Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas
<p>Proceeding Title: <strong>Prosiding Webinar Pengabdian Masyarakat</strong><br />Organizer: Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta<br />ISSN (Online): <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20221007081018603" target="_blank" rel="noopener">2963-3893</a></p> <p><a href="http://abdimas.ums.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Webinar Abdimas</a> merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran pengabdian kepada masyarakat.</p>Universitas Muhammadiyah Surakartaen-USProsiding Webinar Pengabdian Masyarakat2963-3893Peran Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan Bergizi dalam Pencegahan Stunting di Desa Tegalmade
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5185
<p>Indonesia saat ini menghadapi masalah gizi yang kompleks, khususnya stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Stunting adalah kondisi di mana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang kurang jika dibandingkan dengan anak seusianya, yang biasanya mulai terbentuk sejak janin hingga usia dua tahun. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya akses makanan bergizi dan air bersih. Pemerintah telah berupaya menurunkan prevalensi stunting dengan target 14% pada tahun 2024 melalui berbagai program sosialisasi dan bantuan. Dalam mendukung program pemerintah, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tegalmade berfokus pada sosialisasi stunting dan pemberian makanan tambahan bergizi untuk balita di daerah rawan stunting. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai stunting dan pentingnya gizi seimbang, serta memberikan keterampilan dalam pengolahan makanan bergizi seperti puding daun kelor, puding jagung, dan susu kedelai. Penelitian lain menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi terkait stunting efektif meningkatkan pemahaman masyarakat, namun metode dan target penerima manfaat masih perlu disesuaikan untuk mencapai hasil optimal.</p>Dewi Novita SariAlfa Rafi GigaIlham MuttaqinDivya AuliaSyaharani KurniaAzlia TazkiyatunNur AisyiyahAndjali FadillaFitriana Ardiansah
Copyright (c) 2025 Dewi Novita Sari, Alfa Rafi Giga, Ilham Muttaqin, Divya Aulia, Syaharani Kurnia, Azlia Tazkiyatun, Nur Aisyiyah, Andjali Fadilla, Fitriana Ardiansah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5185Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh, dan Sanitasi di Desa Ngemplak
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5201
<p>Stunting, juga dikenal sebagai stunting pendek, adalah gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi yang berkelanjutan, terutama selama 1.000 hari pertama balita menjalani kehidupan. Faktor langsung salah satunya yang menyebabkan stunting adalah asupan gizi yang tidak seimbang. Diharapkan stunting akan dihindari dengan memenuhi kebutuhan terkait gizi anak serta mengadopsi gaya hidup sehat dan bersih. Terkait pencegahan stunting yang dilakukan melalui upaya pemberian makanan tambahan dan sosialisasi pencegahan stunting yang diberikan untuk orang tua adalah tujuan dari artikel ini. Hasil yang didapat dari program yang kami terapkan di Posyandu Bulan, Gemawang, dan Sapitan di desa Ngemplak menunjukkan bahwa kader serta orang tua menyadari bahwa makanan bergizi itu penting dan pengetahuan tentang stunting.</p>Fachri ArdikaYudhistira AdrianArwaini MadenaSativa OryzaAmanda AlfinaFebri VionaAndiniyah SuciBagas MuhammadWahyuni EkaRose Adisty
Copyright (c) 2025 Fachri Ardika, Yudhistira Adrian, Arwaini Madena, Sativa Oryza, Amanda Alfina, Febri Viona, Andiniyah Suci, Bagas Muhammad, Wahyuni Eka, Rose Adisty
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5201Pendampingan Pembuatan Jamu Instan Serbuk Jahe dan Pemasaran bagi UMKM di Desa Sambirejo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5217
<p>Potensi pengembangan tanaman obat di Daerah Karanganyar sangat besar, karena daerah ini terkenal sebagai sentra tanaman obat seperti jahe, salah satu Desa di Kabupaten Karanganyar yaitu Desa Sambirejo produksi jahe mencapai 90.750 kg. Jamu, yang berbentuk serbuk dan dikemas dalam botol plastik yang berdiri, adalah salah satu produk UMKM yang dibuat oleh penduduk Dusun Ngerayung. Tampilan label sangat sederhana yaitu berisi nama dan khasiat jamu. Label yang tidak menarik dapat membuat pelanggan tidak percaya, yang berdampak pada proses penjualan. Jahe yang mempunyai khasiat sebagai penghangat tubuh, system pertahanan tubuh. Manfaat dari pendampingan ini telah memberikan banyak manfaat bagi ibu-ibu UMKM di Desa Sambirejo. Diantaranya adalah peningkatan keterampilan teknis, peningkatan kualitas produk, dan perluasan pasar.</p>Zahra Anung Zulfah SantosoPermata Mayang Salma PradhiptaAdiesti Rahma ArdaniaWulan AprillaLulu Latifah KhoirunnisaChaidar Azmi AmirullahGalih Arga SaputraMuhammad Ergi Divan RamadhanSri Titi Dewi UtamiMuhammad Halim Mimun
Copyright (c) 2025 Zahra Anung Zulfah Santoso, Permata Mayang Salma Pradhipta, Adiesti Rahma Ardania, Wulan Aprilla, Lulu Latifah Khoirunnisa, Chaidar Azmi Amirullah, Galih Arga Saputra, Muhammad Ergi Divan Ramadhan, Sri Titi Dewi Utami, Muhammad Halim Mimun
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5217Strategi Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengaktifan Posyandu Remaja di Desa Nglegok: Studi Kasus Kualitatif
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5233
<p>Masa remaja adalah fase peralihan dari anak-anak menuju dewasa, di mana tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat . Dalam fase ini, terjadi perubahan fisik yang signifikan seperti pertumbuhan tinggi badan dan perkembangan otot. Proses ini didorong oleh perubahan hormonal, yang mempengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi pemberdayaan masyarakat dalam mengaktifkan Posyandu Remaja di Desa Nglegok. Posyandu remaja di desa ini belum terlaksana, meskipun organisasi pemuda Desa Nglegok sangat aktif dan didominasi oleh remaja usia produktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami dan mendeskripsikan strategi pemberdayaan masyarakat. Sampel penelitian inni terdiri dari kepala desa, kader posyandu, remaja, dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat, sangat efektif dalam mengaktifkan Posyandu Remaja. Partisipasi aktif remaja dan dukungan masyarakat juga berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan pengaktifan posyandu. Revitalisasi posyandu remaja memerlukan keterlibatan dan pemberdayaan berbagai pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaannya.</p>Tri Nur WahyudiFadhlan Dabith FathoniYulia IsnainiTizzy Fitriah AlwiSabilla Ratu CetrinAri Putra PratamaTsabita Haya DitaAdrian SugihartantoNurmelidia LarasatiKurnia Duwi Anggi Meilasari
Copyright (c) 2025 Tri Nur Wahyudi, Fadhlan Dabith Fathoni, Yulia Isnaini, Tizzy Fitriah Alwi, Sabilla Ratu Cetrin, Ari Putra Pratama, Tsabita Haya Dita, Adrian Sugihartanto, Nurmelidia Larasati, Kurnia Duwi Anggi Meilasari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5233Meningkatkan Brand Awareness untuk UMKM dan Inovasi Cireng Daun Katuk Pencegah Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5251
<p>Pengabdian masyarakat di Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, berfokus pada dua permasalahan utama: pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pencegahan stunting. Desa ini memiliki potensi lokal yang besar, namun UMKM masih mengalami kendala dalam pemasaran dan inovasi produk. Di sisi lain, meskipun angka stunting di desa ini sudah rendah, upaya pencegahan tetap harus dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan brand awareness UMKM lokal melalui pelatihan pemasaran digital dan inovasi produk, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang untuk mencegah stunting. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kepada ibu-ibu PKK terkait stunting dan pendampingan pelaku UMKM dalam branding dan pemasaran digital. Salah satu inovasi yang dihasilkan adalah produk cireng daun katuk dan daun kelor, yang diharapkan tidak hanya memperbaiki gizi ibu menyusui tetapi juga menjadi produk unggulan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan stunting penerbitan brand awareness juga tercapai dengan pembuatan logo, kemasan, maupun banner. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat desa dan menurunkan prevalensi stunting, mendukung visi Indonesia Emas 2045.</p>Cournicova Afiffah SyailendraS SugandiSalsa BilaNayzalikha Dzakira HauraMilna RahayuniantiLisa TrisnawatiKharisma SaprillaFadly Satyuddin MaulanaA AprizalAnnur Indra Kusumawardani
Copyright (c) 2025 Cournicova Afiffah Syailendra, S Sugandi, Salsa Bila, Nayzalikha Dzakira Haura, Milna Rahayunianti, Lisa Trisnawati, Kharisma Saprilla, Fadly Satyuddin Maulana, A Aprizal, Annur Indra Kusumawardani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5251Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Pencegahan Stunting, serta Revitalisasi Pendidikan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5281
<p>Upaya dalam memberdayakan UMKM sangat penting untuk menyegerakan pembangunan perekonomian daerah serta pusat dan meningkatkan kompetisi produk UMKM. Adanya inovasi produk obat kumur dari tanaman cengkeh dapat dijadikan sebagai jembatan pemberdayaan UMKM bagi masyarakat setempat dengan memanfaatkan salah satu hasil bumi yang ada. Stunting yaitu keadaan yang cri-cirinya yaitu tinggi badan yang kurang pada anak jika diperbandingkan terhadap anak-anak seumurannya. Peristiwa stunting terhadap anak dapat disebabkan beragam faktor, salah satunya adalah anemia yang terjadi di usia remaja perempuan. Rematri yang mengalami anemia saat sedang hamil memiliki risiko melahirkan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) serta Stunting. Pengonsumsian Tablet Tambah Darah (TTD) terhadap remaja putri adalah sebuah tanda keberhasilan dalam menuntaskan persoalan anemia. Salah satu masalah utama dalam kualitas pendidikan di Desa Wonokeling adalah metode pengajaran yang masih menggunakan pembelajaran yang monoton dan kurang interaktif sehingga membuat anak-anak kehilangan minat dan motivasi untuk belajar. Dengan pengadaan sosialisasi serta pelatihan yang berbentuk pembelajaran mengenai metode belajar bahasa Inggris secara mudah dapat membuat pelajar terdorong untuk belajar serta berminat belajar bahasa Inggris dengan cara belajar secara menyenangkan. Metode : Metode pelaksanaan program ini adalah penyuluhan pentingnya tablet penambah darah pada remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting sejaka dini, demo pembuatan produk obat kumur dari daun cengkeh, dan FGD. Hasil : Dalam pemberdayaan UMKM melalui pelatihan praktis yang dilakukan, masyarakat kini memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengolahan daun cengkeh menjadi larutan obat kumur yang mengandung antimikroba, yang bermanfaat dalam mengurangi plak pada gigi. Revitalisasi pendidikan dengan metode pengajaran yang menyenangkan dan interaktif melalui kegiatan tanya jawab, ice breaking, serta pemberian apresiasi bagi siswa yang aktif, terbukti optimal untuk membuat keadaan belajar yang terkondisikan serta menarik. Pembagian booklet dan tablet Tambah Darah (TTD) memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi anemia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan zat besi yang diharapkan dapat membawa perubahan serta ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting sehingga dapat membantu tercapainya penurunan angka stunting di indonesia. Kesimpulan : Ke 3 program diatas memiliki solusi permasalahan yang beragam serta melalui cara yang beragam. Setiap metode yang dilakukan terbukti berhasil untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada.</p>Muhammad KusbanAli Zidane ShafwanBella Putri AryaniMia Ismi IndriatiMuhammad Yusril MahendraRhapsody B JazzirayRizki Nur AzizahSiti Fahratul IkrimahSiti YusmawatiSri Hera Wati
