Cegah Stunting Menuju Masyarakat Sehat pada Warga Prampelan, Desa Waru, Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Sri Padmantyo Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • R Rizal Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • S Siva Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Indonesia
  • Rizky Anugrah Ismet Universitas Muhammadiyah Bengkulu
    Indonesia
  • Putri Dwi Cahyani Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Putri Zildjian Universitas Muhammadiyah Makassar
    Indonesia
  • Azzahra Asha Khoirunnisa Najib Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Wd Fitrianingsih Djarudju Universitas Muhammadiyah Buton
    Indonesia
  • Jeni Risqi Sasmita Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • N Novia Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5202

Abstract

Stunting termasuk permasalahan gizi kronis yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, seringkali disebabkan oleh kekurangan gizi, kurangnya kesadaran ibu hamil terhadap kebutuhan yang harus diperhatikan pada saat hamil, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahannya dan keadaan lingkungan yang tidak bersih. Berdasarkan observasi di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, masyarakat setempat menunjukkan kurangnya pengetahuan tentang stunting dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, tim KKN-Mas di Desa Waru menjalankan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui pemberian edukasi tentang stunting, peningkatan kebersihan lingkungan, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Metode yang dipakai pada pengabdian ini yakni deskriptif dan kualitatif dengan pendekatan observasional, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Program tersebut dilaksanakan melalui edukasi stunting, upaya pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan (sanitasi), dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan tenaga medis daerah setempat. Hasil memperlihatkan kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan melibatkan warga secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemeriksaan kesehatan gratis memberikan akses terhadap layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan anak kecil. Program pengabdian ini telah mencapai tujuan utamanya dan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asri, M. N. (2022). Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Media Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Asi Eksklusif Untuk Pencegahan Stunting, Universitas Andalas.

Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 5 September 2023.

D. sugiyono Prof., “prof. dr. sugiyono, metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d. intro

( PDFDrive ).pdf,” Bandung Alf. p. 143, 2017.

Fitriany, M., Farouk, H., & Taqwa, R. (2016). Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Kesehatan Lingkungan (Studi di Desa Segiguk sebagai Salah Satu Desa Penyangga Kawasan Hutan Suaka Margasatwa Gunung Raya Ogan Komering Ulu Selatan). Jurnal Penelitian Sains, 18(1), 41–46.

H. Rahman, M. Rahmah, and N. Saribulan, “Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia,” J. Ilmu Pemerintah. Suara Khatulistiwa, vol. VIII, no. 01, pp. 44–59, 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, (2016). Situasi Gizi di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. Jakarta. Diakses pada 5 September 2023.

Kemenkes RI, (2018). Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Buletin Jendela Duta dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 5 September 2023.

M. E. Setiyawati, L. P. Ardhiyanti, E. N. Hamid, N. A. T. Muliarta, and Y. J. Raihanah, “Studi Literatur: Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia,” IKRA-ITH Hum. J. Sos. dan Hum., vol. 8, no. 2, pp. 179–186, 2024, doi: 10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.3113.

N. O. Nirmalasari, “Stunting Pada Anak : Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia,” Qawwam J. Gend. Mainstreming, vol. 14, no. 1, pp. 19–28, 2020, doi: 10.20414/Qawwam.v14i1.2372.

Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.

Setiyawati, M. E., Ardhiyanti, L. P., Hamid, E. N., Muliarta, N. A. T., & Raihanah, Y. J. (2024). Studi Literatur: Keadaan dan Penanganan Stunting di Indonesia. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8 (2), 179–186. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.3113

Aras, Dara Ugi, et al. “Monitoring Dan Edukasi Status Gizi Dan Imunisasi Dengan Metode Face-To-Face Untuk Mewujudkan Generasi Bebas Stunting: Monitoring And Education on Nutritional Status and Immunization Using Face-To-Face Method To Accomplish Stunting-Free Generation.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika, Sept. 2023, pp. 89–95. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/jpmmedika.v3i2.2019.

Palupi, Fitria Hayu, et al. “Optimalisasi GERMAS Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Rejosari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo.” Abdi Geomedisains, Jan. 2021, pp. 79–86. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v1i2.203.

Downloads

Published

2024-12-16