Transformasi Desa Jetis: Inovasi dalam Penanganan Stunting dan Pendampingan UMKM melalui Kolaborasi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5192Abstract
Penanganan stunting dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan dua aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Jetis. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, dapat diatasi melalui pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Tablet Tambah Darah (TTD). Di sisi lain, peningkatan UMKM melalui digitalisasi dan sertifikasi halal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Jetis. Artikel ini mengkaji implementasi program PMT dan TTD sebagai upaya penanganan stunting di Desa Jetis. Selain itu, dibahas pula strategi peningkatan UMKM melalui digitalisasi dan sertifikasi halal. Digitalisasi memungkinkan UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi operasional, sementara sertifikasi halal membuka peluang pasar yang lebih luas, terutama di kalangan konsumen Muslim. Metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tenaga kesehatan, kader posyandu, peserta posyandu, dan pengusaha UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi gizi melalui PMT dan TTD efektif dalam menurunkan angka stunting. Sementara itu, digitalisasi dan sertifikasi halal terbukti meningkatkan daya saing dan pendapatan UMKM. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan demikian, sinergi antara penanganan stunting dan pemberdayaan UMKM dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Jetis.
Downloads
References
[1] A. Qadir, K. E. Putra, M. Fathir A, and P. Khairamulya R, “Pentingnya Pendidikan Bagi Generas Muda Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan,” J. Pendidik. Indones., vol. 3, no. 11, pp. 1023–1033, 2022, doi: 10.36418/japendi.v3i11.1289.
[2] S. Handayani and S. A. Saputera, “Pengaruh Persepsi Kemudahan Dan Persepsi Kemanfaatan Terhadap Penggunaan Sistem Kkn Online Dengan Pendekatan Tam,” J. Technopreneursh. Inf. Syst., vol. 2, no. 2, pp. 53–58, 2019, doi: 10.36085/jtis.v2i2.313.
[3] I. Sayuti and dkk, “Pelatihan Pengolahan Ikan Oreochromis niloticus Dan Pangaside Menjadi Cemilan Sehat Dan Bergizi Dalam Upaya Pengentasan Stunting di Kampung Sawit Permai,” Faedah J. Has. Kegiat. Pengabdi. Masy. Indones., vol. 1, no. 5, pp. 1–23, 2023.
[4] A. Wigati, F. Y. K. Sari, and T. Suwarto, “Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang Untuk Pencegahan Stunting Pada Balita,” J. Abdimas Indones., vol. 4, no. 2, pp. 155–162, 2022.
[5] S. Zaleha and H. Idris, “Implementation of Stunting Program in Indonesia: a Narrative Review,” Indones. J. Heal. Adm., vol. 10, no. 1, pp. 143–151, 2022, doi: 10.20473/jaki.v10i1.2022.143-151.
[6] W. I. D. Aurora, R. J. Sitorus, and R. Flora, “PERBANDINGAN SKOR IQ (Intellectual Question) PADA ANAK STUNTING DAN NORMAL,” JAMBI Med. J. “Jurnal Kedokt. dan Kesehatan,” vol. 8, no. 1, pp. 19–25, 2020, doi: 10.22437/jmj.v8i1.8333.
[7] P. Priyono, “Strategi Percepatan Penurunan Stunting Perdesaan (Studi Kasus Pendampingan Aksi Cegah Stunting di Desa Banyumundu, Kabupaten Pandeglang),” J. Good Gov., vol. 16, no. 2, pp. 149–174, 2020, doi: 10.32834/gg.v16i2.198.
[8] V. A. Hadju, S. Basri K., U. Aulia, and P. A. Mahdang, “Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) lokal terhadap perubahan status gizi balita,” Gema Wiralodra, vol. 14, no. 1, pp. 105–111, 2023, doi: 10.31943/gw.v14i1.359.
[9] R. R. Fitriah, Y. Anggraini, and Erpidawati, “Kenaikan Berat Badan Balita Usia 12-24 Bulan Setelah Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Kearifan Lokal di Jorong Pahambatan Kenagarian Balingka Kabupaten Agam Tahun 2023,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 3, no. 6, pp. 8421–8435, 2023.