Copyright (c) 2025 Muhammad Kusban, Ali Zidane Shafwan, Bella Putri Aryani, Mia Ismi Indriati, Muhammad Yusril Mahendra, Rhapsody B Jazziray, Rizki Nur Azizah, Siti Fahratul Ikrimah, Siti Yusmawati, Sri Hera Wati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5281Transformasi Desa Jetis: Inovasi dalam Penanganan Stunting dan Pendampingan UMKM melalui Kolaborasi Masyarakat
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5192
<p>Penanganan stunting dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan dua aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Jetis. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, dapat diatasi melalui pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Tablet Tambah Darah (TTD). Di sisi lain, peningkatan UMKM melalui digitalisasi dan sertifikasi halal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Jetis. Artikel ini mengkaji implementasi program PMT dan TTD sebagai upaya penanganan stunting di Desa Jetis. Selain itu, dibahas pula strategi peningkatan UMKM melalui digitalisasi dan sertifikasi halal. Digitalisasi memungkinkan UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi operasional, sementara sertifikasi halal membuka peluang pasar yang lebih luas, terutama di kalangan konsumen Muslim. Metode penelitian ini dilakukan secara kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tenaga kesehatan, kader posyandu, peserta posyandu, dan pengusaha UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi gizi melalui PMT dan TTD efektif dalam menurunkan angka stunting. Sementara itu, digitalisasi dan sertifikasi halal terbukti meningkatkan daya saing dan pendapatan UMKM. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan demikian, sinergi antara penanganan stunting dan pemberdayaan UMKM dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Jetis.</p>Rio SaputraDwi Nafita SariSusanti Alfitri AnissaIliana DewintaM MildayaniNeri Rahma DiniRahma Ayu NoviantiOpi TarmiziTitis Setyabudi
Copyright (c) 2025 Rio Saputra, Dwi Nafita Sari, Susanti Alfitri Anissa, Iliana Dewinta, M Mildayani, Neri Rahma Dini, Rahma Ayu Novianti, Opi Tarmizi, Titis i Setyabud
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5192Sosialisasi Pencegahan Stunting dengan Inovasi Gummy Bayam sebagai Alternatif Kreatif untuk Penuhi Gizi Anak
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5208
<p>Di Indonesia, stunting merupakan masalah kesehatan serius yang diakibatkan oleh gizi yang tidak memadai, sanitasi buruk, dan akses makanan bergizi yang terbatas. Salah satu inovasi untuk mencegah stunting adalah "Gummy Spinach," permen gummy yang dibuat dari bayam (Amaranthus sp.), vitamin A, C, E, B kompleks, zat besi, asam folat ialah sumber dari sayuran dan mineral yang berguna untuk mendukung pertumbuhan anak. Program ini dilaksanakan melalui sosialisasi kepada kader posyandu di Desa Paluhombo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo yang melibatkan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan gummy bayam. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang stunting dan pengolahan bayam menjadi produk yang lebih menarik bagi anak-anak. Gummy bayam diterima dengan baik oleh anak-anak yang sulit makan sayur, terbukti dari 11 dari 15 anak menyatakan sangat suka. Inovasi ini berpotensi menjadi alternatif kreatif dalam pencegahan stunting dan pemenuhan gizi anak.</p>Rama PaundryakarnaNur Adila SyahidLia PuspitasariYunus FebriantoLuthfia Nabilla AzzahrohMohammad Ridwan Malik BatubaraKartika Ayu OktavianaMaria UlfaRenti Putri Siti Hadiyati Nur Hafida
Copyright (c) 2025 Rama Paundryakarna, Nur Adila Syahid, Lia Puspitasari, Yunus Febrianto, Luthfia Nabilla Azzahroh, Mohammad Ridwan Malik Batubara, Kartika Ayu Oktaviana, Maria Ulfa, Renti Putri , Siti Hadiyati Nur Hafida
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5208Pemanfaatan Daun Singkong (Manihot Utilissima) sebagai Inovasi Olahan Cookies di Desa Jatiroyo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5224
<p>Desa Jatiroyo memiliki potensi ekonomi dari pertanian, terutama padi dan singkong. Singkong (Manihot utilissima) sebagai makanan pokok juga memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai produk kreatif. kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan daun singkong (Manihot utilissima) sebagai inovasi pangan dalam bentuk cookies di Desa Jatiroyo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi daun singkong yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal. Program ini dilaksanakan oleh tim KKNMAs dengan sasaran ibu-ibu PKK di desa setempat. Melalui sosialisasi, peserta diperkenalkan dengan manfaat gizi daun singkong dan diajarkan teknik pengolahannya menjadi cookies yang bergizi dan bernilai jual. Hasilnya, inovasi ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta serta membuka peluang ekonomi baru di desa. Selain itu, pengolahan daun singkong menjadi cookies juga berkontribusi dalam mengurangi limbah pertanian dan menyediakan alternatif makanan sehat bagi masyarakat. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi komunitas lain dalam memanfaatkan bahan pangan lokal dan mendukung keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.</p>Muh. Nur Rochim MaksumRiyan EfendiNur Laeli AmeliaT TasyaNadia Widi OktavianiAstri A nnisa SitorusMaulidya Rahmadika RahimAtika SyafitriMuh. Anugrah Akbar
Copyright (c) 2025 Muh. Nur Rochim Maksum, Riyan Efendi, Nur Laeli Amelia, T Tasya, Nadia Widi Oktaviani, Astri A nnisa Sitorus, Maulidya Rahmadika Rahim, Atika Syafitri, Muh. Anugrah Akbar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5224Meningkatkan Keterampilan Wirausaha Desa Melalui Sosialisai UMKM: Pembuatan Bola-Bola Ubi di Desa Jatisawit, Jatiyoso, Karanganyar
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5242
<p>Banyaknya masyarakat yang merantau menjadi salah satu dari sekian permasalahan yang ada pada masyarakat desa Jatisawit, kecamatan Jatiyoso, kabupaten Karanganyar. Karena masalah ini desa Jatisawit menjadi desa yang kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang bisa memaksimalkan potensi yang ada didalamnya. Hal ini membuat pelaku UMKM yang ada di desa Jatisawit berada pada angka yang rendah. Maka, kami membuat salah satu program sosialisasi yang berkaitan dengan peningkatan potensi dan peluang kerja di desa Jatisawit, sehingga mata pencaharian utama masyarakat tidak hanya bergantung dengan melakukan perantauan melainkan juga melalui hal lainnya seperti usaha atau bisnis, contohnya dengan ber-UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Sosialisasi ini bertujuan untuk membantu meningkatkan potensi dan peluang kerja masyarakat Desa Jatisawit. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Sosialisasi. Dengan program kerja ini diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah pelaku UMKM dan memberikan peluang besar bagi warga tanpa harus merantau, masyarakat menjadi termotivasi, membuat ide-ide baru, dan peluang kerja dengan cara menjadi pelaku UMKM. Hasil yang didapat adalah program kerja ini menginspirasi masyarakat yang belum menjadi pelaku UMKM untuk menjadi pelaku, dan membantu UMKM yang sudah ada menjadi lebih modern dalam inovasi kemasan.</p>Devvi NatashaAhmad Baihaqi EsaputraShalma Noor FatmadivinaNaily Istitho’ahLu’luatul HasanahNaifa Sahda Dermawan
Copyright (c) 2025 Devvi Natasha, Ahmad Baihaqi Esaputra, Shalma Noor Fatmadivina, Naily Istitho’ah, Lu’luatul Hasanah, Naifa Sahda Dermawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5242Pemanfaatan TOGA sebagai Anti Stunting dalam Upaya Peningkatan UMKM Lokal di Desa Petung
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5272
<p>Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dilakukan di Desa Petung sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM berbasis produk herbal. Ibu-ibu PKK menjadi peserta utama dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan demonstrasi langsung yang mencakup sosialisasi serta demonstrasi pemanfaatan dan pengolahan TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat TOGA, kemampuan praktis dalam pemanfaatan dan pengolahan TOGA, serta minat yang kuat untuk mengembangkan UMKM berbasis herbal. Kesimpulannya, pemanfaatan TOGA terbukti efektif dalam mendukung pencegahan stunting dan membuka peluang ekonomi lokal.</p>Mohammad Chairil AsmawanNaelaz Zukhruf Wakhidatul KiromahM MuliadiSri Lestari HandayaniJefree FahanaST RahmatullahYudi Yunika PutraRizqina MaulidaPuput Ayu Yuliana NgkunoMuthiatunni’mah F MasdaNovinka Rizki RahmawatiAderisna RohaliBimo SatrioDimaz SaputraKidung ApriliaK Khoizuronnah
Copyright (c) 2025 Mohammad Chairil Asmawan, Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah, M Muliadi, Sri Lestari Handayani, Jefree Fahana, ST Rahmatullah, Yudi Yunika Putra, Rizqina Maulida, Puput Ayu Yuliana Ngkuno, Muthiatunni’mah F Masda, Novinka Rizki Rahmawati, Aderisna Rohali, Bimo Satrio, Dimaz Saputra, Kidung Aprilia, K Khoizuronnah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5272Pemanfaatan Kunyit Putih sebagai Terapi Pendukung Pengobatan Diabetes di Desa Laban
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5291
<p>Curcuma zedoaria rosc, atau kunyit putih, merupakan tanaman herbal obat yang secara tradisional dimanfaatkan untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk diabetes. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan kunyit putih sebagai terapi tambahan dalam pengobatan diabetes di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang diaplikasikan dalam kegiatan ini meliputi edukasi, pelatihan, dan demonstrasi kepada 20 orang peserta yang sebagian besar merupakan penderita diabetes dan tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Pelatihan tersebut meliputi penjelasan tentang kandungan bahan aktif dalam kunyit putih, yaitu; Kurkuminoid, yang dapat bertindak sebagai antioksidan dan agen anti - inflamasi, dan juga memiliki mekanisme kerja untuk mengembangkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa darah. Pelatihannya meliputi persiapan bubuk kunyit putih dari rimpang segar dan mencampurnya dengan jeruk nipis dan madu. Kombinasi ini membuat kunyit putih lebih enak dan meningkatkan efek terapeutiknya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peran serta aktif masyarakat, dengan semua peserta memahami materi yang disampaikan dan beberapa menyatakan minat untuk mencoba sediaan tersebut sebagai pengobatan pendukung. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat kunyit putih sebagai pengobatan alternatif diabetes. Namun, pengobatan dengan kunyit putih harus dipantau oleh profesional kesehatan karena kemungkinan interaksi dengan obat antidiabetik yang dikonsumsi. Diharapkan kombinasi pengobatan herbal dan pengobatan medis konvensional akan membuahkan hasil yang lebih baik dalam pengobatan diabetes.</p>Ahmad Daffa Akhmalull AzizAlfina DamayantiAzida Ahya FatihaDina Hera HerlinaFawnia Clarissa WardanaMohammad Ikhsanuddin NafiNoorhana Itsnaini SjahidNovia Nurafni KrisyantiNur Safa’atunYulianto Bambang Setyadi
