Upaya Penurunan Angka Stunting melalui Edukasi Ibu Bayi dalam Pemberian Makanan Tambahan di Desa Tempel Gatak Sukoharjo

Authors

  • Muhammad Prihandoko Nur Dirgantara Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Indonesia
  • Fauzan Azhim Universitas Aisyiyah Yogyakarta
    Indonesia
  • Hardianto Dwi Prasetyo Universitas Muhammadiyah Ponorogo
    Indonesia
  • Hafizhah Novianti Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Asya Nurfadilah Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
    Indonesia
  • Dyah Ayu Istiqomah Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
    Indonesia
  • Rosa Inayah Paujiah Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
    Indonesia
  • Mauly Mifatahul Jannah Universitas Muhammadiyah Palembang
    Indonesia
  • Marsela Nayla Tabita Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5231

Abstract

Stunting di desa Tempel masih menjadi permasalahan kesehatan pada bayi. Masalah gizi merupakan salah satu faktor Stunting di desa Tempel. Angka Stunting di desa Tempel berkisar 16 orang yang tersebar di setiap dukuh. Stunting mendapat perhatian lebih dari bidan desa, karena memengaruhi kehidupan anak sampai mereka dewasa, terutama meningkatkan kemungkinan gangguan perkembangan fisik dan kognitif jika tidak ditangani segera. Berdasarkan informasi, angka Stunting tersebut sangat tinggi, karena pemerintah kabupaten Sukoharjo memiliki target angka Stunting 0%. Maka dalam hal ini, bidan desa Tempel bersama kader-kader posyandu berupaya dalam penanganan dan pencegahan Stunting. Pelatihan dan Penyuluhan tentang Stunting oleh kelompok KKN Mas desa Tempel terhadap ibu bayi dengan didampingi oleh bidan desa dan kader posyandu, merupakan salah satu penanganan dan pencegahan Stunting, selain itu dilakukan juga pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada bayi. Dengan adanya penangan dan pencegahan tersebut, merupakan upaya dalam terwujudnya desa Tempel bebas Stunting di 2025.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] M. Ery, L Putri, E. Nurhalimah, N. Ayu, Y. Jamil, “Studi Literatur: Keadaan dan Penanganan Stunting Di Indonesia” Ikraith-Humaniora, vol. 8, no. 2, 2024.

[2] N. Oktia, “Stunting pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia” Qawwam, vol. 14, no. 1, 2020.

[3] LPPM STIKes Hang Tuah Pekanbaru, “Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya (Suatu Kajian Kepustakaan)” Jurnal Kesehatan Komunitas, vol.2 , no. 6, 2015.

[4] Palupi, Fitria Hayu, et al. “Optimalisasi GERMAS Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Rejosari Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo.” Abdi Geomedisains, Jan. 2021,pp.79–86.journals2.ums.ac.id,https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v1i2.203.

[5] Kasron, Kasron, et al. “PKM Penanganan Stunting Desa Kawunganten Lor Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap: Sasaran Keluarga Dengan Anak Stunting.” Abdi Geomedisains, Jan. 2021, pp. 87–91. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v1i2.207.

Downloads

Published

2024-12-16