Pengembangan Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Kenaikan Prevalensi Stunting dengan Upaya Mencegah dan Menaikan Nilai UMKM di Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar

Authors

  • N Nurcholis Universitas Muhammadiyah Palu
    Indonesia
  • Yanti Herawati Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
    Indonesia
  • Novana Dhea Nurlaili Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
    Indonesia
  • Violi Maulidya Charliens Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Riska Oktaviantari Universitas Muhammadiyah Gombong
    Indonesia
  • Talitha Sabrina Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Tri Jumiati Universitas Muhammadiyah Muara Bungo
    Indonesia
  • Solichul Rizky Agniatama Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Vini Apriani Sepiani Zanzabila Universitas Muhammadiyah Bandung
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa dalam pengembangan diri dan kontribusi mereka dalam Upaya mencegah peningkatan prevalensi stunting di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius terutama di daerah perdesaan, dimana akses terhadap gizi yang baik dan pemahaman masyarakat tentang kesehatan masih terbatas. Dalam menghadapi tantangan ini, mahasiswa dituntut untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini berfokus pada 2 aspek utama; pertama, Upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan penyuluhan Kesehatan oleh mahasiswa; kedua, peran mahasiswa dalam meningkatkan nilai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Di Desa Wonorejo. Pengembangan umkm diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian Masyarakat setempat, sehingga mampu menyediakan akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi dan perawatan Kesehatan yang memadai. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam program pemberdayaan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pengembangan umkm dan penyuluhan Kesehatan berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran Masyarakat akan pentingnya gizi dan peran umkm dalam ekonomi local. Kesimpulannya, pengembangan diri mahasiswa melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial dan ekonomi di Tingkat desa dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi stunting serta meningkatkan kesejahtraan Masyarakat secara keseluruhan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Black et al. 2013. Maternal and child undernutrition and overweight in low-income

and middle-income countries. Elsevier: Volume 382, Issue 9890, 3–9 August 2013,

Pages 427-451.

[2] Ernawati A. 2020. Penyebab Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati

Description of the Causes of Toddler Stunting in the Village of Stunting Locus.J.

Litbang Media Inf. Penelitian, Pengemb. dan IPTEK vol. 16, no. 2.

[3] Hasriani. 2023. Implikasi Stunting Terhadap Kesehatan Dan Perkembangan Anak di

Pangkajene Dan Kepulauan. Sulawesi Selatan: Hasriani/Jurnal Keluarga Berencana

Vol.8 No.2.

[4] Kemenkes. 2020. Studi Status Gizi Balita. Balitbangkes Kemenkes RI, no. 2020.

Downloads

Published

2024-12-16