Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh, dan Sanitasi di Desa Ngemplak
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5201Abstract
Stunting, juga dikenal sebagai stunting pendek, adalah gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi yang berkelanjutan, terutama selama 1.000 hari pertama balita menjalani kehidupan. Faktor langsung salah satunya yang menyebabkan stunting adalah asupan gizi yang tidak seimbang. Diharapkan stunting akan dihindari dengan memenuhi kebutuhan terkait gizi anak serta mengadopsi gaya hidup sehat dan bersih. Terkait pencegahan stunting yang dilakukan melalui upaya pemberian makanan tambahan dan sosialisasi pencegahan stunting yang diberikan untuk orang tua adalah tujuan dari artikel ini. Hasil yang didapat dari program yang kami terapkan di Posyandu Bulan, Gemawang, dan Sapitan di desa Ngemplak menunjukkan bahwa kader serta orang tua menyadari bahwa makanan bergizi itu penting dan pengetahuan tentang stunting.
Downloads
References
[1] H. Hariana, H. Mardin, and T. Lasalewo, “Peranan Mahasiswa Kkn Dalam
Melaksakanan Kegiatan Tambahan Di Lokasi Pengabdian Desa Botuwombato,” J. Abdimas
Terap., vol. 1, no. 1, pp. 10–16, 2021, doi: 10.56190/jat.v1i1.3.
[2] . Y., K. Ni’am, and F. A. Lubis, “Peran Mahasiswa Dalam Meningkatkan Pendidikan
Di Desa Cibanteng,” Abdi Dosen J. Pengabdi. Pada Masy., vol. 3, no. 4, p. 401, 2019, doi:
10.32832/abdidos.v3i4.468.
[3] F. Aurelia, T. Kkn, and D. Pabean, “Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberian
Makanan Tambahan Dan Penerapan Pola Hidup Bersih Sehat Di Paud Tunasmulya Desa
Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo,” vol. 1, no. 1, pp. 27–31, 2019.
[4] Misbahuddin et al., “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting
Melalui Sosialisasi, Pemberian Makanan Tambahan dan Peningkatan Kapasitas Kader
Posyandu,” J. Pengabdi. Magister Pendidik. IPA, vol. 4, no. 3, pp. 130–135, 2022, doi:
10.29303/jpmpi.v4i3.2051.
[5] A. Triharyanto, B. Widodo, and U. S. Riyadi, “Menurunkan Tingkat Stunting Di
Desa,” vol. 4, no. 1, pp. 88–93, 2024.
[6] D. A. Salsabila, A. D. N. Fitriana, and A. Amidi, “Menu Bantuan Tahu Kreasi Daun
Kelor melalui Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Desa Ngemplak
Kabupaten Karanganyar,” J. Bina Desa, vol. 5, no. 3, pp. 406–413, 2023, [Online]. Available:
https://journal.unnes.ac.id/nju/jurnalbinadesa/article/view/46522%0Ahttps://journal.unnes.a
c.id/nju/jurnalbinadesa/article/viewFile/46522/15486
[7] Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi, A.
S. P., & Fauziyyah, R. N. P., “Pencegahan Stunting Melalui Air Bersih, Sanitasi, Dan
Nutrisi,” Warta LPM., vol. 25, no. 3, pp. 356–65, 2022, doi: 10.23917/warta.v25i3.1031.
[8] S. Patimah, S. A. Sharief, F. Muhsanah, N. Nukman, and M. Rachmat,
“Pendampingan Pencegahan Risiko Anak Stunting pada Masyarakat, Kader Kesehatan, dan
Guru PAUD/TK,” Warta LPM., vol. 27, no. 2, pp. 259–268, 2024, doi:
10.23917/warta.v27i2.3760
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fachri Ardika, Yudhistira Adrian, Arwaini Madena, Sativa Oryza, Amanda Alfina, Febri Viona, Andiniyah Suci, Bagas Muhammad, Wahyuni Eka, Rose Adisty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.