Copyright (c) 2025 Ahmad Daffa Akhmalull Aziz, Alfina Damayanti, Azida Ahya Fatiha, Dina Hera Herlina, Fawnia Clarissa Wardana, Mohammad Ikhsanuddin Nafi, Noorhana Itsnaini Sjahid, Novia Nurafni Krisyanti, Nur Safa’atun, Yulianto Bambang Setyadi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5291Program Zero Stunting melalui Optimalisasi Penglolaan Daun Kelor di Desa Sraten Jawa Tengah
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5183
<p>Stunting adalah masalah gizi kronis yang di sebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang cukup lama sehingga berdampak pada pertumbuhan anak. Fenomena balita Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang dialami lebih dari setengah balita Stunting di dunia. untuk Indonesia sendiri, populasi balita Stunting menduduki angka 29,6%. Sementara itu, salah satu sumber makanan yang dapat menjadi alternatif pencegahan dan penekanan angka Stunting adalah daun kelor. Daun kelor (Moringa Oleifera) merupakan sumber makanan yang dikenal memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber makanan lainnya sehingga di percaya dapat mengatasi atau menekan angka Stunting di Indonesia. Program Zero Stunting ini bertujuan untuk menurunkan dan atau menekan angka Stunting di Desa Sraten melalui optimalisasi pemanfaat Daun Kelor sebagai sumber gizi lokal yang dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat Desa Sraten. Metode yang digunakan dalam dalam program ini mencakup edukasi kepada masyarakat tentang manfaat Daun Kelor, pelatihan pengolahan Daun Kelor menjadi berbagai macam produk olahan yang dapat di konsumsi oleh semua kalangan, serta mendistribusikan hasil olahan produk kepada balita terdampak Stunting. Dalam kegiatan ini, keterlibatan pihak pemangku kepentingan seperti pemerintah Desa Sraten, tenaga kesahatan dan kader posyandu menjadi pendukung yang memberikan dampak yang sangat besar bagi keberhasilan kegiatan ini. Hasil dari program ini menunjukan pengetahuan ibu hamil, orang tua yang memiliki anak terdampak Stunting tentang pentingnya gizi dan pengolahan Daun Kelor meningkat. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa optimalisasi pengelolaan Daun Kelor dapat menjadi srategi yang sangat efisien untuk menekan pertumbuhan dan kenaikan angka Stunting. Program ini juga menunjukan peran dan keterlibatan pihak desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam sebagai sumber alternatif pemecahan masalah kesehatan.</p>Nabila AzzahrahM MujiyatiMuhammad Amar Hanif Taqiyyah Nurul ‘AzzahIntan AzalyFannysha SeptianiNajib Haidi LutfillahHani Pritananda AnisasiwiLorenza Jufri
Copyright (c) 2025 Nabila Azzahrah, M Mujiyati, Muhammad Amar Hanif , Taqiyyah Nurul ‘Azzah, Intan Azaly, Fannysha Septiani, Najib Haidi Lutfillah, Hani Pritananda Anisasiwi, Lorenza Jufri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5183Kontribusi Peserta KKN MAs Kelompok 121 dalam Peningkatan Legalitas Usaha Mikro melalui Pembuatan Nomor Induk Berusaha di Desa Gondangmanis
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5199
<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gondangmanis menghadapi berbagai tantangan yang menghambat perkembangan mereka. Salah satu masalah utama adalah kesulitan dalam mempromosikan produk. Banyak pelaku usaha yang belum paham strategi pemasaran digital yang efektif, sehingga jangkauan pasar mereka terbatas. Selain itu, proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) juga menjadi salah satu kendala yang signifikan. Banyak pelaku usaha yang enggan mengurus NIB karena kurangnya pemahaman tentang manfaatnya dan kekhawatiran terkait pajak. Padahal NIB penting untuk legalitas usaha dan akses ke berbagai program bantuan pemerintah Masalah lain yang dihadapi adalah keterbatasan akses terhadap modal dan pelatihan. Banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki cukup modal untuk mengembangkan usaha mereka. Selain itu, kurangnya pelatihan dan pendampingan membuat mereka kesulitan dalam mengelola bisnis secara efektif. Tim KKN MAs kelompok 121 berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan pelatihan dan pendampingan kepda pelaku UMKM di Desa Gondangmanis. Program ini mencakup pelatihan pemasaran digital, bantuan dalam proses pembuatan NIB, serta akses ke sumber daya dan modal.Dengan adanya program ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Gondangmanis dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing mereka. Peningkatan pemahaman tentang pemasaran digital akan membantu mereka menjangkau pasar yang lebih luas, sementara legalitas usaha melalui NIB akan membuka akses ke berbagai program bantuan pemerintah. Selain itu, dukungan modal dan pelatihan akan membantu mereka mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan UMKM di daerah lain.kegiatan dilakukan (metode), hasil, dan ditutup dengan pernyataan singkat kesimpulan.</p>Muhammad RahmatIzudin HamidDevi Indah LatifaAlfido AkbarSri Rossa Aisyah Puteri BaharieKanita Putri RamanditaKartika ListariVivi Astriani
Copyright (c) 2025 Muhammad Rahmat, Izudin Hamid, Devi Indah Latifa, Alfido Akbar, Sri Rossa Aisyah Puteri Baharie, Kanita Putri Ramandita, Kartika Listari, Vivi Astriani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5199Pempek Berbahan Singkong sebagai Produk Sehat Unggulan di Desa Genengsari, Polokarto, Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5215
<p>Desa Genengsari, yang terletak di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, memiliki sumber daya alam yang melimpah, salah satunya adalah singkong. Namun, potensi sumber daya alam ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, sehingga diperlukan upaya bimbingan dan pendampingan guna meningkatkan pemanfaatan singkong secara optimal. Program pengembangan potensi desa ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi singkong melalui inovasi produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi kepada masyarakat serta pelatihan praktis dalam inovasi produk olahan singkong. Dalam kegiatan KKNMas 2024 Kelompok 74 ini, singkong diolah menjadi pempek singkong, makanan ringan yang tidak hanya enak dan sehat, tetapi juga memiliki prospek pasar yang menjanjikan. Pemilihan pempek singkong sebagai produk utama didasarkan pada hasil kajian preferensi konsumen lokal yang menunjukkan minat terhadap makanan olahan berbahan dasar singkong, namun dengan inovasi cita rasa yang unik. Setelah pelaksanaan program, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya singkong, sebagai bahan baku untuk produk bernilai jual tinggi. Selain itu, keberhasilan program ini juga tercermin dari adanya diversifikasi produk berbasis singkong yang lebih kreatif dan inovatif. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan sebesar 30% dalam pendapatan masyarakat yang terlibat. Hasil ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis inovasi produk dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui optimalisasi sumber daya alam lokal.</p>Anggraini Putri RahmawatiEfandy MulyansyaG GunawanKayla Atha Shabrina PandanwangiLatifatun NafisaRifan Arbi RaestianSiti NurkholisaSyadza ZahraWenny ArtiantaHerry Purnama
Copyright (c) 2025 Anggraini Putri Rahmawati, Efandy Mulyansya, G Gunawan, Kayla Atha Shabrina Pandanwangi, Latifatun Nafisa, Rifan Arbi Raestian, Siti Nurkholisa, Syadza Zahra, Wenny Artianta, Herry Purnama
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5215Upaya Penurunan Angka Stunting melalui Edukasi Ibu Bayi dalam Pemberian Makanan Tambahan di Desa Tempel Gatak Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5231
<p>Stunting di desa Tempel masih menjadi permasalahan kesehatan pada bayi. Masalah gizi merupakan salah satu faktor Stunting di desa Tempel. Angka Stunting di desa Tempel berkisar 16 orang yang tersebar di setiap dukuh. Stunting mendapat perhatian lebih dari bidan desa, karena memengaruhi kehidupan anak sampai mereka dewasa, terutama meningkatkan kemungkinan gangguan perkembangan fisik dan kognitif jika tidak ditangani segera. Berdasarkan informasi, angka Stunting tersebut sangat tinggi, karena pemerintah kabupaten Sukoharjo memiliki target angka Stunting 0%. Maka dalam hal ini, bidan desa Tempel bersama kader-kader posyandu berupaya dalam penanganan dan pencegahan Stunting. Pelatihan dan Penyuluhan tentang Stunting oleh kelompok KKN Mas desa Tempel terhadap ibu bayi dengan didampingi oleh bidan desa dan kader posyandu, merupakan salah satu penanganan dan pencegahan Stunting, selain itu dilakukan juga pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada bayi. Dengan adanya penangan dan pencegahan tersebut, merupakan upaya dalam terwujudnya desa Tempel bebas Stunting di 2025.</p>Muhammad Prihandoko Nur DirgantaraFauzan AzhimHardianto Dwi PrasetyoHafizhah NoviantiAsya NurfadilahDyah Ayu IstiqomahRosa Inayah PaujiahMauly Mifatahul JannahMarsela Nayla Tabita
Copyright (c) 2025 Muhammad Prihandoko Nur Dirgantara, Fauzan Azhim, Hardianto Dwi Prasetyo, Hafizhah Novianti, Asya Nurfadilah, Dyah Ayu Istiqomah, Rosa Inayah Paujiah, Mauly Mifatahul Jannah, Marsela Nayla Tabita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5231Sosialisasi Pencegahan Stunting untuk Balita dan Demonstrasi Pemberian Makanan Tambahan(PMT) di Desa Girilayu
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5249
<p>Stunting adalah keadaan dimana gangguan tumbuh kembang anak saat ini di bawah 5 tahun.Kondisi ini disebabkan karena kurangnya gizi yang diserap oleh anak tersebut.Stunting merupakan permasalahan yang harus di tuntaskan.Di Indonesia sendiri angka stunting masih tergolong tinggi dengan persentase 21,6 % sesuai dengan survey SGGI tahun 2022.Anak yang terkena stunting di kaitkan dengan mudahnya terkena penyakit menular dan tidak menular.Dari indikasi diatas maka mahasiswa KKN Mas 2024 kelompok 133 Desa Girilayu melakukan program sosialisasi pencegahan stunting dan demonstrasi pembuatan makanan tambahan untuk balita berupa bakso sapi dan adanya rencana tinda lanjut berupa pemberian telur pada balita yang terkena stunting dengan program “ 1 hari 1 telur”.</p>Rofika InayatiWahyu NurdiantoDora SilvianaNike WidiaDhea Nazwa NatasaTegar Khoirul AdamDwi AndariRiskha Khasna Mifthahul JannahMuhammad Zidan AlfariziYudi Wahyu Wibowo
Copyright (c) 2025 Rofika Inayati, Wahyu Nurdianto, Dora Silviana, Nike Widia, Dhea Nazwa Natasa, Tegar Khoirul Adam, Dwi Andari, Riskha Khasna Mifthahul Jannah, Muhammad Zidan Alfarizi, Yudi Wahyu Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5249Inovasi Pangan Sehat : Puding Daun Kelor sebagai Pencegahan Stunting pada Balita.
