Tumbuh Kembang Balita yang Lebih Sehat Inovasi Herbal Jelly dan Ice Cream Pakcoy dalam Edukasi Gizi di Desa Jati
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5187Abstract
Stunting menjadi permasalahan karena dapat menyebabkan terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Stunting menyebabkan tingkat kecerdasan kurang optimal sehingga membuat anak lebih rentan terserang penyakit dan berpotensi menurunkan produktivitas Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui penyuluhan gizi. dan memanfaatkan tanaman keluarga (toga) sebagai suplementasi untuk mengatasi stunting Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan makanan bergizi untuk stunting dan tanaman toga untuk Stunting. Hasil pengabdian ini masyarakat pengetahuan ibu mengenai gizi dan stunting pada balita mengalami peningkatan. Kesimpulan, ibu balita menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan gizi pada balita agar kejadian stunting dapat dicegah sejak awal.
Downloads
References
[1]Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1- 6.
[2]Humairoh, H. (2023). Edukasi Cegah Stunting Dengan Pemenuhan Gizi Seimbang Pada Balita Dengan Media Leaflet. jurnal ABDIMAS Indonesia, 1(3), 114- 124.
[3]Kamaludin, T. M., Susilawati, S., Yusril, Y., Nirmalawati, N., Nadrun, N., & Asnudin, A. (2024). Pengabdian Edukasi Cegah Stunting untuk Masyarakat di Desa Maranatha Kabupaten Sigi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma, 4(1), 82-92.
[4]Kusumo, A. R., Wiyoga, F. Y., Perdana, H. P., Khairunnisa, I., Suhandi, R. I., & Prastika, S. S. (2020). Jamu Tradisional Indonesia: Tingkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Selama Pandemi Traditional Indonesian Jamu: Natural Way To Boost Immune System During Pandemic. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service), 4(2), 465-471.
[5]Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang
pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal flebidanan Indonesia, 13(1).
[6]Nasriyah, N., Rusnoto, R., & Supriyanto, S. (2022). Optimalisasi Perbaikan Gizi Keluarga dalam pencegahan stunting melalui pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 128-135.
[7]Pratiwi, W. R., & Asnuddin, A. (2023). Cegah Balita Dari Stunting Melalui Edukasi Isi Piringku Di Posyandu Cempaka Kabupatten Barru. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian flepada Masyarakat, 3(3), 450-456.
[8]Mahmudah, Umi. “Peningkatan Kualitas Pendidik PAUD sebagai Upaya dalam Pencegahan Stunting di Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul.” Warta LPM, vol. 24, no. 4, Oct. 2021, pp. 719–28. journals.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/warta.v24i4.12920.
[9]Kasron, Kasron, et al. “PKM Penanganan Stunting Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap: Sasaran Keluarga Dengan Anak Stunting.” Abdi Geomedisains, Jan. 2021, pp. 87–91. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v1i2.207.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marlinda Anggraeni, Aulia Meyda Kusladi, Sendang Ayu Rejeki, Adi Darmawan Ahmad, Suka Risma Madu Buana, Mita Wira Yunengsih, Mohd Waffi, Safira Zakiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.