Optimalisasi Re-Branding untuk Pengembangan Produk Umkm di Desa Gerdu Karanganyar

Authors

  • Raden Danang Aryo Putro Satriyono Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rachmad Dewara Oktano Nugroho Wasito Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Mona Reza Universitas Muhammadiyah Palembang
    Indonesia
  • Syifa Azkia Nurrahma Universitas Muhammadiyah Purwokerto
    Indonesia
  • Mulio Wibowo Universitas Muhammadiyah Jakarta
    Indonesia
  • Mariana Ulfa Universitas `Aisyiyah Yogyakarta
    Indonesia
  • Wa Ode Intan Yulia Marsabilla Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Sundari Yupita Sari Universitas Muhammadiyah Buton
    Indonesia
  • W Wahyudin Universitas Ahmad Dahlan
    Indonesia
  • Dinni Darjati Sukma Dewi Universitas Muhammadiyah Tangerang
    Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23917/abdimas.5295

Abstract

Dalam era digital yang penuh persaingan, pemerintah lalu mengusahakan program digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memajukan kinerja mereka. Salah satu aspek penting dalam digitalisasi ini adalah pemanfaatan media sosial. Supaya media sosial efektif dalam memasarkan produk, UMKM perlu membangun citra merek yang positif di mata konsumen. Re-branding atau strategi branding dapat membantu dalam membangun citra merek yang kuat. Di Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, terdapat 89 pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha mereka. Untuk membantu mereka, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang strategi yang dapat menumbuhkan penjualan produk UMKM melalui teknik branding dan re-branding. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan focus-group-discussion dengan pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan kemampuan UMKM dengan strategi branding dan rebranding berjalan dengan baik. Tiga UMKM terpilih, yaitu UMKM Batik, UMKM Snack Kering, dan UMKM Olahan Singkong, telah berhasil mendapatkan branding baru di media sosial. Selain itu, pengetahuan pelaku UMKM tentang branding juga meningkat dari 73 menjadi 86.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Dewi, dkk. (2021). Definisi UMKM dan Peranannya dalam Perekonomian

Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 13(1), 45-58.

[2] Fauzi, U. I. (2021). Branding sebagai Strategi Meningkatkan Nilai Merek: Studi

Kasus pada UMKM. Jurnal Pemasaran Indonesia, 18(3), 120-135.

[3] Sampe, A., & Tahalele, G. (2023). Pentingnya Citra Merek dalam Meningkatkan

Penjualan Produk UMKM. Jurnal Manajemen Pemasaran, 22(2), 78-92.

[4] Sasongko, B. (2020). Data UMKM dan Kontribusi Terhadap Penyerapan Tenaga

Kerja di Indonesia. Jurnal Ketenagakerjaan Indonesia, 12(3), 33-45.

[5] Sulistio, A. (2020). Branding dan Identitas Merek: Perspektif Teori dan Praktik.

Jurnal Komunikasi dan Bisnis, 11(2), 112-127.

[6] Yesidora, Y. (2022). Krisis Ekonomi di Indonesia: Tinjauan dari Tahun 1997

hingga 2016. Jurnal Sejarah Ekonomi Indonesia, 9(1), 67-89.

[7] P. T. Kurniati, “Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan

Gizi pada Wanita Usia Subur,” J. Altifani Penelit. dan Pengabdi. Kpd. Masy., vol.

1, no. 2, pp. 113–118, 2021, doi: 10.25008/altifani.v1i2.125.

[8] A. Salsabila et al., “Upaya Penurunan Stunting Melalui Peningkatan Pola Asuh

Ibu,” J. Pengabdi. Kesehat. Masy. Pengmaskesmas, vol. 1, no. 2, pp. 103–111,

2021.

[9] M. Masdianto and W. Annisa, “Identifikasi Kadar Boraks Pada Adonan Cireng

Sebelum Digoreng Dan Sesudah Digoreng Pada Pedagang Gorengan Di

Kecamatan Ciracas,” Anakes J. Ilm. Anal. Kesehat., vol. 5, no. 1, pp. 1–6, 2019,

doi: 10.37012/anakes.v5i1.325

10] M. W. Dolang, F. P. . Wattimena, E. Kiriwenno, S. Cahyawati, and S. Sillehu,

“Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Katuk terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas,”

JUMANTIK (Jurnal Ilm. Penelit. Kesehatan), vol. 6, no. 3, p. 256, 2021, doi:

10.30829/jumantik.v6i3.9570

[11] W. Widjaja, L. Muhamad Syahril, M. Sudi, and E. Hamidah, “Pelatihan

Strategi Komunikasi Pemasaran Online dalam Meningkatkan Brand

Awareness di UMKM,” SABAJAYA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 3, pp.

180–187, 2023, doi: 10.59561/sabajaya.v1i3.66.[12] M. K. Pertiwi and M. Martadi, “Perancangan Brand Identity Umkm Jamu Sabay,”

Desgrafia, vol. 1, no. 1, pp. 199–212, 2023

[13] D. Aulia, S. W. Putri, W. Y. Rochmah, D. N. Nugroho, M. F. Buana, and M. Z.

Amin, “Pelatihan Program Re-Branding, Brand Awareness dan Digitalisasi

Marketing pada UMKM PKK Kelurahan Sedati Gede,” Abdi Masy., vol. 5, no. 1,

p. 2609, 2023, doi: 10.58258/abdi.v5i1.4977

[14] M. Ahmad, V. Hadju, and I. F. Latiep, “Inovasi Makanan Biskuit Kacang Hijau

dan Daun Katuk Sebagai PMT Dalam Pencegahan Stunting,” vol. 7, pp. 1–12, 2024

[15] Z. Fadli et al., Manajemen Pemasaran Digital, no. 15018. 2016

[16]Y. Suherlan, E. W. Riptanti, and N. Widyamurti, ‘Pengembangan Desa Wisata

Batik Girilayu di Desa Girilayu Berbasis Local Wisdom Menuju Global

Market’, Warta LPM, vol. 26, no. 3, pp. 375–387, Jul. 2023, doi:

10.23917/warta.v26i3.1269

[17]I. K. B. M. Aryawan, P. D. Y. Utami, and S. Hatiningsih, ‘Penguatan Produk

Pangan Tradisional Serta Literasi Hukum Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari

Tunjung Mekar’, Warta LPM, vol. 25, no. 1, pp. 57–69, Jan. 2022, doi:

10.23917/warta.v25i1.598.

Downloads

Published

2024-12-16