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5279
<p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi dan mencegah stunting melalui pemberian makanan tambahan (PMT) puding daun kelor di Desa Demakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi melalui penyuluhan dan pemberian PMT puding daun kelor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu tentang gizi dan manfaat daun kelor setelah mengikuti program. Selain itu, puding daun kelor diterima dengan baik oleh balita. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan memberikan alternatif PMT yang bergizi dan disukai anak. Penelitian ini merekomendasikan perluasan program serupa di desa lain untuk menurunkan angka stunting.</p>Nilna Saada TinaDelfira TsabitaWikrama WardhanaSilvia NovitaWildan MaulanaEris Amelia PutriAulia Eka PriyantiAbel ZumaDeswara Cintana
Copyright (c) 2025 Nilna Saada Tina, Delfira Tsabita, Wikrama Wardhana, Silvia Novita, Wildan Maulana, Eris Amelia Putri, Aulia Eka Priyanti, Abel Zuma, Deswara Cintana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5279Sinergi Masyarakat dan Mahasiswa KKN MAs dalam Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi di Desa Kwangsan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5190
<p>Stunting merupakan masalah kesehatan mengenai gizi kronis yang terus terjadi dan memberiakan pengaruh pada lingkup masyarkat di seluruh dunia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan tentang bahaya stunting dan cara mencegah stunting pada orang tua yang ada di Desa Kwangsan. Pengabdian ini ditujukan untuk menambah wawasan melalui sosialisasi tentang bahaya dan cara mencegah stunting melalui penyuluhan kepada masyarakat dan mahasiswa KKN MAs. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menambah wawasan masyarakat tentang bahaya dan pencegahan stunting melalui penyuluhan. Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil yaitu meningkatkan dan menambah pengetahuan orang tua tentang bahaya dan pencegahan stunting.</p>N NurfiaDiyah Purwa SariLucky PrashitoSalsabila Nurma HaibahSiti Masita IbrahimMuhammad KhadafiMuhammad Umar BahusinYahien Putri Noer JannahN NuryantiMirzam Arqy Ahmadi
Copyright (c) 2025 N Nurfia, Diyah Purwa Sari, Lucky Prashito, Salsabila Nurma Haibah, Siti Masita Ibrahim, Muh. Khadafi, Muhammad Umar Bahusin, Yahien Putri Noer Jannah, N Nuryanti, Mirzam Arqy Ahmadi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5190Pengupayaan Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan terhadap Anak TK di Desa Doplang
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5206
<p>Program pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mencegah stunting pada anak-anak usia dini di Desa Doplang melalui pemberian makanan tambahan yang bergizi dan edukasi gizi bagi orang tua. Analisis situasi menunjukkan bahwa Desa Doplang memiliki prevalensi stunting yang tinggi, yang disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap makanan bergizi serta rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pentingnya gizi dalam perkembangan anak. Program ini memfokuskan pada pemberian makanan tambahan secara teratur dengan menu yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, seperti protein, vitamin, dan mineral penting. Selain itu, diberikan juga edukasi kepada orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan cara pengolahan makanan yang aman dan bergizi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam status gizi anak-anak, yang tercermin dari kenaikan berat badan dan tinggi badan mereka setelah intervensi. Edukasi yang diberikan juga berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua tentang pentingnya gizi dalam masa pertumbuhan anak, yang diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan lebih lanjut menyoroti efektivitas pendekatan yang digunakan dan menyarankan bahwa model ini dapat diterapkan di daerah lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengurangi angka stunting.</p>Lisa TrisnawatiDila CharismaAnnur Indra Kusumadani
Copyright (c) 2025 Lisa Trisnawati, Dila Charisma, Annur Indra Kusumadani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5206Warga Bulu Peduli Stunting (GALUDUTING) bersama KKNMAs 77: Pengaruh GTM terhadap Tumbuh Kembang anak
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5222
<p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak signifikan pada tumbuh kembang anak, terutama di Indonesia, salah satu negara berpendapatan menengah dengan insiden stunting yang tinggi. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting nasional mencapai 24,4%, sementara di Kabupaten Sukoharjo, angka stunting menurun dari 7,33% (2020) menjadi 7,05% (2023). Stunting diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi selama kehamilan dan masa balita, serta faktor eksternal seperti sosial ekonomi dan pemberian makan yang tidak optimal. Kondisi ini menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif anak serta meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Edukasi dan pemahaman ibu tentang kesehatan dan gizi, terutama selama 1.000 hari pertama kehidupan, sangat penting dalam mencegah stunting. Upaya peningkatan pengetahuan gizi dan pola asuh yang tepat, seperti pemberian MP-ASI dan ASI eksklusif, serta akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi, juga dapat membantu mengatasi masalah stunting. Pencegahan dini melalui pengukuran antropometri mandiri menjadi langkah penting dalam menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.</p>Siti Azzura ZainShavira Novita IslamyMawar RahayuKhoirotun NisaReina WirandaJ JuniardiYordi ApriantoRamadhan Aryo NugrohoZikril HakimAlfia Magfirona
Copyright (c) 2025 Siti Azzura Zain, Shavira Novita Islamy, Mawar Rahayu, Khoirotun Nisa, Reina Wiranda, J Juniardi, Yordi Aprianto, Ramadhan Aryo Nugroho, Zikril Hakim, Alfia Magfirona
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5222Inovasi Pengolahan Bahan Pangan Sawi Hijau menjadi Es Krim
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5240
<p>Industri makanan dan minuman bergantung pada inovasi untuk menciptakan produk baru dan meningkatkan kualitas, keamanan, dan daya tarik produk yang ada. Pengolahan sawi menjadi es krim adalah solusi kreatif untuk masalah pemanfaatan hasil panen sawi di Kecamatan Jatiyoso. Sawi, kaya akan nutrisi dan berfungsi sebagai pewarna alami, dibuat menjadi es krim dengan tape untuk menutupi rasa pahitnya. Pembuatan es krim ini memerlukan penggunaan blender dan mixer, tetapi hasilnya adalah produk es krim sajau dengan cita rasa yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi ini dapat meningkatkan nilai jual sawi dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk diberdayakan. Namun, hasil uji menunjukkan bahwa preferensi konsumen berbeda-beda. Es krim sajau dapat menarik minat masyarakat untuk mengolah sayuran dan membantu petani dengan kesejahteraan yang lebih baik melalui produk yang memiliki nilai tambah yang lebih besar.</p>Achmad SaelanAbel DinartikaM Danu MaulanaNabila Nur KhasanahNesyabelia RamadhantiSafira Hasna AuliaSalsabila Nanda SafiraLizvy ArzikaK KurniawanM Mujazin
Copyright (c) 2025 Achmad Saelan, Abel Dinartika, M Danu Maulana, Nabila Nur Khasanah, Nesyabelia Ramadhanti, Safira Hasna Aulia, Salsabila Nanda Safira, Lizvy Arzika, K Kurniawan, M Mujazin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5240MANTU (Masyarakat Nandur Tuwuh): Upaya Pemberdayaan UMKM Dan Pencegahan Stunting di Desa Jatisobo, Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5268
<p>Program MANTU (Masyarakat Nandur Tuwuh) bertujuan untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mencegah dan menekan angka stunting di Desa Jatisobo, Sukoharjo. Pada dasarnya, program pengabdian masyarakat ini berfokus pada dua tema besar yaitu legalisasi UMKM melalui pendampingan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, serta penurunan angka stunting melalui kampanye edukasi dan intervensi gizi. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahapan, seperti identifikasi masalah, rencana intervensi, penyusunan konsep, dan pelaksanaan kegiatan. Program ini memperkenalkan inovasi produk pangan seperti nugget tempe dan puding waluh sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak. Selain itu, adanya sosialisasi kepada masyarakat terkait pengetahuan seputar stunting. Pemberian spray hand-sanitizer dari sereh dan daun kelor juga merupakan upaya menjaga kesehatan keluarga. Hasil program menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepatuhan legalitas UMKM dibuktikan dengan antusiasme masyarakat dalam mendaftarkan produk dan usahanya. Selain itu, adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting. Upaya yang telah dilakukan ini harapannya mampu berkontribusi pada peningkatan ketahanan ekonomi bagi pelaku usaha lokal dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan pencegahan stunting di Desa Jatisobo.</p>Dwi NaharaniAndi Rezti MaharaniAri SaputraAzkia Azmiyatun NuhaAzzehra SalsabilaAdinda Purwita Dyah AstutiErlina AgustinRiski Anisa PratiwiMuhammad Iqbal Ma’rufTindyo Prasetyo
Copyright (c) 2025 Dwi Naharani, Andi Rezti Maharani, Ari Saputra, Azkia Azmiyatun Nuha, Azzehra Salsabila, Adinda Purwita Dyah Astuti, Erlina Agustin, Riski Anisa Pratiwi, Muhammad Iqbal Ma’ruf, Tindyo Prasetyo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5268Pengembangan Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Kenaikan Prevalensi Stunting dengan Upaya Mencegah dan Menaikan Nilai UMKM di Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5289
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa dalam pengembangan diri dan kontribusi mereka dalam Upaya mencegah peningkatan prevalensi stunting di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius terutama di daerah perdesaan, dimana akses terhadap gizi yang baik dan pemahaman masyarakat tentang kesehatan masih terbatas. Dalam menghadapi tantangan ini, mahasiswa dituntut untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan, tidak hanya dalam bidang akademis, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini berfokus pada 2 aspek utama; pertama, Upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan penyuluhan Kesehatan oleh mahasiswa; kedua, peran mahasiswa dalam meningkatkan nilai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Di Desa Wonorejo. Pengembangan umkm diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian Masyarakat setempat, sehingga mampu menyediakan akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi dan perawatan Kesehatan yang memadai. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam program pemberdayaan Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pengembangan umkm dan penyuluhan Kesehatan berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran Masyarakat akan pentingnya gizi dan peran umkm dalam ekonomi local. Kesimpulannya, pengembangan diri mahasiswa melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial dan ekonomi di Tingkat desa dapat menjadi strategi efektif dalam mengatasi stunting serta meningkatkan kesejahtraan Masyarakat secara keseluruhan.</p>N NurcholisYanti Herawati Novana Dhea NurlailiVioli Maulidya CharliensRiska OktaviantariTalitha SabrinaTri JumiatiSolichul Rizky AgniatamaVini Apriani Sepiani Zanzabila
Copyright (c) 2025 N Nurcholis, Yanti Herawati , Novana Dhea Nurlaili, Violi Maulidya Charliens, Riska Oktaviantari, Talitha Sabrina, Tri Jumiati, Solichul Rizky Agniatama, Vini Apriani Sepiani Zanzabila
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5289Pemberdayaan Industri Gamelan di Desa Wirun Melalui Optimalisasi Pemasaran Berbasis Website
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5180
<p>Gamelan sebagai alat musik tradisional khas Indonesia menjadi warisan budaya yang harus dilestarikan. Selain menjadi alat musik yang khas, gamelan sudah menjadi maskot untuk Desa Wirun sendiri. Ia memiliki lebih dari dua pengrajin gamelan dan telah berdiri bahkan sebelum Indonesia merdeka. Mayoritas pemilik industri gamelan sudah diteruskan oleh generasinya. Banyak dari mereka yang sudah peduli akan keberlanjutan industri gamelan ini. Diluar dari warisan nenek moyang, industri gamelan ini juga membuka lapangan kerja serta telah menjadi sumber nafkah utama oleh masyarakat sekitar sehingga kepedulian akan keberlanjutan industri sangat disadari oleh mereka. Namun, dalam beberapa industri ditemukan kendala dalam memperluas pemasaran gamelan. Mayoritas dari pengrajin memproduksi gamelan dengan cara by request oleh pelanggan yang sudah lama berlangganan dengan jumlah pelanggan yang terbilang sedikit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kendala yang dialami pengrajin ada pada sempitnya jangkauan pemasaran gamelan. Latar belakang tersebut memunculkan inisiatif tim KKN MAs 56 untuk melaksanakan pengabdian dalam perluasan wilayah pemasaran dalam hingga luar negeri. Pengabdian yang dilakukan berupa pembuatan website industri gamelan Desa Wirun dalam penanggulangan jangkauan wilayah pemasaran baik di kancah nasional hingga internasional. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yakni survey dan wawancara. Kegiatan pengabdian ini melibatkan direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wirun serta pengrajin gamelan lokal. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara bersama pengrajin yang kemudian diolah secara rapi menjadi konten dasar website. Langkah selanjutnya yakni pembuatan desain dengan tahap akhir berupa pengunggahan website pada platform digital yang mana hal tersebut dapat diakses oleh berbagai macam konsumen dari berbagai negara di penjuru dunia. Dampak adanya website pada jangkauan pemasaran gamelan meningkat secara progresif sehingga mendapatkan feedback memuaskan.</p>Adinda Fajri SetianingtyasSuhaillah Himmatul UlyaAbdillah Putra Julian SaktiRizki FauzanS Santhyami
