Program Pemberdayaan Pencegahan Dini Stunting melalui Dapur Sehat dan Kreasi MPASI bagi Kader Posyandu Dusun di Desa Dawung

Authors

  • Nazwa Malika Mulia Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Rizky Tyas Wahyuni Putri Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    Indonesia
  • Bunga Ayu Rahmadita Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Deka Wahyuni Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Indah Pratiwi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Arva Nugrahadika Yunanto Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Indonesia
  • Rafly Yoandri Universitas Muhammadiyah Tangerang
    Indonesia
  • Aflit Nuryulia Praswati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5248

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAS) 2024 mengusung tema "UMKM Unggul, Stunting Menurun" sebagai upaya integrasi antara pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis digitalisasi dan kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Dawung dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing, serta untuk memperbaiki manajemen keuangan dan pemasaran. Program ini juga mengedepankan pencegahan stunting dengan memberikan edukasi tentang pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan anak. Melalui strategi yang komprehensif, KKNMAs bertujuan untuk mengurangi kasus stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam proses pembangunan dan pemberdayaan komunitas.Dengan pendekatan cocreation, co-financing, dan berbasis riset, diharapkan mahasiswa dapat berperan sebagai problem solver, motivator, dan fasilitator dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. Apriadi, Nurul Hidayat, Nizhamuddin AB, Ahmatang, and Sudarto, “Kuliah Kerja

Nyata: Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Pendampingan

Pendidikan,” J. Pengabdi. Masy. Paguntaka, vol. 1, no. 1, pp. 25–30, 2022, doi:

10.61457/jumpa.v1i1.2.

[2] K. Sedyastuti, “Analisis Pemberdayaan UMKM Dan Peningkatan Daya Saing Dalam

Kancah Pasar Global,” INOBIS J. Inov. Bisnis dan Manaj. Indones., vol. 2, no. 1, pp.

117–127, 2018, doi: 10.31842/jurnal-inobis.v2i1.65.

[3] T. Huriah and N. Nurjannah, “Risk factors of stunting in developing countries: A

scoping review,” Open Access Maced. J. Med. …, 2020, [Online]. Available:

https://oamjms.eu/index.php/mjms/article/view/4466

[4] T. Beal, A. Tumilowicz, A. Sutrisna, and ..., “A review of child stunting determinants

in Indonesia,” Matern. &child …, 2018, doi: 10.1111/mcn.12617.

[5] V. A. V Setyawati, “Kajian stunting berdasarkan umur dan jenis kelamin di KotaSemarang,” Prosiding University Research Colloquium. repository.urecol.org, 2018.

[Online]. Available:

http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/download/273/269

[6] I. C. Dewi and N. R. N. Auliyyah, “Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk

Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat,”

JIWAKERTA J. Ilm. Wawasan …, 2020, [Online]. Available:

http://103.242.78.149/index.php/jiwakerta/article/view/5010

[7] D. Vilcins, P. D. Sly, and P. Jagals, “Environmental risk factors associated with child

stunting: a systematic review of the literature,” Annals of global health.

ncbi.nlm.nih.gov, 2018. [Online]. Available:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6748290/

[8] P. Pengetahuan et al., “Open acces under CC BY-SA license Creative

CommonsAttribution-ShareAlike 4.0 International License 13 INCREASING KADER

KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE DEVELOPMENT OF TODDLER FEEDING

PRODUCTS BASED ON HIGH PROTEIN MULTIPURPOSE FLOUR PRODUCTS

TO PREVENT TODDLER,” J. Public Serv., vol. 7, no. 1, pp. 13–022, 2023.

[9] D. Nurlaela Sari, R. Zisca, W. Widyawati, Y. Astuti, and M. Melysa, “Pemberdayaan

Masyarakat dalam Pencegahan Stunting,” JPKMI (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masy.

Indones., vol. 4, no. 1, pp. 85–94, 2023, doi: 10.36596/jpkmi.v4i1.552.

[10] N. C. Dainy, H. E. Ardiani, D. A. Fitri, E. Puspitasari, and I. Musdalifa,

“Pembentukan Tim Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) Dan Intervensi Gizi Cegah

Stunting,” JMM (Jurnal Masy. Mandiri), vol. 7, no. 1, p. 636, 2023, doi:

10.31764/jmm.v7i1.12451.

[11] H. Munawaroh, M. Syakur, N. Fitriana, and R. Muntaqo, “Pemberdayaan Masyarakat

Dalam Rangka Pencegahan Stunting Sejak Dini di Kecamatan Pagedongan

Kabupaten Banjarnegara,” Dimas J. Pemikir. Agama untuk Pemberdaya., vol. 20, no.

2, p. 231, 2020, doi: 10.21580/dms.2020.202.6654.

[12] Rahayuwati, L., Ibrahim, K., Hendrawati, S., Sari, C. W. M., Yani, D. I., Pertiwi, A.

S. P., & Fauziyyah, R. N. P., “Pencegahan Stunting Melalui Air Bersih, Sanitasi, Dan

Nutrisi,” Warta LPM., vol. 25, no. 3, pp. 356–65, 2022, doi: 10.23917/warta.v25i3.1031.

[13] S. Patimah, S. A. Sharief, F. Muhsanah, N. Nukman, and M. Rachmat,

“Pendampingan Pencegahan Risiko Anak Stunting pada Masyarakat, Kader

Kesehatan, dan Guru PAUD/TK,” Warta LPM., vol. 27, no. 2, pp. 259–268, 2024, doi:

10.23917/warta.v27i2.3760.

Downloads

Published

2024-12-16