Wujudkan Kesadaran Bahaya Anemia Melalui Sosialisasi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri Dusun Rejosari
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5234Abstract
Anemia merupakan permasalahan umum yang dihadapi masyarakat global. Pada aspek kesehatan, anemia menjadi salah satu indikator pada permasalahan gizi. Baik negara maju maupun berkembang seperti Indonesia, berjuang melawan anemia. Diperkirakan sekitar 1/4 populasi dunia menderita anemia. Penyebab anemia bisa terjadi karena beberapa faktor, sehingga diperlukan langkah pencegahan untuk mengatasinya, salah satunya dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Metode yang dilakukan adalah tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi dan pemberian tablet tambah darah serta pelaksanaan pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi pada remaja putri Dusun Rejosari tersebut adalah terjadi peningkatan pengetahuan setelah pemaparan materi mengenai bahaya anemia, dampak anemia, penyebab anemia, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Diperoleh hasil gain score sebesar 0,8325, dimana hasil tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan untuk persentase gain score sebesar 83,25 termasuk dalam kategori efektif.
Downloads
References
[1] Astuti, E. R. (2023). Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab Anemia pada Remaja Putri. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 550-561.
[2] Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377- 1386.
[3] DINKES. (2024). PROFIL KESEHATAN TAHUN 2023 KABUPATEN KARANGANYAR. DINKES, Karanganyar
[4] Dzahabiyah, T. F., Basori, B., & Maryono, D. (2021). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran PBL Dan Tutor Sebaya Terhadap Pemahaman Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Dasar Desain Grafis Kelas X Jurusan Multimedia SMK Batik 2 Surakarta. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 14 (2), 127-131.
[5] Elflein, J. (2024). Topic: Anemia. Retrieved from https://www.statista.com/topics/9636/anemia/#topicOverview
[6] Fathony, Z., Amalia, R., & Lestari, P. P. (2022). Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Disertai Cara Benar Konsumsi Tablet Tambah Darah (Ttd). Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 4(2), 49-53.
[7] Fatimatasari, F., Indrianasari, S., Choirunnisa, L. F., Putri, A. F., & Aldila, I. (2024). Sosialisasi pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Banyurojo sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ), 3(1), 34-41.
[8] Kemenkes RI. (2018). Buku Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat, Jakarta.
[9] Julaecha, J. (2020). Upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(2), 109-112.
[10] Koka, E. M., Nasution, E., Ardiani, F., & Rasmita, D. (2022). Upaya pencegahan anemia dengan membentuk kelompok remaja “PATEN” di SMA Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2.1 Desember), 905-912.
[11] Kusnadi, F. N. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Medika Hutama, 3(01 Oktober), 1293-1298.
[12] Nikmawati, E. E. Edukasi Gizi dan Pemberdayaan Perempuan sebagai Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting di Desa Giri Mekar, Kabupaten Bandung. Lentera Karya Edukasi, 1(2), 117-124.
[13] Rasdianah, N., Yusuf, M. N. S., & Tandiabang, P. A. (2023). Edukasi Anemia bagi Remaja Putri sebagai upaya Pencegahan Dini Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(2), 97-102.
[14] Sitawati, S., & Amanda, F. (2023). Pencegahan Anemia dengan Edukasi Konsumsi Tablet Tambah Darah dan Infused Water. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 2(2), 147-152.
[15] The Lancet: New study reveals global anemia cases remain persistently high among women and children. Anemia rates decline for men. (n.d.). Retrieved from https://www.healthdata.org/news-events/newsroom/news-releases/lancet-new-study-reveals-global-anemia-cases-remain-persistently
[16] Firda, Fathiyyatu Assa’diy, et al. “PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK DAN PENTINGNYA TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 3 SURAKARTA.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika, Oct. 2024, pp. 100–06. journals2.ums.ac.id, https://journals2.ums.ac.id/jpmmedika/article/view/5907
[17] Rustiawan, Asep, and Asty Pratiwi. “Evaluasi Program Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Gedongtengen.” Abdi Geomedisains, Jan. 2022, pp. 61–71. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v2i2.313.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Sofiah Shoimah, Ahmad Mustofa, Dhea Aura Cindyana, Muhammad Zainul Fuad, Mozza Tri Aulia Aprianto, Nylasari Kusuma Prihatiningtyas, Saiful Bahri, Silvana Tazkiyatun Nisa, Winne Arlana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.