Copyright (c) 2025 Adinda Fajri Setianingtyas, Suhaillah Himmatul Ulya, Abdillah Putra Julian Sakti, Rizki Fauzan, S Santhyami
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5180Pemanfaatan Ikan Kembung sebagai Jajanan Sehat Kaya Protein Hewani dalam Mencegah Stunting di Desa Mancasan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5197
<p>Jajanan sehat memiliki peran penting untuk anak anak, sebagai sumber gizi tumbuh kembang anak. Di zaman sekarang ini banyak sekali macam-macam jajanan sehat, salah satunya makanan dari olahan ikan kembung, selain mengandung banyak gizi dan protein, makanan ini juga bisa mencegah adanya stunting pada anak. Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2021-2023 angka stunting menurun, akan tetapi masih terdapat anak yang mengalami stunting sebesar 2,21%. Metode pengabdian yang digunakan adalah observasi, sosialisasi, penyuluhan dan pemberian makanan olahan dari ikan kembung. Mitra yang terlibat adalah ibu-ibu yang memiliki balita di Desa Mancasan. Dari pengabdian ini diharapkan untuk kedepannya angka stunting lebih turun dan masyarakat lebih bijak dalam memilih jajanan yang sehat dan bergizi.</p>Maisya Mauliana InsaniDea AmeliaMasyita Putri HanestiArayna Azizatul MillaAisyara Zalzabila SapruddinNida NurdiyahNiland Ardianti PutriMuhammad Nur AhwanArief Ryan MaulanaNirma Lila Anggani
Copyright (c) 2025 Maisya Mauliana Insani, Dea Amelia, Masyita Putri Hanesti, Arayna Azizatul Milla, Aisyara Zalzabila Sapruddin, Nida Nurdiyah, Niland Ardianti Putri, Muhammad Nur Ahwan, Arief Ryan Maulana, Nirma Lila Anggani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5197Tranformasi Limbah Minyak Jelantah: Inovasi Lilin Aromaterapi sebagai Peluang Usaha
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5213
<p>Minyak jelantah, limbah rumah tangga yang sering kali diabaikan, berpotensi menyebabkan dampak buruk pada lingkungan jika tidak ditangani dengan benar. Studi ini mengkaji potensi pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai solusi inovatif untuk mengelola limbah ini sambil membuka peluang usaha baru. Program pelatihan yang dilakukan di Desa Ngunut bertujuan untuk mengajarkan masyarakat cara mengolah minyak goreng bekas diolah menjadi lilin beraroma terapi yang memiliki nilai ekonomi serta ramah lingkungan. Metode yang diterapkan mencakup edukasi mengenai dampak lingkungan dari minyak jelantah, pelatihan mengenai teknik produksi lilin aromaterapi, serta praktik langsung. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis dalam pembuatan lilin, tetapi juga termotivasi untuk memulai usaha berbasis limbah. Program ini berpotensi menjadi model pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi kesejahteraan ekonomi lokal.</p>Naura Nuha FirdausiZaida Nurmahmuda FatinIlham Yoga KurniawanNovita Sari MansyurSiti HarmawatiWanda Elya Suci AmanahNur Azizah RahmanLa Ode Rian Nanda Asy SahitM. Zainuddin AmriAdnan Faris Naufal
Copyright (c) 2025 Naura Nuha Firdausi, Zaida Nurmahmuda Fatin, Ilham Yoga Kurniawan, Novita Sari Mansyur, Siti Harmawati, Wanda Elya Suci Amanah, Nur Azizah Rahman, La Ode Rian Nanda Asy Sahit, M. Zainuddin Amri, Adnan Faris Naufal
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5213Meningkatkan Daya Saing UMKM melalui Pendampingan Pembuatan NIB dan Sertifikat Halal di Desa Gadingan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5229
<p>Desa Gadingan merupakan desa yang terletak di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Desa Gadingan memiliki potensi dalam bidang UMKM, namun harus menghadapi sejumlah masalah perizinan, seperti belum memiliki NIB dan sertifikasi halal dalam kategori makanan. Kelompok 46 KKN-MAs 2024 bekerja sama dengan Desa Gadingan, dan Pusat Studi Halal UMS untuk mendorong pemilik UMKM berpartisipasi dalam pembentukan NIB melalui sistem OSS dan sertifikasi halal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pemilik UMKM di wilayah Desa Gadingan mengembangkan usahanya dengan mendapatkan pendampingan dalam penerbitan NIB dan sertifikat halal sebagai perizinan dan legalitas usaha agar dapat meningkatkan pasar secara formal sesuai ketentuan hukum penyelenggaraan usaha di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini melalui 3 tahapan yang diantaranya Survey dan Pendataan UMKM, Sosialisasi, dan Pendampingan Penerbitan NIB dan Sertifikat Halal. Hasil yang diperoleh sebanyak 20 UMKM yang mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan 8 UMKM mendaftarkan produknya untuk Sertifikat Halal. Kegiatan ini membantu dalam promosi dan memperoleh kepercayan dari konsumen maupun calon konsumen dalam membeli suatu produk.</p>Ananda Choirinisa Eka PutriMuhammad Rizky WahyudiAlvin Yusro Al HijriYardi AndromedaKailah FebriyanaSinta Dina NurhasanahAnisa Eka GustinaF FaradilahN NingsiNuqthy Faiziyah
Copyright (c) 2025 Ananda Choirinisa Eka Putri, Muhammad Rizky Wahyudi, Alvin Yusro Al Hijri, Yardi Andromeda, Kailah Febriyana, Sinta Dina Nurhasanah, Anisa Eka Gustina, F Faradilah, N Ningsi, Nuqthy Faiziyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5229Pemberdayaan Masyarakat melalui Program P2L (Pekarangan Pangan Lestari) dan Aquaponik sebagai Pemenuhan Gizi Pencegahan Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5247
<p>Pemberdayaan masyarakat melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan aquaponik sebagai pemenuhan gizi untuk mencegah stunting di Desa Ngadiluwih Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar. Program ini bertujuan untuk mendukung pencegahan stunting secara berkelanjutan dengan memastikan ketersediaan pangan bergizi dan memberdayakan masyarakat dalam produksi pangan mandiri. Metode pelaksanaan program P2L dan aquaponik adalah pemanfaatkan lahan pekarangan secara optimal untuk produksi tanaman bergizi tinggi seperti sayuran serta budidaya ikan. Sistem aquaponik yang menggabungkan pemeliharaan ikan dan tanaman dalam ekosistem simbiotik. Hasil yang dicapai dari program P2L dan Aquaponik sebagai pemenuhan gizi pencegah stunting adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat sehingga masyarakat dapat menjaga status gizi, khususnya pada ibu hamil dan anak-anak. Dan penerapan P2L dan aquaponik di Desa Ngadiluwih dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya pencegahan stunting melalui penguatan ketahanan pangan rumah tangga dan pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan.</p>Intan JahniDila Charisma
Copyright (c) 2025 Intan Jahni, Dila Charisma
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5247Pemanfaatan Pangan Lokal Melalui Olahan Puding Jagung dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Rejosari, Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5277
<p>Realita stunting di Indonesia saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang krusial, terutama pada daerah kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 24,3% balita yang menderita stunting di kabupaten Sukoharjo. Salah satu indikator pemicu hal ini adalah kekurangan asupan gizi yang diperoleh oleh balita sejak awal masa emas kehidupan pertama, dimulai dari dalam kandungan hingga usia dua tahun. Merujuk pada salah satu desa di kabupaten Sukoharjo, yakni desa Rejosari, tercatat sejumlah 2 balita yang terindikasi menderita stunting. Meskipun demikian, tetap esensial dilakukannya upaya pencegahan, salah satunya dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), dimana bahan utamanya berdasarkan komoditas terbesar dari desa ini, yakni Jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan pangan lokal, khususnya jagung, dalam bentuk olahan puding jagung sebagai upaya pencegahan stunting. Adapun jagung dipilih karena dalam 100 gram jagung kuning mengandung energi 154 kkal; karbohidrat 28,4 g; protein 3,8 g; lemak 3,5 g; serat 0,7 g; kalsium 7 mg; kalium: 56,4 mg; dan zinc 0,5 mg, yang penting untuk pertumbuhan balita. Orientasi lainnya, yakni menciptakan pengetahuan lebih dalam lagi pada orang tua terkait kebutuhan gizi balita. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa puding jagung untuk seluruh balita yang ada di Desa Rejosari, serta diterapkan evaluasi hasil kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian makanan tambahan puding jagung berkontribusi positif terhadap peningkatan status gizi balita dan berdampak signifikan bagi orang tua sebagai perwujudan tercapainya pengetahuan mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi balita. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut terkait variasi olahan pangan lokal dan edukasi gizi untuk masyarakat setempat.</p>Hananingtyas Nurul ArifahAzra latifah ListiAnindya Safa LalitaDwi ApriyatiRisti FanniaNurul HidayahIhza amrullohWahyu Dwi KurniawanBagas Gilang Wicaksono
Copyright (c) 2025 Hananingtyas Nurul Arifah, Azra latifah Listi, Anindya Safa Lalita, Dwi Apriyati, Risti Fannia, Nurul Hidayah, Ihza amrulloh, Wahyu Dwi Kurniawan, Bagas Gilang Wicaksono
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5277Pengembangan UMKM Melalui Workshop Inovasi Briket dengan Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa di Desa Wironanggan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5296
<p>Desa Wironanggan adalah desa yang terletak di sebuah Kecamatan Gatak, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dimana berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pihak mitra desa ini memiliki permasalahan dalam pengelolaan limbah tempurung kelapa. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman dan menginovasikan pengelolaan limbah tempurung kelapa menjadi briket, selain itu tujuannya yaitu untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan memberikan dukungan untuk mendirikan UMKM sehingga dapat memberikan lapangan pekerjaan. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu: (1) Observasi, (2) Penyuluhan, (3) Demontrasi atau workshop, (4) Pendampingan, (5) Evaluasi. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi mengenai briket dan proses pembuatannya, serta menjadi sebagai sarana transfer ilmu yang lebih mendalam dengan dilakukan sesi tanya jawab. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat Wironanggan khususnya Ibu-Ibu PKK. Hal tersebut bisa kami lihat dari antusiasme para peserta pada saat penyuluhan dan demonstrasi. Harapan penulis mengenai pembuatan briket ini selain untuk menghindari penumpukan limbah batok kelapa, kami juga berharap semoga ini bisa menjadi ladang pekerjaan untuk masyarakat Desa Wironanggan.</p>S SamiyemAi Resa FauziaDwi Tara DipaAdinda AinuzzahrohDevi Rika NurhasanahDwi Wahyu SetyariniIntan Sekar AndiniRozan Catur FebriyantoMuhammad Agung NugrahaEko Supriyanto
Copyright (c) 2025 S Samiyem, Ai Resa Fauzia, Dwi Tara Dipa, Adinda Ainuzzahroh, Devi Rika Nurhasanah, Dwi Wahyu Setyarini, Intan Sekar Andini, Rozan Catur Febriyanto, Muhammad Agung Nugraha, Eko Supriyanto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5296Langkah Konkrit Pencegahan Stunting pada Remaja Putri dan Ibu Hamil Desa Bakalan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5188
<p>Stunting adalah masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak serta dapat berdampak pada kesehatan dan produktivitas di desa bakalan dalam jangka panjang. Akibatnya, banyak masyarakat di desa bakalan tidak menyadari stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil dan remaja putri tentang bahaya stunting dan cara mencegahnya sedini mungkin. Dalam kegiatan ini, sosialisasi pencegahan stunting digunakan secara kuantitatif. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang stunting; nilai rata-rata pre-test peserta adalah 6,50, dan nilai rata-rata post-test adalah 7,80 (p=0.000).</p>Kusuma Estu WerdaniKarimatul M.ADiah KurniasihMuhammad Fatihan Ulfi HasanNur AzizahPutri Amelia Faiza
Copyright (c) 2025 Kusuma Estu Werdani, Karimatul M.A, Diah Kurniasih, Muhammad Fatihan Ulfi Hasan, Nur Azizah, Putri Amelia Faiza
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5188Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Tentang Stunting Melalui Program Penyuluhan Kesehatan Terpadu di Desa Bugel dengan Pendekatan Edukasi dan Berkelanjutan untuk Peningkatan Gizi Anak
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5204
