Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SDN 02 Ploso

Authors

  • Ayu Khoirotul Umaroh Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Quranisa Gita Aulia Salsabila Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Indonesia
  • Herindra Bondan Saputra Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
    Indonesia
  • Pricillia Intan Ramadhani Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
    Indonesia
  • M Monica Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Mira Elinatasya Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Ichsan Saputra Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Nur Kemal Pasya Mustafa Universitas Muhammadiyah Malang
    Indonesia
  • Nazuni Adliya Shiddiiqi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Himmatul Aulia Rahman Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Ayu Khoirotul Umaroh Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5210

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih menjadi trend hingga saat ini khususnya di Indonesia. Penentuan kehamilan menggunakan standar internasional yang di Indonesia dibakukan melalui Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020. Kejadian kehamilan dapat dihindari dengan melakukan perilaku kehamilan murni (PHBS), yaitu setiap perilaku kesehatan atau kegiatan yang dilakukan dengan hati-hati untuk mendorong peningkatan kesehatan pribadi dan mengambil peran aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi peningkatan stagnasi kasus baru khususnya di Desa Ploso, Jumapolo dan Karanganyar. Metode yang digunakan adalah transversal, dengan pelaksanaan pengabdian dengan teknik konsultasi dan praktek langsung di SDN 02 Ploso. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat pengetahuan siswa kelas 4 dan 6 SDN 02 Ploso antara sebelum dan sesudah pemberian bimbingan dan praktik CTPS.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Soamole, “Hubungan Pengetahuan, Sanitasi Lingkungan dan Peran petugas Kesehatan

Terhadap Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sabatai

Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2022 Relationshi,” J. Ilmu Kesehat. Masy. Berk., vol. 4,

no. 2, pp. 57–66, 2022, [Online]. Available:

https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jikemb/article/view/3267

[2] F. Adriany, H. Hayana, N. Nurhapipa, W. Septiani, and N. P. Sari, “Hubungan Sanitasi

Lingkungan dan Pengetahuan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah

Puskesmas Rambah,” J. Kesehat. Glob., vol. 4, no. 1, pp. 17–25, 2021, doi:

10.33085/jkg.v4i1.4767.

[3] Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, 100 Kabupaten/Kota Prioritas

untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). 2017.

[4] D. S. Effendy, H. Bahar, F. Muchtar, H. Lestari, and R. Tosepu, “Pendidikan Gizi

Seimbang untuk Mencegah Stunting Menggunakan Media Video dan Poster pada Murid

Sekolah Dasar di SDIT Al Wahdah Kendari,” Karya Kesehat. J. Community Engagem.,

vol. 02, no. 01, pp. 21–27, 2022.

[5] N. Z. Nasrul Z, S. Usman, and A. Alfridsyah, “Prevalensi dan faktor determinan kejadian

stunting pada siswa sekolah dasar di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh 2021,” AcTion

Aceh Nutr. J., vol. 7, no. 1, p. 104, 2022, doi: 10.30867/action.v7i1.833.

[6] A. Rahayu, F. Yulidasari, A. O. Putri, and L. Anggraini, Stunting dan Upaya

Pencegahannya. 2018.

[7] Nur Latifah, S. I. Yanti, Noor Rahmansyah, and Dewi Sulistiyani, “Sosialisasi

Pencegahan Stunting Dengan Media Edukasi Pada Anak Sekolah Dasar Di Kelurahan

Sukarasa,” Proficio, vol. 5, no. 1, pp. 229–236, 2023, doi: 10.36728/jpf.v5i1.2957.

[8] M. Adzura, F. Fathmawati, and Y. Yulia, “Hubungan Sanitasi, Air Bersih Dan Mencuci

Tangan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Indonesia,” J. Sulolipu Media Komun.

Sivitas Akad. dan Masy., vol. 75, no. 17, pp. 399–405, 2021.

[9] U. Triasmari and A. Nugraha Kusuma, “Determinan Personal Hygiene Pada Anak Usia

9–12 Tahun,” Faletehan Heal. J., vol. 6, no. 1, pp. 37–44, 2019, [Online]. Available:

www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ

[10] S. Sinurat, M. S. D. Simanullang, and D. Simbolon, “Gambaran Personal Hygiene Pada

Anak Sekolah Dasar di SD Negeri 066054 Kecamatan Medan Denai Tahun 2023,” Innov.

