Edukasi Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor pada Produk Olahan Puding sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Klumprit
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5221Abstract
Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, dengan prevalensi 24,4% pada tahun 2021. Artikel ini membahas upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemanfaatan ekstrak daun kelor dalam pembuatan puding di Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu dalam memanfaatkan daun kelor untuk meningkatkan asupan gizi keluarga mereka. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada 12 ibu yang memiliki anak di bawah usia dua tahun dan menunjukkan kepada mereka cara membuat puding kelor. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, dengan 100% peserta memiliki pengetahuan baik tentang pencegahan stunting menggunakan daun kelor, meningkat dari 16,2% sebelum edukasi. Puding daun kelor dipilih karena mudah dibuat, bergizi tinggi, dan disukai anak-anak. Daun kelor mengandung protein, zat besi, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan daun kelor dalam bentuk puding dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan gizi dan mencegah stunting pada balita, serta berpotensi meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Downloads
References
Ahmad, Z.F., Dulahu, W.Y. and Aulia, U. (2023) ‘Sosialisasi dan Konseling
Pencegahan Stunting Serta Pemberian Makanan Tambahan berbahan
Daun Kelor’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare
Society, 2(1), pp. 14–21. Available at:
https://doi.org/10.37905/phar.soc.v2i1.18442.
Alamsyah, A. G., Sari, P. M., Hidayati, C., Pradhana, P., Lestari, Z., & Indra, A.
P. (2022). Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moeringacae Olievera)
Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Cinta Raktay
Percut Sei Tuan. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 9(4), 39–47.
Arsyad, J. F., Setiawaty, Y., & Yusnidar, Y. (2022). Pengaruh Pengetahuan Calon
Pengantin Sebelum dan Setelah diberikan Pendidikan Gizi 1000 HPK
Melalui Media Presentasi danBooklet. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi
Husada, 11(1), 282–287. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.742
D. Loba, “Pelatihan pembuatan puding daun kelor untuk asupan pemenuhan gizi
ibu dan anak Desa Rabeka Kecamatan Amaarasi Timur Kabupaten
Kupang NTT,” J. Pengabdi. Masy. Desa, vol. 1, no. 1, pp. 1–7, 2020
Dermawan, A., Mahanim, M., & Siregar, N. (2022). Upaya Percepatan
Penurunan Stunting Di Kabupaten Asahan. Jurnal Bangun Abdimas,
1(2), 98–104. https://doi.org/10.56854/ba.v1i2.124
Eriyahma, A. (2023). Upaya Pemanfaatan Daun Kelor: Pudding Daun Kelor
untuk Mencegah Stunting. Jurnal Pengabdian Nasional, 03(02), 45–49.
Handayani, B. (2021). The Role of Nasyiatul Aisyiyah and Fatayat NU Cadres in
Preventing Stunting Cases in Indonesia. Muhammadiyah International
Public Health and Medicine Proceeding, 1(1), 329–338.
https://doi.org/10.53947/miphmp.v1i1.70
Indriati, M. (2020). Perilaku Makan Dan Status Gizi Anak Usia Sekolah Dasar
Di SD Cikancung04 Desa Mandalasari, XIV, 81-89.
Kementerian PPN/ Bappenas. (2018). Pedoman Pelaksanaan Intervensi
Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Rencana Aksi
Nasional Dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting,
November, 1–51. https://www.bappenas.go.id
Krisnadi, D. A. (2015). Kelor Super Nutrisi. Retrieved from kelorina.com
I. Pratiwi and M. Srimiati, “Pengaruh Pemberian Puding Daun Kelor (Moringa
oleifera) terhadapProduksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui di
Wilayah Kerja Puskesmas KelurahanCawang Jakarta Timur,” J. Kesehat. Indones. (The Indones. J. Heal., vol.
XI, no. 1, pp. 53–57, 2020.
Lestari, Y.D. et al. (2021) ‘Pejamas : Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja
Dengan Media Animasi Pada Santri Putri Di Smp Nurul Jadid Pondok
Pesantren Nurul Jadid’, ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada
Masyarakat, 1(3), pp. 13–20. Available at:
https://doi.org/10.47710/abdimasnu.v1i3.95.