<p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian masyarakat yang umum di perguruan tinggi Indonesia, yang memungkinkan mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus untuk menghadapi tantangan nyata di masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti. Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Desa ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya tingkat pendidikan dan tingginya prevalensi stunting, yang berdampak pada perkembangan ekonomi, sosial, dan kualitas kesehatan. Stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak masa kehamilan hingga usia 24 bulan, memengaruhi pertumbuhan fisik, kognitif, dan produktivitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan dan kesadaran tentang stunting melalui program penyuluhan kesehatan terpadu di desa bugel dengan pendekatan edukasi dan berkelanjutan untuk peningkatan gizi anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (<em>quasi experimental). </em>Desain penelitian yang digunakan adalah <em>one group pre test and post test design </em>diukur dengan mengggunakan <em>pre test </em>yang dilakukan sebelum diberi perlakuan dan <em>post test </em>yang dilakukan setelah diberi perlakuan setelah materi penyuluhan diberikan. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik <em>total sampling </em>sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pencegahan stunting. Peningkatan ini terlihat dari hasil pre-test yang menunjukkan nilai pengetahuan masyarakat sebesar 62%, yang kemudian meningkat menjadi 84% pada post-test.</p>Naufal Alauddin YusufBaiq Putri HandayaniYunjo Rendha As-shifaIsnaeni Uswatun HasanahCindy OlifiaAni AsmawatiGading RenandraPuspa IndriyaniChintia Rahma Widya Putri
Copyright (c) 2025 Naufal Alauddin Yusuf, Baiq Putri Handayani, Yunjo Rendha As-shifa, Isnaeni Uswatun Hasanah, Cindy Olifia, Ani Asmawati, Gading Renandra, Puspa Indriyani, Chintia Rahma Widya Putri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5204Upaya Pencegahan Stunting: Sosialisasi dan Pemberian Tablet Tambah Darah bagi Remaja Putri di Desa Ngombakan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5220
<p>Stunting merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Negara Indonesia, terutama di komunitas pedesaan seperti Desa Ngombakan. Kekurangan gizi pada masa remaja mempengaruhi perkembangan janin dan kesehatan reproduksi di masa depan, sehingga menjadi salah satu penyebab utama stunting. Oleh karena itu, intervensi dini diperlukan untuk mencegah stunting, termasuk memantau asupan gizi remaja perempuan. Artikel ini membahas inisiatif untuk mengurangi stunting pada remaja putri di Desa Ngombakan dengan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) dan mendorong kemampuan bersosialisasi. Kegiatan ini memanfaatkan pemeriksaan kesehatan, konseling gizi, dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin kepada remaja putri. Hasil dari sosialisasi dan intervensi ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan gizi dan pemahaman akan pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin. Selain itu, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan menghindari anemia, yang merupakan salah satu faktor risiko stunting pada anak di masa depan. Diharapkan desa-desa lain akan mengadopsi inisiatif ini sebagai model yang sukses dan tahan lama untuk mencegah stunting.</p>Alfia MagfironaDenti Feby Fahlevi Elisia Feronika KemurFetrika Yuni AlinsyaIlham Rasyidan MuhammadLuthfika Hielda SafitriSalsabila SharfinaShita Novi RamadhanniZulfikal Fauzil Akbar
Copyright (c) 2025 Alfia Magfirona, Denti Feby Fahlevi , Elisia Feronika Kemur, Fetrika Yuni Alinsya, Ilham Rasyidan Muhammad, Luthfika Hielda Safitri, Salsabila Sharfina, Shita Novi Ramadhanni, Zulfikal Fauzil Akbar9
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5220Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi Dagusibu Obat serta Suplementasi TTD sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan di Desa Wukirsawit
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5236
<p>Stunting menjadi sumber permasalahan kesehatan yang serius di Indonesia dan harus dicegah atau ditangani dengan bijak agar tidak merusak masa depan anak-anak maupun masa depan bangsa Indonesia, termasuk di Kabupaten Karanganyar yang prevalensinya terbilang cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan Dagusibu (dapatkan, gunakan, simpan dan buang) dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dalam meningkatkan pengetahuan stunting di Desa Wukirsawit. Metode yang digunakan adalah single group eksperimental design dengan pretest dan post-test. Penyuluhan dilakukan kepada ibu-ibu PKK dan remaja putri di desa tersebut. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta mengenai DAGUSIBU meningkat signifikan dari 74,56% menjadi 84,92% setelah penyuluhan (p < 0,05). Selain itu, pengetahuan remaja putri tentang pentingnya TTD dan pola makan seimbang meningkat dari 91,82% menjadi 98,18% (p <0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan DAGUSIBU dan pelaksanaan TTD dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat secara efektif dan diintegrasikan sebagai program berkelanjutan untuk mengatasi stunting di Desa Wukirsawit.</p>Tiara FatmarizkaSurya FathurrahmanRisqina MaulidaAnisa Nurul BaitiSiti DzahraYantsa Kahfi LatifahRaka Hendrik FirmansyahHajir AhmadAdinda Ayu Puspita RaniPuspa Dwi Destiana
Copyright (c) 2025 Tiara Fatmarizka, Surya Fathurrahman, Risqina Maulida, Anisa Nurul Baiti, Siti Dzahra, Yantsa Kahfi Latifah, Raka Hendrik Firmansyah, Hajir Ahmad, Adinda Ayu Puspita Rani, Puspa Dwi Destiana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5236Inovasi UMKM melalui Potensi Lokal Wisata Desa Waduk Mulur untuk Pemberdayaan dan Pencegahan Stunting di Kecamatan Bendosari Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5266
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) berbasis masyarakat dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2024 ini bermitra dengan Karangtaruna ANBASS Desa Mulur. Kegiatannya berupa inovasi desa yang berbasis pada potensi Waduk Mulur sebagai kegiatan Wisata Desa dan potensi hasil ikan tawar dari waduk yang dibuat beranekaragam makanan yang bernilai gizi tinggi sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Pendampingan yang dilakukan melalui pemberdayaan warga menuju kegiatan ekonomi produktif dan berkelanjutan. Karangtaruna ANBASS Desa Mulur, Kecamatan Bendosari sebagai Mitra pasca kegiatan PkM akan melaksanakan implementasi pengembangan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis Desa Wisata melalui capacity building dalam upaya pencegahan dan pengurangan angka stunting yang berkelanjutan mulai dari level bawah yaitu keluarga, Rukun Tetangga, Rukun Warga, Desa, hingga level Kecamatan. Pemahaman Mitra terkait inovasi berbasis potensi Waduk Mulur untuk Pengembangan Wisata Desa sudah dipahami, karena selama ini waduk sekedar untuk tempat pemancingan dan budidaya ikan telah dijadikan Desa Wisata yang dikelola oleh BUMDes Mulur. Demikian pula Mitra telah memahami dan mempunyai ketrampilan dalam memanfaatkan potensi lokal ikan waduk menjadi berbagai makanan olahan dengan kandungan gizi tinggi sebagai bahan baku untuk pencegahan dan pengurangan angka stunting serta pemasarannya yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulur. Waduk Mulur saat ini dimanfaatkan sebagai Destinasi Wisata Desa yang sekaligus untuk memasarkan produk yang berbasis UMKM Desa.</p>Kuswaji Dwi PriyonoWisnu SetiawanDwi Linna Suswardany
Copyright (c) 2025 Kuswaji Dwi Priyono, Wisnu Setiawan, Dwi Linna Suswardany
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5266Pemilahan Sampah Menghasilkan Produk yang Bernilai di Desa Cemani Kabupaten Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5286
<p>Ecobric merupakan sistem alternatif pengolahan sampah plastik yang belum diolah. Program Pendampingan KKN, yang dijalankan oleh Universitas Muhammadiyah ‘Aisiyah di seluruh Indonesia, berupaya membantu masyarakat dalam mengatasi tantangan dalam mengubah sampah anorganik menjadi barang-barang yang berguna dan bernilai ekonomis. Aksi tersebut dilakukan di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan yang dapat mendukung pembuangan sampah. Program kerja ini mendapat sambutan baik dari warga dan organisasi Bank Sampah Induk (BSI). Hasil dari program kerja pengelolaan sampah dengan ecobrick adalah pengelolaan sampah yang dimulai dengan pengumpulan, pemisahan, pembotolan, pemadatan dan pengumpulan seluruh ecobrick menjadi barang-barang yang tidak terpakai seperti kotak sepatu. Informasi masyarakat mengenai penggunaan sampah anorganik pada ecobrick semakin meningkat.</p>J JulinaAhmad Faiz Bima RamadhaniAdinda Putri WulandariIrma Fika PratiwiDevi YuniantiDilawati AdnanAngger Sukma AyuAmelia Oksabila AnggrainiMuhammad Rizky Ramdhan RizaluRita Pramujiyanti Khotimah
Copyright (c) 2025 J Julina, Ahmad Faiz Bima Ramadhani, Adinda Putri Wulandari, Irma Fika Pratiwi, Devi Yunianti, Dilawati Adnan, Angger Sukma Ayu, Amelia Oksabila Anggraini, Muhammad Rizky Ramdhan Rizalu, Rita Pramujiyanti Khotimah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5286Implementasi Media Sosial sebagai Media Promosi Produk UMKM Desa Jumapolo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5178
<p>Desa Jumapolo, yang terletak di Kabupaten Karanganyar, memiliki potensi besar dalam sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya dalam bidang pertanian dan produk olahan desa. Namun, kurangnya akses pasar dan strategi pemasaran yang efektif menjadi tantangan bagi perkembangan UMKM setempat. Program ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Media Sosial dalam meningkatkan eksposur dan pemasaran produk UMKM, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku usaha selama implementasi. Program ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek program terdiri dari 45 peserta yang merupakan Ibu-ibu PKK pelaku UMKM dan non-UMKM. Pelatihan digital marketing, khususnya penggunaan TikTok, diberikan kepada peserta, dan dilakukan pretest serta posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka. Hasil pretest menunjukkan bahwa mayoritas peserta mendapatkan nilai antara 3 hingga 7, dengan rata-rata nilai 6. Sebanyak 44% peserta memperoleh nilai 6, menunjukkan pemahaman dasar yang cukup baik sebelum pelatihan dimulai. Setelah pelatihan, hasil posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan. Nilai peserta berkisar antara 5 hingga 8, dengan rata-rata 6,47. Sebanyak 58% peserta mendapatkan nilai 6, dan 24% berhasil memperoleh nilai 7. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan keterampilan digital marketing peserta, terutama dalam penggunaan TikTok sebagai media promosi produk UMKM. Namun, tidak semua peserta berhasil memposting konten TikTok setelah pelatihan. Dari 45 peserta, hanya 30 peserta yang berhasil mempublikasikan konten mereka. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, terutama karena sebagian peserta bukan pelaku UMKM atau tidak memiliki foto produk yang dapat dipromosikan. Peserta yang memiliki produk dan dokumentasi siap pakai lebih mudah dalam memanfaatkan TikTok untuk meningkatkan visibilitas produk mereka. Program ini menyimpulkan bahwa TikTok adalah platform yang efektif untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM, tetapi keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan produk dan materi promosi. Pelatihan ini juga berhasil meningkatkan literasi digital peserta, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar mereka.</p>Elly Fajar StyaniMuhammad FadilEka Indi RahayuPuji WinahyuTamara Habiba RahmawatiKania Putri RamandaniM MedaMohammad MuzakiR RafikunArif Pristianto
Copyright (c) 2025 Elly Fajar Styani, Muhammad Fadil, Eka Indi Rahayu, Puji Winahyu, Tamara Habiba Rahmawati, Kania Putri Ramandani, M Meda, Mohammad Muzaki, R Rafikun, Arif Pristianto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5178Merajut Asa Generasi Unggul : Implementasi Program Intervensi Multidimensional untuk Mitigasi Stunting di Desa Kedawung
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5195
<p>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MAS Unit 117 di Desa Kedawung, melaksanakan program stunting pada periode 6 Agustus hingga 5 September 2024, bertujuan untuk mengurangi prevalensi stunting melalui pendekatan intervensi multidimensional. Program ini mengintegrasikan aspek gizi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pendampingan posyandu, distribusi makanan tambahan, vaksinasi, edukasi gizi dan kesehatan reproduksi, serta promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil kegiatan menunjukkan teridentifikasinya 14 kasus stunting di 9 dusun, dengan cakupan pendampingan posyandu dan vaksinasi mencapai 95-100%. Sosialisasi tentang gizi dan PHBS juga meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja, dalam pencegahan stunting. Pendekatan terpadu ini memiliki potensi untuk menjadi model penanggulangan stunting yang efektif di wilayah pedesaan Indonesia.</p>Bintang Bezopanosti IslamUmmi Qiam NawafilaNurul Annisa SudarsifaAnifa Aulia RahmaMoh Nizham KamilTazkia NafsiaNazma FauziahSyafa Claresta SalsabilaMuhammad Helda FariedArif Pristianto
