Inovasi Pangan Sehat : Puding Daun Kelor sebagai Pencegahan Stunting pada Balita.
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5279Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi dan mencegah stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) puding daun kelor di Desa Demakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi melalui penyuluhan dan pemberian PMT puding daun kelor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu tentang gizi dan manfaat daun kelor setelah mengikuti program. Selain itu, puding daun kelor diterima dengan baik oleh balita. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan memberikan alternatif PMT yang bergizi dan disukai anak. Penelitian ini merekomendasikan perluasan program serupa di desa lain untuk menurunkan angka stunting.
Downloads
References
[1] Z. F. Ahmad, W. Y. Dulahu, and U. Aulia, “Sosialisasi dan Konseling Pencegahan Stunting Serta Pemberian Makanan Tambahan berbahan Daun Kelor,” J. Pengabdi. Masy. Farm. Pharmacare Soc., vol. 2, no. 1, pp. 14–21, 2023, doi: 10.37905/phar.soc.v2i1.18442.
[2] Nuraina, C. Azizah, P. A. Fonna, M. A. Rizkyan, R. Zaki, and M. R. Firdaus, “Jurnal Peduli Masyarakat EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) UNTUK PEMENUHAN NUTRISI PADA BALITA STUNTING,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. - Aphelion, vol. 3, no. September, pp. 207–212, 2021, [Online]. Available: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM
[3] Y. K. Sari et al., “Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Alternatif Pembuatan Teh,” J. Masy. Madani Indones., vol. 3, no. 3, pp. 264–269, 2024, doi: 10.59025/nct6cf19.
[4] D. Kharisna, A. Arfina, R. Febtrina, S. Yanti, C. Natalia, and D. Safitri, “Puding Daun Kelor Sebagai Alternatif Pemberian Makanan Tambahan ( Pmt ) Pada Anak Untuk Pencegahan Stunting,” vol. 4, no. 1, 2024.
[5] N. Chabibah, M. Khanifah, and P. Setyaningsih, “Pengaruh Intervensi Susu Kedelai yang Difortifikasi Bubuk Daun Kelor terhadap Peningkatan Status Gizi Balita,” Amerta Nutr., vol. 7, no. 2, pp. 210–216, 2023, doi: 10.20473/amnt.v7i2.2023.210-216.
[6] D. R. Fitri and F. Afriandi, “Edukasi pemberian makanan tambah (pmt) puding kelor untuk pencegahan stunting,” vol. 2, pp. 9–20, 2024.
[7] Nurfardiansyah Bur, Septiyanty Septiyanty, and Yusriani Yusriani, “Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Kader dalam Pencegahan Stunting Melalui Promosi Puding Daun Kelor Sebagai Alternatif Makanan Sehat,” Kreat. J. Pengabdi. Masy. Nusant., vol. 2, no. 4, pp. 79–89, 2022, doi: 10.55606/kreatif.v2i4.753.
[8] Resky Wulan Sari, Nurqalbi SR, and Syamsuryana Sabar, “Pengaruh Ekstrak Daun Kelor Terhadap Berat Badan Balita Gizi Kurang Puskesmas Tamalate,” Inhealth Indones. Heal. J., vol. 2, no. 2, pp. 200–212, 2023, doi: 10.56314/inhealth.v2i2.162.
[9] T. Perwitasari, S. R. Nurita, and A. Armina, “Edukasi pada Ibu Balita tentang Pemanfaatan Daun Kelor untuk Pencegahan Stunting di Desa Talang Bukit Muaro Jambi,” J. Abdimas Kesehat., vol. 5, no. 2, p. 230, 2023, doi: 10.36565/jak.v5i2.458.
[10] R. Juwita et al., “Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Inovasi Daun Kelor sebagai Bolu Kukus Puding untuk Mencegah Stunting pada Anak,” vol. 2, no. 1, pp. 33–40, 2023.
[11] R. E. Trisnawati, J. P. Janggu, and ..., “Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Pembuatan Makanan Sehat Balita Stunting,” J. Abdimas …, vol. 4, no. 2, pp. 989–993, 2023, [Online]. Available: https://jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/view/400%0Ahttps://jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/download/400/298
[12] S. Embuai and M. Siauta, “Pengembangan Produk Daun Kelor Melalui Fortifikasi Dalam Upaya Penanganan Stunting,” Moluccas Heal. J., vol. 2, no. 3, pp. 1–6, 2022, doi: 10.54639/mhj.v2i3.718.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nilna Saada Tina, Delfira Tsabita, Wikrama Wardhana, Silvia Novita, Wildan Maulana, Eris Amelia Putri, Aulia Eka Priyanti, Abel Zuma, Deswara Cintana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.