Pengembangan Desa Karang Melalui Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Inovasi Getuk Cemilan Sehat

Authors

  • Ari Mukti Wibowo Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Cania Nazhira Adlin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    Indonesia
  • I Inul Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • L Lelita Universitas Muhammadiyah Cirebon
    Indonesia
  • Shopiatul Adzkia Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Akmal Huda Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia
  • Risti Ani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Ibnu Rasyid Arrizky Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Indonesia
  • Farhan Arif Indiarto Universitas Ahmad Dahlan Jakarta
    Indonesia
  • Jessika Ananda Putri Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5269

Abstract

Desa Karang kian menghadapi tantangan stunting dalam upaya menyiapkan generasi yang unggul, sehat dan kuat untuk menuju Indonesia Emas 2045. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi angka stunting melalui dua pendekatan utama: sosialisasi pencegahan stunting dan inovasi produk makanan sehat. Metode yang digunakan meliputi edukasi masyarakat tentang pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang serta pengembangan promosi getuk singkong kacang hijau sebagai cemilan sehat yang diproduksi oleh UMKM lokal. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan dan penyebaran media berupa brosur. Program sosialisasi pencegahan stunting dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), pola asuh yang tepat, serta sanitasi dan akses air bersih. Hasil dari pengabdian ini membantu mengenalkan stunting kepada masyarakat dengan tindak lanjut membagikan brosur yang dirancang agar mudah dipahami dan dapat menjadi referensi yang berguna bagi masyarakat. Serta menghasilkan inovasi getuk singkong kacang hijau sebagai cemilan sehat yang kaya nutrisi khususnya protein untuk mendukung pencegahan stunting di Desa Karang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.Wardana, & I.Astuti. (2020). Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Anak. Jurnal Berdaya Mandiri, 170-176.

Bloem, M. W., Pee, S. d., Hop, L. T., Khan, N. C., Laillou, A., Minarto, Emorn Wasantwisut. (2013). Key strategies to further reduce stunting in SoutheastAsia: Lessons from the ASEAN countries workshop. Food and Nutrition Bulletin .

Christina Tri Cahyani, S. M. (2023). Kecamatan Karangpandan dalam rangka 2023. karanganyar: BPS Kabupaten Karanganyar.

Diskominfo. (2021). Kabupaten karangayar. From Diskominfo kabupaten karangayar: https://diskominfo.karanganyarkab.go.id/

Hasan, H. A., Raauf, A. M., Razik, B. M., & Hassan, B. A. (2012). Chemical Composition and Antimicrobial Activity of the Crude Extracts Isolated from Zingiber Officinale by Different Solvents. pharmaceutica.

Intan, F. R., Jaya, M. P., Sinaga, S. I., Andriana, D., Sari, M., Padilah, . . . Sopyanti, S. (2023). Literasi stunting untuk anak usia dini di TK Melati terpadu kabupaten ogan ilir. AKM; Aksi kepada Masyarakat, 337-346.

Kemenkes. (2018). Update Data Komposisi Pangan Indonesia. From Kemenkes Ditjen Kesmas: https://kesmas.kemkes.go.id/konten/133/0/020419-update-data-komposisi-pangan-indonesia

Rokom. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. From sehat negeriku:https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilismedia/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-sindonesia-turun-ke-216-dari-244/

Sari, A. M., Melani, V., Novianti, A., Dewanti, L. P., & Sa'pang, M. (2020). Formulasi Dodol Tinggi Energi untuk Ibu Menyusuidari Puree Kacang Hijau (Vigna radiata 1),Puree Kacang Kedelai (Glycine max),dan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). jurnal pangan dan gizi, 50.

Yasni, S. (2023). Pengembangan Produk Getuk Kaya Protein sebagai Pencegah Stunting pada Anak. IPB University.

Downloads

Published

2024-12-16