Copyright (c) 2025 Bintang Bezopanosti Islam, Ummi Qiam Nawafila, Nurul Annisa Sudarsifa, Anifa Aulia Rahma, Moh Nizham Kamil, Tazkia Nafsia, Nazma Fauziah, Syafa Claresta Salsabila, Muhammad Helda Faried, Arif Pristianto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5195Pelatihan SHG Sejahtera Puhgogor bersama Anggota Disabilitas : Membangun Keterampilan dan Kemandirian
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5211
<p>Pemberdayaan kelompok disabilitas dilakukan dengan pembentukan komunitas Self-Help Group (SHG). Pembentukan SHG dapat menyamakan potensi dan kesempatan bagi kaum disabilitas untuk berkontribusi penuh dan menyatu dalam masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan sabun pencuci piring di Desa Puhgogor dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap komunitas penyandang disabilitas.. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan pembuatan sabun pencuci piring, pelatihan dilakukan di komunitas SHG Sejahtera, Desa Puhgogor, Kec. Bendosari, kab. Sukoharjo. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta dari kelompok SHG memperoleh keterampilan dan pengetahuan baru tentang produksi sabun pencuci piring.</p>Ajeng Zalfa MaharaniDendy ChandraDian Shesylia PutriJulia Mar SellyMarta AnjasmaraMuhammad GunturMutiara Nur IkhsaniNadliyah Putri SyalwaNadya LestariLina Agustina
Copyright (c) 2025 Ajeng Zalfa Maharani, Dendy Chandra, Dian Shesylia Putri, Julia Mar Selly, Marta Anjasmara, Muhammad Guntur, Mutiara Nur Ikhsani, Nadliyah Putri Syalwa, Nadya Lestari, Lina Agustina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5211Pengembangan Bahan Pangan Singkong Menjadi Tepung Mocaf Sebagai Alternatif Produk Unggulan UMKM Desa
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5227
<p>Komoditas pangan utama di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar yaitu pertanian khususnya pada singkong. Sehingga untuk meningkatkan nilai tambah singkong, warga Desa Jatimulyo mengubah singkong menjadi tepung mocaf sebagai pengganti tepung terigu. modified cassava flour adalah kepanjangan dari Tepung mocaf, yaitu tepung yang dihasilkan dari singkong melalui proses fermentasi yang khusus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan eksperimen dan metode analisis untuk mengevaluasi kualitas tepung mocaf. Tepung mocaf selain bebas gluten, juga banyak mengandung serat, yang baik untuk sistem pencernaan. Kandungan vitamin serta mineral dalam tepung mocaf, termasuk vitamin B kompleks dan kalium, juga berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Meskipun tepung mocaf menawarkan berbagai manfaat, termasuk bebas gluten dan tinggi serat, ada banyak kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Dari sifat penyerapan air yang tinggi hingga tantangan dalam pemasaran dan penerimaan, serta perbedaan kualitas yang bisa muncul, semua ini menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh produsen dan konsumen.</p>Mukhammad Arifin IlhamNadia Zuleika SantosoFitri Nurhatawati SalimiLula PinandaTriningtyas ChamidawatiUswathun HassanahMela JamilahPandi Dja’farNanda Adi KurniawanMuh. Nur Rochim Maksum
Copyright (c) 2025 Mukhammad Arifin Ilham, Nadia Zuleika Santoso, Fitri Nurhatawati Salimi, Lula Pinanda, Triningtyas Chamidawati, Uswathun Hassanah, Mela Jamilah, Pandi Dja’far, Nanda Adi Kurniawan, Muh. Nur Rochim Maksum
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5227Pentingnya Morstunt sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Gantiwarno
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5245
<p>Stunting merupakan masalah serius di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi selama masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Dampak stunting meliputi pertumbuhan fisik yang terhambat, perkembangan kognitif yang buruk, dan penurunan produktivitas di masa depan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemanfaatan sumber pangan lokal, seperti daun kelor (Moringa oleifera) dan ikan lele, sebagai solusi untuk mencegah stunting. Daun kelor kaya akan protein dan kalsium, sedangkan ikan lele menyediakan protein dan asam lemak omega yang esensial untuk pertumbuhan anak. Integrasi kedua bahan pangan ini dalam diet anak-anak terbukti efektif dalam mencegah stunting. Melalui metode penyuluhan dan demo masak, program ini berhasil meningkatkan kesadaran ibu dan anak mengenai pentingnya nutrisi. Penulis juga memberikan saran untuk meningkatkan program penyuluhan stunting, yang dibagi menjadi dua kategori: untuk pembaca dan penulis. Saran tersebut mencakup kolaborasi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan masyarakat, serta pemantauan berkala terhadap anak-anak. Program pemerintah seperti GERMAS berperan penting dalam mendukung upaya penanganan stunting di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber pangan lokal yang bergizi.</p>Rezania AsyfiradayatiAulia Nur Rahma SariAyu Chori Hidayah OktafianiFahrul Erwin SyaputraMuh RivaldiMuh SibawaihiMuhammad Ilham Al-FariziNabila NurwulanRezkiana ShafariaViki Rizkiyatussolihah
Copyright (c) 2025 Rezania Asyfiradayati, Aulia Nur Rahma Sari, Ayu Chori Hidayah Oktafiani, Fahrul Erwin Syaputra, Muh Rivaldi, Muh Sibawaihi, Muhammad Ilham Al-Farizi, Nabila Nurwulan, Rezkiana Shafaria, Viki Rizkiyatussolihah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5245Transformasi Bisnis dengan Digital Marketing : Branding, Promosi, dan Desain Grafis
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5275
<p>Branding pada suatu produk usaha merupakan salah satu komponen terpenting yang dijadikan identitas sebuah usaha. Artinya identitas visual yang jelas, pelanggan sering kali merasa ragu untuk berbelanja salah satunya yaitu logo dan banner adalah elemen dasar yang penting untuk memberi tahu pelanggan tentang siapa pemilik bisnis dan apa yang mereka tawarkan. Berdasarkan observasi dan wawancara banyak dari mereka belum menyadari bahwa logo dan banner yang menarik bisa menjadi alat untuk mengambil perhatian pembeli. UMKM yang ada di desa sugihan masih mengandalkan metode pemasaran dari mulut ke mulut, tanpa memanfaatkan potensi desain grafis dan visual branding. Akibatnya, banyak pelanggan yang melewati toko-toko tersebut tanpa tertarik untuk masuk karena tidak mengetahui produk atau layanan yang tersedia. Namun, beberapa kendala seperti terbatasnya anggaran, keterbatasan sumber daya manusia dan persaingan yang ketat. Oleh karna itu sebagai pelaku UMKM harus bisa memanfaatkan sumber daya yang ada secara kreatif dan efektif. Melibatkan anggota keluarga ataupun kerabat terdekat untuk bisa membantu dalam hal branding UMKM dan dapat</p>Reza Sofian RomadonaEka HaryatiCallista Salsabila Putri HardiansyahMuhammad Faraz Maulal KhoirParamitha cahyani
Copyright (c) 2025 Reza Sofian Romadona, Eka Haryati, Callista Salsabila Putri Hardiansyah, Muhammad Faraz Maulal Khoir, Paramitha cahyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5275Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor pada Olahan Nugget Ayam sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Jatirejo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5294
<p>Stunting menurut kerangka konsep WHO dapat disebabkan karena kurangnya asupan zat gizi atau meningkatnya kebutuhan gizi. Kurangnya asupan gizi dapat disebabkan karena beberapa faktor yaitu kemiskinan, kurangnya pengetahuan mengenai pemberian makan pada bayi dan balita (pemberian ASI), tersedianya protein hewani yang cukup pada makanan pendamping ASI (MPASI), dan ketersediaan bahan makanan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 adalah 12,9%, sedangkan Kabupaten Karanganyar memiliki prevalensi stunting sebesar 22,2% menurut data SKI tahun 2023. Tujuan dari program kerja ini adalah untuk menambah pengetahuan terkait manfaat daun kelor dan inovasi dalam pengolahan daun kelor. Daun Kelor merupakan tanaman perdu dengan ketinggian 7–11 meter dan tumbuh subur mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 700 meter diatas permukaan laut. WHO menetapkan Daun Kelor sebagai bahan makanan super food, karena nilai gizi yang sangat tinggi. Hasil : Mahasiswa KKN Kelompok 119 Desa Jatirejo mendemonstrasikan pembuatan nugget ayam dengan fortifikasi ekstrak daun kelor. Setiap 100 g ekstrak daun kelor mengandung energi sebesar 358 kkal, protein sebesar 27,10 g; Zn 2,32 g; lemak 2,30 g, karbohidrat 38,20g; zat besi 28,20 g; dan serat 19,20 g. Satu resep mendapatkan 20 buah nugget yang mengandung energi sebesar 1674 kkal; karbohidrat 178,3 g; protein 128g; dan lemak 50,7g.</p>Lidwina Pandhita FebriyaniKholifah JinanUmmi Khairi PutriAmy Arbaatun Nisa AstutiTsaqif Nafi’urrahmanMukhammad Lecha Faroq HidayatullahS SufilawatiSuci RahmadhaniSayyid Fahmi Zain
Copyright (c) 2025 Lidwina Pandhita Febriyani, Kholifah Jinan, Ummi Khairi Putri, Amy Arbaatun Nisa Astuti, Tsaqif Nafi’urrahman, Mukhammad Lecha Faroq Hidayatullah, S Sufilawati, Suci Rahmadhani, Sayyid Fahmi Zain
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5294Pencegahan Stunting melalui Penyuluhan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Puding Daun Kelor di Desa Genengan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5186
<p>Stunting ialah kondisi yang ditandai dengan penurunan tinggi badan seorang anak dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Kekurangan asupan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan anak adalah penyebab utama stunting. Sebagian besar ibu yang melahirkan anak tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang stunting dan cara mencegahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang penggunaan, pencegahan stunting, kandungan, dan penggunaan Daun Kelor. Ini dicapai melalui penggunaan metode penyuluhan dan pre-test secara langsung sebelum tes, serta metode pasca-tes dan diskusi. Hasil pre-test, post-test, dan pembagian brosur menunjukkan bahwa ibu balita mendapatkan skor yang lebih baik. Nilai rata-rata peserta pada pre-test adalah 76,67, dan nilai rata-rata peserta pada post-test adalah 93,08, dengan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan menunjukkan peningkatan skor.</p>Muhammad Halim MaimunYesika Adi KustantiMisa Putri TanjungDzaky Ardha WicaksoLa GufranHeru DafistaZakwa Wilda StaniyahNadia Tri Septiana PutriNiken LarasatiShofiyatul Qulub
Copyright (c) 2025 Muhammad Halim Maimun, Yesika Adi Kustanti, Misa Putri Tanjung, Dzaky Ardha Wicakso, La Gufran, Heru Dafista, Zakwa Wilda Staniyah, Nadia Tri Septiana Putri, Niken Larasati, Shofiyatul Qulub
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5186Cegah Stunting Menuju Masyarakat Sehat pada Warga Prampelan, Desa Waru, Kabupaten Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5202
<p>Stunting termasuk permasalahan gizi kronis yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, seringkali disebabkan oleh kekurangan gizi, kurangnya kesadaran ibu hamil terhadap kebutuhan yang harus diperhatikan pada saat hamil, serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahannya dan keadaan lingkungan yang tidak bersih. Berdasarkan observasi di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, masyarakat setempat menunjukkan kurangnya pengetahuan tentang stunting dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan. Untuk itu, tim KKN-Mas di Desa Waru menjalankan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui pemberian edukasi tentang stunting, peningkatan kebersihan lingkungan, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Metode yang dipakai pada pengabdian ini yakni deskriptif dan kualitatif dengan pendekatan observasional, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Program tersebut dilaksanakan melalui edukasi stunting, upaya pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan (sanitasi), dan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan tenaga medis daerah setempat. Hasil memperlihatkan kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan melibatkan warga secara aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemeriksaan kesehatan gratis memberikan akses terhadap layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan anak kecil. Program pengabdian ini telah mencapai tujuan utamanya dan diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut.</p>Sri PadmantyoR RizalS SivaRizky Anugrah IsmetPutri Dwi CahyaniPutri ZildjianAzzahra Asha Khoirunnisa NajibWd Fitrianingsih DjarudjuJeni Risqi SasmitaN Novia
Copyright (c) 2025 Sri Padmantyo, R Rizal, S Siva, Rizky Anugrah Ismet, Putri Dwi Cahyani, Putri Zildjian, Azzahra Asha Khoirunnisa Najib, Wd Fitrianingsih Djarudju, Jeni Risqi Sasmita, N Novia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5202Pembuatan Puding Apel sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sidorejo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5218
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mencegah stunting di Desa Sidorejo melalui pembuatan dan pemberian puding apel sebagai makanan tambahan yang bergizi. Program ini melibatkan edukasi kepada kader Posyandu dan ibu-ibu yang memiliki balita tentang pencegahan stunting dan gizi yang tepat. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan kader posyandu, pelaksanaan kegiatan edukasi, dan program pemberian makanan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesadaran di antara kader dan ibu-ibu tentang pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang. Puding apel yang kaya akan vitamin dan mineral diterima dengan baik oleh anak-anak dan terbukti menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan asupan gizi. Program pengabdian masyarakat ini mendemonstrasikan potensi intervensi berbasis makanan lokal dalam mengatasi stunting dan meningkatkan kesehatan anak di daerah pedesaan.</p>Jessica Anisa PratamaDhea Nanda IrawanHayyu Listina Martha TiaraMuhammad Aef SaifudinDafa RahmadaTegar Putra LianRona Hasnah QonithaTria AdistaW WidiyaSiti Azizah Susilawati
