Warga Bulu Peduli Stunting (GALUDUTING) bersama KKNMAs 77: Pengaruh GTM terhadap Tumbuh Kembang anak
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5222Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak signifikan pada tumbuh kembang anak, terutama di Indonesia, salah satu negara berpendapatan menengah dengan insiden stunting yang tinggi. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting nasional mencapai 24,4%, sementara di Kabupaten Sukoharjo, angka stunting menurun dari 7,33% (2020) menjadi 7,05% (2023). Stunting diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi selama kehamilan dan masa balita, serta faktor eksternal seperti sosial ekonomi dan pemberian makan yang tidak optimal. Kondisi ini menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif anak serta meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Edukasi dan pemahaman ibu tentang kesehatan dan gizi, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan, sangat penting dalam mencegah stunting. Upaya peningkatan pengetahuan gizi dan pola asuh yang tepat, seperti pemberian MP-ASI dan ASI eksklusif, serta akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi, juga dapat membantu mengatasi masalah stunting. Pencegahan dini melalui pengukuran antropometri mandiri menjadi langkah penting dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
Downloads
References
Aras, D. U., Muallima, N., Faradiana, S., Ibrahim, J., Asmasari, A. A., Abdullah, H., ... & Fajar, A. (2023). MONITORING DAN EDUKASI STATUS GIZI DAN IMUNISASI DENGAN METODE FACE-TO-FACE UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI BEBAS STUNTING: Monitoring And Education on Nutritional Status and Immunization Using Face-To-Face Method To Accomplish Stunting-Free Generation. Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika, 89-95.
Arnita, S., Rahmadhani, D. Y., & Sari, M. T. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(1), 7. https://doi.org/10.36565/jab.v9i1.149
Azizah, A. N. (2022). Pelatihan Pengukuran Antropometri Sebagai Deteksi Dini Stunting. Prosiding Seminar Nasional LPPM UMP, 4, 17–21
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & child nutrition, 14(4), e12617
Damanik, S. M., Sitorus, E., & Mertajaya, I. M. (2021). Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Anak Balita di Kelurahan Cawang Jakarta Timur. JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Terkhusus Bidang Teknologi, Kewirausahaan Dan Sosial Kemasyarakatan, 3(1), 552–560. https://doi.org/10.33541/cs.v3i1.2909
Ernawati, A. (2020). Gambaran penyebab balita stunting di desa lokus stunting Kabupaten Pati. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan Dan IPTEK, 16(2), 77–94. http://ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/194
F. Adistie, V. Belinda, M. Lumbantobing, N. Nur, and A. Maryam, “Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita,” vol. 1, no. 2, pp. 173–184.
F. P. Astuti and H. Purwaningsih, “Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Stunting dan Gizi Balita di Desa Rogomulyo Kecamatan Kaliwungu,” vol. 1161, pp. 19–24, 2017.
Falmuariat, Q., Febrianti, T., & Mustakim, M. (2022). Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita di Negara Berkembang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 308–315. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i2.758
Head, J. R., Pachon, H., Tadesse, M., Tesfamariam, T., and Freeman, M.C. (2019), ‘Integration of Water, Sanitation, Hygiene and Nutrition Programming is Associated with Lower Prevalence of Child Stunting and Fever in Oromia, Ethiopia’, African Journal of Food, Agriculture, Nutrition and Development, 19(4), pp. 71-77.
Jayanti Yunda Dwi and Novananda, N. E. (2017) ‘Hubungan pengetahuan tentang gizi seimbang dengan status gizi pada remaja putri kelas xi akuntansi 2 (di smk pgri 2 kota kediri)’, 6(50), pp. 100–108.
K. Ni’mah and S. R. Nadhiroh, “Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita,” Media Gizi Indones., vol. 10, no. 1, pp. 1–10, 2015, doi: 10.36341/jomis.v6i1.1730.
Kemendesa. (2017). Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. Jakarta
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., (2020), Situasi Stunting di Indonesia: Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Pusat Data dan Informasi.
Lestari, N., & Hanif, A. (2021). Penyuluhan Makanan Sehat Untuk Pencegahan Stunting Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika, 1-7.
Pemprov. Jateng, “Serius Tekan Stunting, Pemkab Sukoharjo dan Stakeholder Tandatangani Komitmen,” Jawa Tengah, 2022. https://jatengprov.go.id/beritadaerah/serius-tekanstunting-pemkab-sukoharjo-dan-stakeholdertandatangani-komitmen/
S. Munawaroh, “Pola Asuh Mempengaruhi Status Gizi Balita Relationship of Parenting Pattern and Toddlers’ Nutrititional Status,” J. Keperawatan, vol. 6, no. 1, pp. 44–50, 2015.
Sunartiningsih, S., Fatoni, I., & Ningrum, N. M. (2021). Hubungan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan. Jurnal Kebidanan, 10(2), 66–79. https://doi.org/10.35874/jib.v10i2.786
W. I. Ibadi, “Angka Stunting 7,05 Persen Pemkab Sukoharjo Tingkatkan Gizi Anak,” Klaten, KRJogja, 2024. https://www.krjogja.com/klaten/1244042887/angkastunting-705-persen-pemkab-sukoharjo-tingkatkangizi-anak
World Health Organization. (2018). Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025.
Yuwanti, F.M Mulyaningrum, M.M Susanti, “FaktorFaktor yang Mempengaruhi Stunting pada Balita di Kabupaten Grobogan,” Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, vol. 10, hlm.74-84, 2021
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Azzura Zain, Shavira Novita Islamy, Mawar Rahayu, Khoirotun Nisa, Reina Wiranda, J Juniardi, Yordi Aprianto, Ramadhan Aryo Nugroho, Zikril Hakim, Alfia Magfirona

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.