Pencegahan Stunting melalui Penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Puding Daun Kelor di Desa Genengan
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5186Abstract
Stunting ialah kondisi yang ditandai dengan penurunan tinggi badan seorang anak dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Kekurangan asupan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan anak adalah penyebab utama stunting. Sebagian besar ibu yang melahirkan anak tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang stunting dan cara mencegahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang penggunaan, pencegahan stunting, kandungan, dan penggunaan Daun Kelor. Ini dicapai melalui penggunaan metode penyuluhan dan pre-test secara langsung sebelum tes, serta metode pasca-tes dan diskusi. Hasil pre-test, post-test, dan pembagian brosur menunjukkan bahwa ibu balita mendapatkan skor yang lebih baik. Nilai rata-rata peserta pada pre-test adalah 76,67, dan nilai rata-rata peserta pada post-test adalah 93,08, dengan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan menunjukkan peningkatan skor.
Downloads
References
[1] N. Penulis, R. Erda, D. Yunaspi, and T. Yona, “Pencegahan Stunting Pada Balita
Melalui Penyuluhan Di Posyandu Mawar 13 Sungai Panas Corresponding Author,”
vol. 1, no. 8, 2023, [Online]. Available:
https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index
[2] B. C. Utami et al., “Penyuluhan Pencegahan Stunting Melalui Pemberian Makanan
Tambahan (PMT) oleh Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Kepada Ibu
Hamil di Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar 2023,” J.
Rural Urban Community Empower., vol. 5, no. 1, pp. 80–83, 2023.
[3] S. Budury, “EDUKASI TENTANG STUNTING DAN PEMANFAATAN PUDING
DAUN KELOR DALAM MENCEGAH STUNTING Syiddatul,” vol. 5, pp. 3242–3249,
2022.
[4] B. Badawi and Marlina, “Penyuluhan Cegah Stunting Pada Balita Demi Terciptanya
Anak Sehat Keluarga Bahagia,” RESOKU J. Abdimas, vol. 1, no. 2, pp. 12–18, 2023.
[5] A. Eriyahma, “Upaya Pemanfaatan Daun Kelor: Pudding Daun Kelor untuk
Mencegah Stunting,” J. Pengabdi. Nas., vol. 03, no. 02, pp. 45–49, 2023.
[6] Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi, A.S. P., & Fauziyyah, R. N. P., “Pencegahan Stunting Melalui Air Bersih, Sanitasi, Dan
Nutrisi,” Warta LPM., vol. 25, no. 3, pp. 356–65, 2022, doi: 10.23917/warta.v25i3.1031.
[7] S. Patimah, S. A. Sharief, F. Muhsanah, N. Nukman, and M. Rachmat,
“Pendampingan Pencegahan Risiko Anak Stunting pada Masyarakat, Kader
Kesehatan, dan Guru PAUD/TK,” Warta LPM., vol. 27, no. 2, pp. 259–268, 2024, doi:
10.23917/warta.v27i2.3760.
[8] A. Rahayu, D. M. Surasno, S. Mansyur, Andiani, and Musiana, “Penyuluhan Tentang
Cegah Stunting Menuju Kelurahan Sehat,” J. Inov. Dan Pengabdi. Masy. Indones.,
vol. 2, no. 1, pp. 27–30, 2023, doi: 10.26714/jipmi.v2i1.86
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Halim Maimun, Yesika Adi Kustanti, Misa Putri Tanjung, Dzaky Ardha Wicakso, La Gufran, Heru Dafista, Zakwa Wilda Staniyah, Nadia Tri Septiana Putri, Niken Larasati, Shofiyatul Qulub

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.