Peningkatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi UMKM dan Edukasi Gizi untuk Penurunan Stunting

Authors

  • Elvynanda Faradiella Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Viki Rahmawati Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Putri Aldila Universitas of Ahmad Dahlan Yogyakarta
    Indonesia
  • Tegar Avrizano Universitas Muhammadiyah Malang
    Indonesia
  • Dhea Puspita Anggrainy Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Tri Puji Lestari Universitas Muhammadiyah Magelang
    Indonesia
  • Muhamad Ramdani Al Ahjami Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Indonesia
  • Adinda Ersya Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Andika Juliansyah Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Hardika Dwi Hermawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5232

Abstract

Pencegahan stunting dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Stunting, yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada anak-anak, merupakan tantangan signifikan yang memerlukan penanganan segera. Di Desa Dukuh, kasus stunting unik karena terjadi pada anak-anak dari keluarga yang berkecukupan, mengindikasikan bahwa faktor pengetahuan gizi orang tua memainkan peran penting. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan perbaikan pola makan, serta mengintegrasikan upaya ini dengan pengembangan UMKM lokal. Metode yang digunakan meliputi survei gizi, pelatihan gizi bagi orang tua, dan pemberdayaan UMKM melalui pelatihan manajemen dan akses permodalan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengurangi prevalensi stunting dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM yang kuat dan berkelanjutan. Dengan pendekatan terpadu ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di Desa Dukuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

AL – Rahmad Ah, Miko A, Hadi A. 2013. Kajian Stunting Pada Anak Balita Ditinjau Dari

Pemberian ASI Eksklusif, MP-ASI, Status Imunisasi, Dan Karakteristik Keluarga Di Kota Banda Aceh. Jurnal

Kesehatan Ilmiah Nasawakes. 6(2) : 169 – 184.

Arifin, D.Z., Irdasari, S.Y., Sukandar,H. 2012. Analisis sebaran dan faktor resiko stunting pada

balita di Kabupaten Purwakarta. Epidemiologi Komunitas FKUP Bandung.

Ball Donald A & McCulloch Wendell H 200

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., De Onis, M., ... & Uauy, R.

“Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries.” 1103-

1118. 2019

Candra A., Puruhita N., Susanto J.C., 2011. Risk Factors of Stunting among 1-2 Years Old

Children in Semarang City. M Med Indones, 45(3): 206-12

Direktorat Bina Kesehatan Ibu . 2012. Direktorat Bina Kesehatan Ibu Akan Lakukan Assessment

Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu di 20 Kabupaten/Kota. Diunduh 7 september, dari Kesehatan

Ibu:http://www.depkes.go.id

Gatut Susanta, Cara Mudah Mendirikan dan Mengelola UMKM (Depopk: Raih Asa Sukses,

2009), h. 13.

Kartajaya, 2007:1

Krisna murthi, Bayu. 2003. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Ekonomi Rakyat denagn Cara

Berekonomi Mereka Sendiri. Proceeding. Kongres XV ISEI di Malang, 13-15 Juli.

Kusuma, A, “Innovation Strategies and the Growth of Micro, Small, and Medium Enterprises:

Evidence from Indonesia. Journal of Business and Management Research.” 130-145. 2020

Longenecker JG, Moore CW & Petty JW 2001, Kewirausahaan: Manajemen Usaha Kecil. Jakarta:

Salemba Empat

Purwanto, I. 2008. Manajemen Strategi. Bandung:CV Ryama Widya

Rahayu, leni. 2012. Hubungan Pendidikan Orang Tua Dengan Perubahan Status Stunting Dari

Usia 6-12 Bulan Ke Usia 3-4 Tahun. http://lemlit.uhamka.ac.id/files/makalah7leni.pdf diakses pada

tanggal 7 september 2024

Senbanjo, I., et al. 2011. Prevalence of and Risk factors for Stunting among School Children and

Adolescents in Abeokuta, Southwest Nigeria. Journal of Health Population and Nutrition. 29(4):364-370

Supariasa. 2001. Penilaian Status Gizi. Buku Kedokteran EGC.Jakarta.Kementrian Kesehatan RI.

2007.

Tambunan T, “The Development of SMEs In Indonesia: Innovation, Business Opportunities, and

Policies”, Asia Pacific Business Review. 373-390

Tulus Tambunan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia (Jakarta: LP3S, 2012), h. 11.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Bab I

Ketentuan Umum, Pasal 1.

UNICEF. 2016. A Fair Chance For Every Child. New York. USA www.unicef.org/publications.

Diakses 07 September 2024

walil Rizky, Strategi Jitu Invetasi di UMK: Optimalisasi Kontribusi UMK dalam Makroekonomi

Indonesia, Makalah Launching & Seminar BMT Permodalan (Jakarta: BMT Permodalan, 2008), h. 50.

Word Health Organization. 2013. Childhoold Stunting: Challenges and Opportunities.

Switzerland: Department of Nutrition for Health and Development. www.who.int diakses 6 september

2024

Pratiwi, L. H., Anam, C., Susanti, A. D., Antriyandarti, E., Widyamurti, N., & Cahyadi, M.

"Peningkatan performa umkm es gabus 90’an melalui pendampingan sertifikasi halal". Warta LPM, 25(3),

407–420, 2022.

Moh.Muhajir, Khoirin, L., & Sugito. "Pendampingan legalitas usaha dan produk umkm anggota

bmt nu singgahan". Warta LPM, 26(2), 218–226, 2023.

Downloads

Published

2024-12-16