M. A. Marasabessy, “Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Puding Berbasis,” vol.
1, pp. 146– 149,2023
Moedjiherwati, T., Octavianti, M., Handriati, A., & Handayani, B. (2023).
Pemanfaatan Daun Kelor bagi Pencegahan Stunting di Desa Surianeun
Kabupaten Pandeglang. Seandanan: Jurnal Pengabdian
Pada Masyarakat, 3(1),
8–14.https://doi.org/10.23960/seandanan.v3i1.54
Ola, A.T.R. (2020) ‘Identifikasi Senyawa yang Terkandung pada Ekstrak Daun
Kelor (Moringa oleifera)’, Indonesian Journal of Fundamental Sciences,
6(2), pp. 63–70.
Pangesti, N.A. and Saputri, D.A.N. (2022) ‘Upaya Pencegahan Stunting Melalui
Pemberian Suplemen Makanan Bergizi Berbahan Daun Kelor’, Jurnal
Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), pp. 82–89.
Pratiwi, I., & Srimiati, M. (2020). Pengaruh Pemberian Puding Daun Kelor
(Moringa oleifera) terhadap Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu
Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cawang Jakarta
Timur. Jurnal Kesehatan Indonesia (The Indonesian Journal of Health),
XI(1), 53–57.
Pertiwi, A. N. A. M., Dwinata, I., Qurniyawati, E., & Rismayanti, R. (2024).
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di
Kabupaten Bone Dan Enrekang.Jurnal Kesehatan Lingkungan
Indonesia, 23(1), 101–110.
https://doi.org/10.14710/jkli.23.1.101-110
Possumah, R.J. et al. (2023) ‘Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Puding Sebagai
Hidangan Penutup(Dessert) Yang Sehat Dan Bergizi’, Bantenese : Jurnal
Pengabdian Masyarakat, 5(1), pp. 15–25. Available at:
https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i1.6408.
Santi, M.W. et al. (2020) ‘Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam
Pembuatan PMT Berbahan Dasar Kelor sebagai Upaya Percepatan
Pencegahan Stunting’, Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan
dan Penerapan IPTEKS, 18(2), pp. 77–89. Available at:
https://doi.org/10.33369/dr.v18i2.12056.Ulfa Aulia, Jusuf, H., Radhia, S., Basri K, S., Hadju, V. A., Boekoesoe, L., &
Napirah, R. (2022). Edukasi dan Pembagian VCO dan Biskuit Blondo
untuk Meningkatkan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita. Genitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan, 1(2), 104–
109. https://doi.org/10.36049/genitri.v1i2.68
Werdaningtyas, R. (2024) ‘Pengaruh edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan
daun kelor sebagai pencegahan stunting’, Kesehatan Tambusai, 5(2), pp.
5138–5147. Available at:
https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/3231.
Wicaksana, A. and Rachman, T. (2018) ‘Sosialisasi Pembuatan Puding Daun
Kelor (DAUKEL) Di Desa Rukma Jaya’, Angewandte Chemie
International Edition, 6(11), 951–952., 3(1), pp. 10–27. Available at:
https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-caseRahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi,
A. S. P., & Fauziyyah, R. N. P. (2022). ‘Pencegahan stunting melalui air
bersih, sanitasi, dan nutrisi’, Warta LPM, 25(3), 356–365.
https://doi.org/10.23917/warta.v25i3.1031
Patimah, S., Sharief, S. A., Muhsanah, F., Nukman, N., & Rachmat, M. (2024).
‘Pendampingan pencegahan risiko anak stunting pada masyarakat, kader
kesehatan, dan guru paud/tk’, Warta LPM, 27(2), 259–268.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Choirun Nisa, Nur Safitri, Azizah Afifatun Nisa, Fachrunisa Ramadhani, Zelin Khandyeb, Yohana Majuk, Nadia Assyifa, Resti Kurniasari, Yanuar Eki Riyadi, Erlangga Hikmal Abrar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.