J. Soc. Sci. Res., vol. 4, pp. 3781–3796, 2024.

[11] T. Srisantyorini and Ernyasih, “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Siswa TerhadapPerilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Sd Negeri Sampora 1 Kecamatan Cisauk Tahun

2018,” Muhammadiyah Public Heal. J., vol. 1, no. 1, 2020, [Online]. Available:

https://jurnal.umj.ac.id/index.php/MPHJ/

[12] K. T. Sumadewi, S. Harkitasari, L. G. Evayanti, D. A. A. A. S. Astini, and N. P. D. Witari,

“Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SDN 2 Kerta,

Kabupaten Gianyar,” Warmadewa Minesterium Med. J., vol. 2, no. 2, 2023, [Online].

Available: https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/wmmj/article/view/6817

[13] Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi, A. S. P.,

& Fauziyyah, R. N. P., “Pencegahan Stunting Melalui Air Bersih, Sanitasi, Dan Nutrisi,”

Warta LPM., vol. 25, no. 3, pp. 356–65, 2022, doi: 10.23917/warta.v25i3.1031.

[14] S. Patimah, S. A. Sharief, F. Muhsanah, N. Nukman, and M. Rachmat, “Pendampingan

Pencegahan Risiko Anak Stunting pada Masyarakat, Kader Kesehatan, dan Guru

PAUD/TK,” Warta LPM., vol. 27, no. 2, pp. 259–268, 2024, doi:

10.23917/warta.v27i2.3760.

[15] I. Sulistyowati, “Implementation Of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) In

Household Arrangement,” Indones. J. Glob. Heal. Res., vol. 2, no. 4, pp. 461–466, 2019.

[16] R. M. Putri, Y. Rosdiana, and A. C. Nisa, “Application of Clean and Healthy Living

Behavior (PHBS) From The Household Knowledge and Attitude Study,” J. Nurs. Pract.,

vol. 3, no. 1, pp. 39–49, 2019, doi: 10.30994/jnp.v3i1.64.

[17] U. Fida Fitriani et al., “Sosialisasi Dan Penerapan Perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat

(PHBS) Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting di Sekolah Dasar Desa Kunjorowesi,”

J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 1–8, 2022, [Online]. Available:

https://www.ojs.atds.ac.id/index.php/karyaunggul/article/view/48

[18] D. A. Kusumaningtiar, E. Veronika, V. Azteria, and T. R. Anggara, “Water, Sanitation,

and Hygiene in Indonesia School: Facilities and Infrastructure Availability,” J. Res. Heal.,

vol. 14, no. 3, pp. 291–296, 2024, doi: 10.32598/JRH.14.3.2255.2.

[19] M. F. Natsir, “Pengaruh penyuluhan CTPS terhadap peningkatan pengetahuan siswa

SDN 169 bonto parang Kabupaten Jeneponto,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 1, no. 2, pp. 1–

9, 2018, [Online]. Available: http://journal.unhas.ac.id/index.php/jnik/article/view/5977

[20] F. Elvira, Z. F. Panadia, S. Veronica, and D. Herdiansyah, “Penyuluhan Cuci Tangan

Pakai Sabun (CTPS) dan Pemberian Vitamin untuk Anak-Anak,” J. Kreat. Pengabdi.

Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 234–239, 2021, [Online]. Available:

https://www.unicef.org/indonesia/sites/unicef.org.indonesia/files/2020-05/Panduan-Praktisuntuk-Pelaku-Bisnis-dalam-mendukung-WASH-2020.pdf

[21] E. A. Wikurendra, “Pengaruh Penyuluhan Cuci Tangan Pakai Sabun Terhadap Sikap

mencuci Tangan Siswa kelas IV di SDN Sukomoro I dan III Kecamatan Sukomoro

Kabupaten Ngajui,” J. Ilm. Kesehat. Media Husada, vol. 7, no. 2, pp. 65–70, 2018, doi:

10.33475/jikmh.v7i2.21.

Downloads

Published

2024-12-16