Kandungan Gizi Puding Daun Kelor: Alternatif Pemberian Makanan Tambahan Sehat untuk Atasi Stunting
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5241Abstract
Peningkatan angka stunting di kalangan anak balita di Indonesia menjadi isu kesehatan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan makanan tambahan dalam bentuk puding untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada ibu kader posyandu di Desa Tlobo tentang pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puding daun kelor kaya akan protein, vitamin A, dan zat besi, yang dapat mendukung pertumbuhan anak dan mencegah stunting. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi, tetapi juga menciptakan produk yang disukai anak-anak. Dengan demikian, puding daun kelor dapat menjadi alternatif makanan tambahan yang efektif dalam upaya pencegahan stunting.
Downloads
References
[1] Widiyanti DS, Fauzi R, Afarona A. Penanggulangan Masalah Stunting Balita Melalui Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Puding Kelor Di Desa Kutogirang. JurnalUnsilAcId. 2021;7(2):67-70. http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jps/article/view/3511
[2] Irwan Z. Kandungan Zat Gizi Daun Kelor (Moringa Oleifera) Berdasarkan Metode Pengeringan. J Kesehat Manarang. 2020;6(1):66-77. http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m
[3] Marhaeni LS. DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI SUMBER PANGAN FUNGSIONAL DAN ANTIOKSIDAN. J Agrisia. 2021;Vol.13(2):40-53. file:///C:/Users/Asus/Downloads/admin,+(Page+40-53)+Daun+Kelor+(Moringa+oleifera).pdf
[4] Eriyahma A. Upaya Pemanfaatan Daun Kelor: Pudding Daun Kelor untuk Mencegah Stunting. J Pengabdi Nas. 2023;03(02):45-49.
[5] Tuloli TS, Basri K S, Paramita Th. Kum SR. Literasi Gizi Pada Ibu-Ibu Untuk Mencegah dan Menurunkan Stunting Melalui Pemanfaatan Kelor Dalam Olahan Puding Di Desa Permata Kecamatan Tilongkabila. J Pengabdi Masy Farm Pharmacare Soc. 2022;1(3):92-102. doi:10.37905/phar.soc.v1i3.18405
[6] Alkalah C. 済無No Title No Title No Title. 2016;19(5):1-23.
[7] Solikhah LS, Sarani F, Tullah H, et al. Pengenalan dan Pemberian Makanan Tambahan Puding Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. J Pengabdi Masy. 2023;3(2):64-69. doi:10.31004/abdira.v3i2.275
[8] Muliawati D. Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Meningkatkan Berat Badan Balita. J Kesehat Madani Med. 2020;11(1):44-53. doi:10.36569/jmm.v11i1.98
[9] Aurima J, Susaldi S, Agustina N, Masturoh A, Rahmawati R, Tresiana Monika Madhe M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia. Open Access Jakarta J Heal Sci. 2021;1(2):43-48. doi:10.53801/oajjhs.v1i3.23
[10] Possumah RJ, Arianysari S, Sanade H, Herman R, Hasbi AR, Samsinar S. Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Puding Sebagai Hidangan Penutup (Dessert) Yang Sehat Dan Bergizi. Bantenese J Pengabdi Masy. 2023;5(1):15-25. doi:10.30656/ps2pm.v5i1.6408
[11] Thaifur A. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Pendampingan Pelatihan Pengolahan Bahan Makanan dari Daun Kelor Untuk Mencegah Stunting.” J Kolaboratif Sains. 2024;7(3):1053-1057. doi:10.56338/jks.v1i1.370
[12] Damayanthi LR, Hufairoh D, Nurjanah S, Dewi DK. Nugget Ayam Daun Kelor ( Moringa Oleifera L .) Sebagai Variasi Makanan Sehat Bergizi pada Masyarakat Desa Sarewu. Dedik J Pengabdi Masy. 2024;01(02):61-68.
[13] Nur Sakina Sahira, Khandika Sara Patla Assariah. Edukasi dan Pendampingan Program Cegah Stunting. J Bina Desa. 2023;5(1):33-38.
[14] Nurleli, Suci Amaliah Jumade. Puding Daun Kelor Cemilan Sehat Pendamping Asi Di Desa Kayuloe Timur Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto. J Pengabdi Masy Gerak Aksi Sehat. 2021;2(1):7-14. doi:10.51171/b.v2i1.253
[15] Hazani, Kholila Fitri (2014) Pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L) terhadap kadar Malondialdehide (MDA) dan kualitas spermatozoa epididimis mencit (Mus musculus L) yang dipapar timbal (Pb) asetat. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
[16] Hardiyanti, (2015) Pemanfaatan aktivitas antioksidan ekstrak daun kelor (moringa oleifera) dalam sediaan hand and body cream.UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Sains dan Teknologi.
[17] Rahman. 2015. Kandungan Nutrisi dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa oleifera). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Vol. 5 (2):35-44.
[18] Misra, S.,dan Misra, M, K., (2014) Nutritional Evaluation Of Some Leafy Vegetable Used by The Tribal and Rural People Of South Odisha India, Journal Of Natural Product and Plant Resources, 4, 23-28.
[19] Nuroddin H, Rosanto KH, Wicaksono DW, Saeroji A, Setiyadi N. Inovasi Pembuatan Makanan Tambahan dari Daun Kelor Guna Mencegah Stunting. J Bina Desa. 2023;4(3):369-374. doi:10.15294/jbd.v4i3.39339
[20] Raesalat R, Nurbudiwati N, Alawiyah MD. Strategi Pemerintah Desa Dalam Pencegahan Stunting Melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Toss Di Desa Jangkurang Kecamatan Leles. J Pembang dan Kebijak Publik. 2024;15(1):1-13. doi:10.36624/jpkp.v15i1.148
[21] Ningsih, Sri Ratna, and Andari Wuri Astuti. “Partisipasi Pembangunan Kesehatan Masyarakat Melalui Edukasi Peningkatan Berat Badan Balita.” Abdi Geomedisains, Aug. 2022, pp. 1–7. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v3i1.296.
[22] Rahayuwati, Laili, et al. “Pencegahan Stunting Melalui Air Bersih, Sanitasi, Dan Nutrisi.” Warta LPM, July 2022, pp. 356–65. journals2.ums.ac.id, https://doi.org/10.23917/warta.v25i3.1031.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zona Aditama Wibowo, Nailur Rohmah , Salzabella Fatma Azzahra, Destia Amelia, Azka Amalia Fitriany, Nabilla Noor Aisyah, Amanatul Lisanika, Tri Supriyanto , Gibran Malika Alfarizi , M Mujazin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.