covid-19 Di Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Lombok Barat.” Abdi Geomedisains, 2023, pp. 95–99. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v3i2.414.
[11] Rahma, Tara Kamila, and Kuswaji Dwi Priyono. “Edukasi Pencegahan Stunting Dan Penanggulangan Sampah Melalui Program KKNMAs Di Desa Tanak Beak, Lombok Barat.” Abdi Geomedisains, 2023, pp. 84–94. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v3i2.396.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabila Azzahrah, M Mujiyati, Muhammad Amar Hanif , Taqiyyah Nurul ‘Azzah, Intan Azaly, Fannysha Septiani, Najib Haidi Lutfillah, Hani Pritananda Anisasiwi, Lorenza Jufri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.