[10] A. Agustin, G. P. E. Putra, D. T. Pramesti, and H. Madiistriyatno, “Strategi UMKM Dalam Menghadapi Digitalisasi,” Oikos-Nomos J. Kaji. Ekon. DAN BISNIS, vol. 16, p. 33, 2023.
[11] B. Y. P. Simangunsong, “Peluang dan Tantangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM): Systematic Literature Review,” Jureka, pp. 25–39, 2022, [Online]. Available: https://jureka.fekonubt.net/index.php/jureka/article/view/21
[12] T. W. A. Putra, A. Solechan, and B. Hartono, “Transformasi Digital Pada UMKM Dalam Meningkatkan Daya Saing Pasar,” J. Inform. Upgris, vol. 9, no. 1, pp. 7–12, 2023, doi: 10.26877/jiu.v9i1.15096.
[13] H. Wijoyo et al., Buku Digitaslisasi UMKM. 2020. [Online]. Available: https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
[14] I. Panjaitan, D. M. Rajagukguk, M. R. Manalu, M. Juanda, and T. Sihombing, “Digitalisasi UMKM : Membantu Usaha Kecil Menggunakan Teknologi ( Studi Kasus : Desa Melati 2 ),” vol. 1, no. 02, pp. 96–99, 2024.
[15] A. Grashita and dkk., Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Panduan Praktis Analisis data Kualitatif), no. May 2024. 2023.
[16] T. Juniansyah, & Elana, “Implementasi Pendidikan Kesehatan di Sekolah Dasar,” J. Pendidik. Dasar Islam, vol. 1, no. 1, pp. 21–25, 2023, [Online]. Available: http://www.putrapublisher.org/ojs/index.php/JURPENDIS/article/view/186%0Ahttp://www.putrapublisher.org/ojs/index.php/JURPENDIS/article/download/186/287
[17] W. D. Savira and W. Subadi, “Kualitas Pelayanan Kesehatan Dilihat Dari Aspek Tangible (Berwujud) Dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Pada Puskesmas Hikun Kecamatan …,” Japb, vol. 6, no. 2, pp. 749–762, 2023, [Online]. Available: http://jurnal.stiatabalong.ac.id/index.php/JAPB/article/view/852%0Ahttps://jurnal.stiatabalong.ac.id/index.php/JAPB/article/download/852/655
[18] S. Susilawati and S. O. B. Ginting, “Faktor-Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 23-59 Bulan,” IJOH Indones. J. Public Heal., vol. 1, no. 1, pp. 70–78, 2023, doi: 10.61214/ijoh.v1i1.69.
[19] J. L. Leroy, D. K. Olney, L. Bliznashka, and M. Ruel, “Tubaramure, a Food-Assisted Maternal and Child Health and Nutrition Program in Burundi, Increased Household Food Security and Energy and Micronutrient Consumption, and Maternal and Child Dietary Diversity: A Cluster-Randomized Controlled Trial,” J. Nutr., vol. 150, no. 4, pp. 945–957, 2020, doi: 10.1093/jn/nxz295.
[20] D. Simbolon, B. Batbual, and I. D. Ratu Ludji, “Pembinaan Perilaku Remaja Putri Dalam Perencanaan Keluarga Dan Pencegahan Anemia Melalui Pemberdayaan Peer Group Sebagai Upaya Pencegahan Stunting,” Media Karya Kesehat., vol. 5, no. 2, pp. 162–175, 2022, doi: 10.24198/mkk.v5i2.36716.
[21] Hanifawati, Tri, and Ratna Sari Listyaningrum. “Peningkatan Kinerja UMKM Selama Pandemi Covid-19 melalui Penerapan Inovasi Produk dan Pemasaran Online.” Warta LPM, vol. 24, no. 3, July 2021, pp. 412–26. journals.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/warta.v24i3.12615.
[22] Munawir, Hafidh, et al. “Mitigation of Halal Risk in the Production Process of Processing Beef Using the FMEA Method in UMKM Dendeng Sapi Asri.” Warta LPM, vol. 24, no. 4, Oct. 2021, pp. 779–87. journals.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/warta.v24i4.16360.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Saputra, Dwi Nafita Sari, Susanti Alfitri Anissa, Iliana Dewinta, M Mildayani, Neri Rahma Dini, Rahma Ayu Novianti, Opi Tarmizi, Titis i Setyabud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.