Optimalisasi Re-Branding untuk Pengembangan Produk Umkm di Desa Gerdu Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.23917/abdimas.5295Abstract
Dalam era digital yang penuh persaingan, pemerintah lalu mengusahakan program digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memajukan kinerja mereka. Salah satu aspek penting dalam digitalisasi ini adalah pemanfaatan media sosial. Supaya media sosial efektif dalam memasarkan produk, UMKM perlu membangun citra merek yang positif di mata konsumen. Re-branding atau strategi branding dapat membantu dalam membangun citra merek yang kuat. Di Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, terdapat 89 pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha mereka. Untuk membantu mereka, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang strategi yang dapat menumbuhkan penjualan produk UMKM melalui teknik branding dan re-branding. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan focus-group-discussion dengan pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan kemampuan UMKM dengan strategi branding dan rebranding berjalan dengan baik. Tiga UMKM terpilih, yaitu UMKM Batik, UMKM Snack Kering, dan UMKM Olahan Singkong, telah berhasil mendapatkan branding baru di media sosial. Selain itu, pengetahuan pelaku UMKM tentang branding juga meningkat dari 73 menjadi 86.
Downloads
References
[1] Dewi, dkk. (2021). Definisi UMKM dan Peranannya dalam Perekonomian
Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 13(1), 45-58.
[2] Fauzi, U. I. (2021). Branding sebagai Strategi Meningkatkan Nilai Merek: Studi
Kasus pada UMKM. Jurnal Pemasaran Indonesia, 18(3), 120-135.
[3] Sampe, A., & Tahalele, G. (2023). Pentingnya Citra Merek dalam Meningkatkan
Penjualan Produk UMKM. Jurnal Manajemen Pemasaran, 22(2), 78-92.
[4] Sasongko, B. (2020). Data UMKM dan Kontribusi Terhadap Penyerapan Tenaga
Kerja di Indonesia. Jurnal Ketenagakerjaan Indonesia, 12(3), 33-45.
[5] Sulistio, A. (2020). Branding dan Identitas Merek: Perspektif Teori dan Praktik.
Jurnal Komunikasi dan Bisnis, 11(2), 112-127.
[6] Yesidora, Y. (2022). Krisis Ekonomi di Indonesia: Tinjauan dari Tahun 1997
hingga 2016. Jurnal Sejarah Ekonomi Indonesia, 9(1), 67-89.
[7] P. T. Kurniati, “Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan
Gizi pada Wanita Usia Subur,” J. Altifani Penelit. dan Pengabdi. Kpd. Masy., vol.
1, no. 2, pp. 113–118, 2021, doi: 10.25008/altifani.v1i2.125.
[8] A. Salsabila et al., “Upaya Penurunan Stunting Melalui Peningkatan Pola Asuh
Ibu,” J. Pengabdi. Kesehat. Masy. Pengmaskesmas, vol. 1, no. 2, pp. 103–111,
2021.
[9] M. Masdianto and W. Annisa, “Identifikasi Kadar Boraks Pada Adonan Cireng
Sebelum Digoreng Dan Sesudah Digoreng Pada Pedagang Gorengan Di
Kecamatan Ciracas,” Anakes J. Ilm. Anal. Kesehat., vol. 5, no. 1, pp. 1–6, 2019,
doi: 10.37012/anakes.v5i1.325
10] M. W. Dolang, F. P. . Wattimena, E. Kiriwenno, S. Cahyawati, and S. Sillehu,
“Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Katuk terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas,”
JUMANTIK (Jurnal Ilm. Penelit. Kesehatan), vol. 6, no. 3, p. 256, 2021, doi:
10.30829/jumantik.v6i3.9570
[11] W. Widjaja, L. Muhamad Syahril, M. Sudi, and E. Hamidah, “Pelatihan
Strategi Komunikasi Pemasaran Online dalam Meningkatkan Brand
Awareness di UMKM,” SABAJAYA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 3, pp.
180–187, 2023, doi: 10.59561/sabajaya.v1i3.66.[12] M. K. Pertiwi and M. Martadi, “Perancangan Brand Identity Umkm Jamu Sabay,”
Desgrafia, vol. 1, no. 1, pp. 199–212, 2023
[13] D. Aulia, S. W. Putri, W. Y. Rochmah, D. N. Nugroho, M. F. Buana, and M. Z.
Amin, “Pelatihan Program Re-Branding, Brand Awareness dan Digitalisasi
Marketing pada UMKM PKK Kelurahan Sedati Gede,” Abdi Masy., vol. 5, no. 1,
p. 2609, 2023, doi: 10.58258/abdi.v5i1.4977
[14] M. Ahmad, V. Hadju, and I. F. Latiep, “Inovasi Makanan Biskuit Kacang Hijau
dan Daun Katuk Sebagai PMT Dalam Pencegahan Stunting,” vol. 7, pp. 1–12, 2024
[15] Z. Fadli et al., Manajemen Pemasaran Digital, no. 15018. 2016
[16]Y. Suherlan, E. W. Riptanti, and N. Widyamurti, ‘Pengembangan Desa Wisata
Batik Girilayu di Desa Girilayu Berbasis Local Wisdom Menuju Global
Market’, Warta LPM, vol. 26, no. 3, pp. 375–387, Jul. 2023, doi:
10.23917/warta.v26i3.1269
[17]I. K. B. M. Aryawan, P. D. Y. Utami, and S. Hatiningsih, ‘Penguatan Produk
Pangan Tradisional Serta Literasi Hukum Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari
Tunjung Mekar’, Warta LPM, vol. 25, no. 1, pp. 57–69, Jan. 2022, doi:
10.23917/warta.v25i1.598.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Raden Danang Aryo Putro Satriyono, Rachmad Dewara Oktano Nugroho Wasito, Mona Reza, Syifa Azkia Nurrahma, Mulio Wibowo, Mariana Ulfa, Wa Ode Intan Yulia Marsabilla, Sundari Yupita Sari, W Wahyudin, Dinni Darjati Sukma Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.