Pengembangan Bahan Pangan Singkong Menjadi Tepung Mocaf Sebagai Alternatif Produk Unggulan UMKM Desa

Authors

  • Mukhammad Arifin Ilham Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
    Indonesia
  • Nadia Zuleika Santoso Universitas Muhammadiyah Gombong
    Indonesia
  • Fitri Nurhatawati Salimi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Lula Pinanda Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Triningtyas Chamidawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Uswathun Hassanah Universitas Muhammadiyah Magelang
    Indonesia
  • Mela Jamilah Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Pandi Dja’far Univertitas Muhammadiyah Gorontalo
    Indonesia
  • Nanda Adi Kurniawan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Muh. Nur Rochim Maksum Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5227

Abstract

Komoditas pangan utama di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar yaitu pertanian khususnya pada singkong. Sehingga untuk meningkatkan nilai tambah singkong, warga Desa Jatimulyo mengubah singkong menjadi tepung mocaf sebagai pengganti tepung terigu. modified cassava flour adalah kepanjangan dari Tepung mocaf, yaitu tepung yang dihasilkan dari singkong melalui proses fermentasi yang khusus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan eksperimen dan metode analisis untuk mengevaluasi kualitas tepung mocaf. Tepung mocaf selain bebas gluten, juga banyak mengandung serat, yang baik untuk sistem pencernaan. Kandungan vitamin serta mineral dalam tepung mocaf, termasuk vitamin B kompleks dan kalium, juga berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Meskipun tepung mocaf menawarkan berbagai manfaat, termasuk bebas gluten dan tinggi serat, ada banyak kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Dari sifat penyerapan air yang tinggi hingga tantangan dalam pemasaran dan penerimaan, serta perbedaan kualitas yang bisa muncul, semua ini menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh produsen dan konsumen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bhuvaneswari, K., Geethalakshmi, V., Lakshmanan, A., Srinivasan, R., & Sekhar, N. U. (2013). The impact of El Nino/ Southern Oscillation on hydrology and rice productivity in the Cauvery Basin, India: Application of the soil and water assessment tool. Weather and Climate Extremes, 2, 39-47.

Brennan, M. A., & Israel, G. D. (2008). The power of community. Community Development, 39(1), 82-97.

Fadillah, R. (2021). Inovasi Pengembangan UMKM Sate Ikan Mentigi Berbasis Ekonomi Kreatif (KKN Mas Di Desa Malaka Lombok Utara). Abdi Psikonomi, 124-130.

McKibbin, B. (2007). Deep economy: The wealth of communities and the durable future.

New York: Times Books/Henry Hold and Co.

Pigg, K. E., & Bradshaw, T. K., (2003). Catalytic community development: A theory of practice for changing rural society. In D. L. Brown & L. E. Swanson (Eds.), Challenges for rural America in the twenty-first century (pp. 385-396). University Park, PA: Pennsylvania State University Press.

U.S. Census Bureau. (2000). State and Country QuickFacts. Washington, D.C.: United States Bureau of the Census. Retrieved November 7, 2008, from http://quickfacts.census.gov/qfd/

Margayaningsih, D. I. (2020). Peran Kelompok Wanita Tani Di. Publiciana, 13(1), 52–64.

Nurjanah, N., Nasihin, N., Indriyani, T., Isnadiyati, A., Sabita, A., Noviana, P., ... & Harahap, A. A. (2024). Pelatihan dan Pendampingan untuk Meningkatkan Potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Mengenah (UMKM) di Kelurahan Sawitan. Warta LPM, 172-184.

Downloads

Published

2024-12-16