Pemberdayaan Edukasi Perilaku Hidub Bersih dan Sehat untuk Pencegahan Stunting Di Desa Tohkuning Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5267Abstract
Stunting adalah masalah kesehatan yang menjadi perhatian khusus di Indonesia dengan ditandai oleh 21.5% anak di Indonesia mengalami stunting. Stunting, yang sering disebut sebagai kerdil, ditandai oleh gangguan perkembangan otak dan pertumbuhan fisik pada anak. Di Jawa Tengah, prevalensi stunting cukup tinggi, yaitu sebesar 27.8%. Di Karanganyar, data Puskesmas pada tahun 2023 menunjukkan prevalensi stunting sekitar 22,3%, dengan salah satu desa, yaitu Desa Tohkuning, terdapat 5 balita yang mengalami stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mencegah peningkatan angka stunting pada balita di Desa Tohkuning. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta demonstrasi pembuatan makanan tambahan yang bergizi. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu anggota PKK di wilayah Desa Tohkuning. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa 87% ibu PKK di wilayah tersebut telah mengikuti edukasi kesehatan tentang stunting, dan 83% telah mengikuti pelatihan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta cara membuat makanan tambahan. Kesimpulannya, ibu-ibu PKK di Desa Tohkuning mampu memahami dan mengajarkan kembali cara pencegahan stunting, serta menerapkan PHBS melalui cuci tangan dan pembuatan makanan tambahan yang bergizi.
Downloads
References
[1] Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Martorell, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451.
[2] de Onis, M., Dewey, K. G., Borghi, E., Onyango, A. W., Blössner, M., & Daelmans, B. (2013). The World Health Organization's global target for reducing childhood stunting by 2025: rationale and proposed actions. Maternal & Child Nutrition, 9(S2), 6-26.
[3] WHO. (2019). Reducing stunting in children: equity considerations for achieving the global targets 2025. World Health Organization.
[4] Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2023). Laporan Angka Stunting Jawa Tengah.
[5] Hernayanti, M.R., Santoso, B., Wiyatini, T. and Sukini, S., 2021. Pemberdayaan kader upaya kesehatan gigi masyarakat (UKGM) untuk pendampingan ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat (JKPM), 2(1), pp.29-36.
[6] Khusna, N.A. and Nuryanto, N., 2017. Hubungan usia ibu menikah dini dengan status gizi Balita di Kabupaten Temanggung. Journal of Nutrition College, 6(1), pp.1-10.
[7] D. Apriadi, Nurul Hidayat, Nizhamuddin AB, Ahmatang, and Sudarto, “Kuliah Kerja Nyata: Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Pendampingan Pendidikan,” J. Pengabdi. Masy. Paguntaka, vol. 1, no. 1, pp. 25–30, 2022, doi: 10.61457/jumpa.v1i1.2
[8] K. Sedyastuti, “Analisis Pemberdayaan UMKM Dan Peningkatan Daya Saing Dalam Kancah Pasar Global,” INOBIS J. Inov. Bisnis dan Manaj. Indones., vol. 2, no. 1, pp. 117–127, 2018, doi: 10.31842/jurnal-inobis.v2i1.65.
[9] T. Huriah and N. Nurjannah, “Risk factors of stunting in developing countries: A scoping review,” Open Access Maced. J. Med. ..., 2020, [Online]. Available: https://oamjms.eu/index.php/mjms/article/view/4466
[10] T. Beal, A. Tumilowicz, A. Sutrisna, and ..., “A review of child stunting determinants in Indonesia,” Matern. &child ..., 2018, doi: 10.1111/mcn.12617
[11] V. A. V Setyawati, “Kajian stunting berdasarkan umur dan jenis kelamin di Kota Semarang,” Prosiding University Research Colloquium. repository.urecol.org, 2018. [Online]. Available: http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/download/273/269
[12] I. C. Dewi and N. R. N. Auliyyah, “Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat,” JIWAKERTA J. Ilm. Wawasan ..., 2020, [Online]. Available: http://103.242.78.149/index.php/jiwakerta/article/view/5010
[13] D. Vilcins, P. D. Sly, and P. Jagals, “Environmental risk factors associated with child stunting: a systematic review of the literature,” Annals of global health. ncbi.nlm.nih.gov, 2018. [Online]. Available: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6748290/
[14] P. Pengetahuan et al., “Open acces under CC BY-SA license Creative CommonsAttribution-ShareAlike 4.0 International License 13 INCREASING KADER KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE DEVELOPMENT OF TODDLER FEEDING PRODUCTS BASED ON HIGH PROTEIN MULTIPURPOSE FLOUR PRODUCTS TO PREVENT TODDLER,” J. Public Serv., vol. 7, no. 1, pp. 13–022, 2023
[15] D. Nurlaela Sari, R. Zisca, W. Widyawati, Y. Astuti, and M. Melysa, “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting,” JPKMI (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masy. Indones., vol. 4, no. 1, pp. 85–94, 2023, doi: 10.36596/jpkmi.v4i1.552
[16] N. C. Dainy, H. E. Ardiani, D. A. Fitri, E. Puspitasari, and I. Musdalifa, “Pembentukan Tim Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) Dan Intervensi Gizi Cegah Stunting,” JMM (Jurnal Masy. Mandiri), vol. 7, no. 1, p. 636, 2023, doi: 10.31764/jmm.v7i1.12451
[17] H. Munawaroh, M. Syakur, N. Fitriana, and R. Muntaqo, “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Stunting Sejak Dini di Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara,” Dimas J. Pemikir. Agama untuk Pemberdaya., vol. 20, no. 2, p. 231, 2020, doi: 10.21580/dms.2020.202.6654
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raden Danang Aryo Putro Satriyono, Burhanuddin Habilillah , Dukhon Azim , Nanda Puja Lestari, Siti Chaniffiya Al Chanaf, Wa Ode Rachfianul Dita Mandau, Diah Rosita Herawati, Tri Alfiah, Mutia Zahra, Maulana Hilmi Taqiyuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.