Copyright (c) 2025 Jessica Anisa Pratama, Dhea Nanda Irawan, Hayyu Listina Martha Tiara, Muhammad Aef Saifudin, Dafa Rahmada, Tegar Putra Lian, Rona Hasnah Qonitha, Tria Adista, W Widiya, Siti Azizah Susilawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5218Wujudkan Kesadaran Bahaya Anemia Melalui Sosialisasi dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri Dusun Rejosari
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5234
<p>Anemia merupakan permasalahan umum yang dihadapi masyarakat global. Pada aspek kesehatan, anemia menjadi salah satu indikator pada permasalahan gizi. Baik negara maju maupun berkembang seperti Indonesia, berjuang melawan anemia. Diperkirakan sekitar 1/4 populasi dunia menderita anemia. Penyebab anemia bisa terjadi karena beberapa faktor, sehingga diperlukan langkah pencegahan untuk mengatasinya, salah satunya dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Metode yang dilakukan adalah tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi dan pemberian tablet tambah darah serta pelaksanaan pre-test dan post-test. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi pada remaja putri Dusun Rejosari tersebut adalah terjadi peningkatan pengetahuan setelah pemaparan materi mengenai bahaya anemia, dampak anemia, penyebab anemia, pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Diperoleh hasil gain score sebesar 0,8325, dimana hasil tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan untuk persentase gain score sebesar 83,25 termasuk dalam kategori efektif.</p>Siti Sofiah ShoimahAhmad MustofaDhea Aura CindyanaMuhammad Zainul FuadMozza Tri Aulia ApriantoNylasari Kusuma PrihatiningtyasSaiful BahriSilvana Tazkiyatun NisaWinne Arlana
Copyright (c) 2025 Siti Sofiah Shoimah, Ahmad Mustofa, Dhea Aura Cindyana, Muhammad Zainul Fuad, Mozza Tri Aulia Aprianto, Nylasari Kusuma Prihatiningtyas, Saiful Bahri, Silvana Tazkiyatun Nisa, Winne Arlana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5234Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Demonstrasi Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Balita
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5252
<p>Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendidik orang tua dan petugas kesehatan setempat tentang pencegahan stunting dan persiapan makanan tambahan bergizi (PMT) untuk anak-anak di bawah lima tahun yang berisiko stunting. Program ini dilaksanakan di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, meliputi presentasi komprehensif tentang stunting, distribusi brosur informatif, dan demonstrasi memasak PMT bakso daging sapi. Intervensi melibatkan 19 kader posyandu, 7 orang tua anak stunting, bidan desa, dan perwakilan pemerintah setempat. Kunjungan tindak lanjut dilakukan untuk menilai dampak intervensi, di mana telur dibagikan untuk lebih mendukung peningkatan gizi anak-anak. Tes sebelum dan sesudah intervensi diberikan untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua dan perubahan positif dalam praktik terkait pencegahan stunting, menunjukkan efektivitas pendekatan multi-aspek yang digunakan dalam proyek pengabdian masyarakat ini.</p>Nike WidiaYudi Wahyu WibowoDila Charisma
Copyright (c) 2025 Nike Widia, Yudi Wahyu Wibowo, Dila Charisma
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5252Edukasi Pencegahan Stunting Dini dan Memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Remaja Putri di Dusun Sindon, Jatiharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5283
<p>Kegiatan ini memiliki tujuan dalam menambah pengetahuan remaja terutama remaja putri mengenai pencegahan stunting dengan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) di Dusun Sindon, Desa Jatiharjo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar. Kejadian Stunting adalah salah satu dari sekian permasalahan mengenai Kesehatan yang sangat krusial dampaknya di seluruh dunia, salah satunya di Indonesia. Adapun salah satu faktor penyebabnya adalah anemia pada remaja putri. Melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi, kegiatan ini melibatkan 30 remaja yang sebelumnya belum pernah mendapatkan informasi terkait stunting dan pentingnya TTD. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang stunting dan anemia, yang dibuktikan dengan perbedaan hasil nilai pre-test dan post-test yang di uji dan dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi dapat menjadi langkah efektif dalam upaya pencegahan stunting di masyarakat. Saran untuk kegiatan mendatang adalah memperluas cakupan sosialisasi dan melakukan evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak berkelanjutan.</p>Muh Husain Abdul KarimDaffana Ifnadia Imron Radifka Rifqi KusumaningtyasTitik NurchasanahKamal Athaillah BobsaidZeni Ameliya RahmawatiWahibatul MasulaSyakila Nurhilmi Barokah Sindo Angga IrawanH Haryoto
Copyright (c) 2025 Muh Husain Abdul Karim, Daffana Ifnadia Imron , Radifka Rifqi Kusumaningtyas, Titik Nurchasanah, Kamal Athaillah Bobsaid, Zeni Ameliya Rahmawati, Wahibatul Masula, Syakila Nurhilmi Barokah , Sindo Angga Irawan, H Haryoto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5283Ice Lumbay Drink: Minuman Pelengkap Tambah Darah untuk Pencegah Stunting pada Generasi Z di Desa Cangkol
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5176
<p>Anemia defisiensi zat besi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh remaja putri. Anemia defisiensi zat besi menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Konsumsi rutin Tablet Tambah Darah (TTD) dapat mencegah dan mengendalikan anemia defisiensi zat besi. Dalam pemenuhan zat besi dapat juga mengkonsumsi sayur-sayuran seperti bayam. Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil penyuluhan stunting dan anemia pada remaja putri yang ada di Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian dan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap sasaran remaja putri terkait pentingnya mencegah stunting sejak dini dan mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin untuk mencegah terjadinya anemia yang merujuk pada faktor penyebab stunting dan minuman pelengkap tambah darah pemenuh zat besi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penyuluhan secara luring dan metode ceramah dengan bantuan media leaflet, audio visual terkait stunting dan anemia, materi yang disajikan pada power point, dan juga pengisian kuisioner pre-test dan post-test yang berkaitan dengan pencegahan stunting melalui remaja putri. Peserta terdiri dari 24 remaja putri dari 4 Dukuh yang berada di Desa Cangkol. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan usia dari 24 responden sebagian besar berada pada usia 14 dan 15 tahun dengan jumlah 7 responden (29,17%) dan berdasarkan data kadar hemoglobin yang diperoleh dari 24 responden sebagian besar remaja putri tidak anemia berjumlah 17 responden (68%) dan Anemia berjumlah 7 responden (29,17%) serta terbukti bahwa dari data hasil kuisioner pre-test dan post-test 24 responden terdapat 21 remaja putri dengan tingkat pengetahuan meningkat setelah dilakukan penyuluhan daripada sebelum dilakukan penyuluhan. Berdasarkan uji wilcoxon menunjukkan hasil (P = 0,000) karena nilai p < 0,05, secara statistic terdapat hubungan yang bermakna antara Tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan dan setelah diberikan penyuluhan</p>F FatmawatiMifta Ayu NoviantiEmik KhomariyahArni Yuda IndrianiDaniswara Dixie AmandaMelani Dhia HuwaidaRaditya Nugroho WicaksonoMuhammad ZaidTanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Copyright (c) 2025 F Fatmawati, Mifta Ayu Novianti, Emik Khomariyah, Arni Yuda Indriani, Daniswara Dixie Amanda, Melani Dhia Huwaida, Raditya Nugroho Wicaksono, Muhammad Zaid, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5176Pengembangan Strategi Pemasaran UMKM Keripik Singkong di Desa Paseban Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5193
<p>Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah - 'Aisyiyah (KKN-MAs) 2024 merupakan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dikelola oleh pengurus KKN-MAs berdasarkan Surat Keputusan Konsorsium Nasional LPPM PTMA Nomor 007/A.2-III/K-P/XI/2020. Salah satu desa yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN adalah Desa Paseban, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dengan tema utama "UMKM Unggul, Stunting Menurun." Permasalahan yang dihadapi di Desa Paseban berkaitan dengan kemasan produk keripik singkong mitra, di mana kemasan saat ini belum optimal dalam menarik konsumen dan belum memenuhi standar regulasi yang berlaku. Tujuan dari kegiatan KKN ini adalah untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut, khususnya dalam pengembangan strategi pemasaran UMKM yang mencakup pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, dan pemasaran. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan UMKM dalam menghadapi Revolusi Industri 5.0. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra UMKM di Desa Paseban, terutama dalam pemasaran produk hasil bumi lokal. Modifikasi kemasan keripik singkong dilakukan untuk meningkatkan nilai jual produk dengan memperbaiki desain dan cara pengemasan yang lebih menarik bagi konsumen, serta memastikan legalitas usaha. Kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif, di mana UMKM di desa tersebut mampu bersaing dan berkembang, serta menjadi contoh pemasaran produk yang baik. Hasilnya, KKN-MAs telah berhasil menjawab beberapa permasalahan utama yang ada di Desa Paseban.</p>Muhammad HabibNur Rizki Indah JayaMasdinah Lailatul SaputriIwan PratamaZahira MahdiyyahMuhammad Shaba ShabiraJihan Nabila RamadhaniNurmila AbasRoosyidah Rihadatul Aisy
Copyright (c) 2025 Muhammad Habib, Nur Rizki Indah Jaya, Masdinah Lailatul Saputri, Iwan Pratama, Zahira Mahdiyyah, Muhammad Shaba Shabira, Jihan Nabila Ramadhani, Nurmila Abas, Roosyidah Rihadatul Aisy
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5193Pendampingan Digital Marketing pada Pelaku UMKM Desa Tepisari Kabupaten Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5209
<p>Artikel ini membahas tentang penerapan digital marketing yang bermaksud untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lapis Alaska dan Dawet bu Sarmi. Penggunaan strategi digital markrting yang tepat, dengan menggunakan teknik pemasaran produk usaha menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, atau tiktok,dapat membantu Lapis Alaska dan Dawet bu Sarmi mencapai target penjualan dengan cara lebih terukur dan efektivitas. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif melalui melakukan observasi ke lapangan untuk pelatihan dan pendampingan kepada beberapa pelaku UMKM di Desa Tepisari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM sangat bersedia memasarkan produknya dengan menerapkan digital marketing dalam teknik penjualan dengan alasan mampu menghasilkan peningkatan penjualan</p>Nurul Latifatul InnayatiAhmad Sidiq MaulanaMoch. Qolba FaradeaS SaparidoSelvi SudiantiEvelyn Bunga PrasastiAmbarwati MaisarohMarcheila JuliantiVirna PuspitasariRifa Ariani
Copyright (c) 2025 Nurul Latifatul Innayati, Ahmad Sidiq Maulana, Moch. Qolba Faradea, S Saparido, Selvi Sudianti, Evelyn Bunga Prasasti, Ambarwati Maisaroh, Marcheila Julianti, Virna Puspitasari, Rifa Ariani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5209Strategi UMKM Unggul: Peran Tim 43 KKN MAs 2024 Menyongsong Manang Berkemajuan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5225
<p>Artikel ini membahas upaya penguatan UMKM di Desa Manang melalui program KKN MAs. UMKM merupakan salah satu jenis usaha kecil yang mempunyai peranan penting dalam peningkatan dan pertumbuhan perekonomian. Sebab keberadaan UMKM mampu bertahan dalam situasi apapun untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengkaji, mendeskripsikan dan menganalisis pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui dukungan eksternal dan internal serta menganalisis hambatan-hambatan yang ada di Desa Manang. Fokus utama program adalah pendampingan UMKM agar lebih efektif dan efisien melalui kunjungan, sosialisasi digital marketing, branding, dan sertifikasi halal. Digital marketing merupakan sesuatu yang bisa dimanfaatkan saat ini, mengingat lingkungan bisnis yang dinamis menuntut para pelaku bisnis untuk adaptif terhadap perubahan, sehingga bisa memanfaatkan teknologi untuk menunjang pengembangan produk dan promosi. Branding memiliki pengaruh yang kuat bagi sebuah merek, pelaku bisnis dapat memaksimalkan penjualan barang atau jasa yang dijual melalui merek atau pembawaan branding yang kuat. Branding atau citra merek yang sudah tertanam bagus dalam pikiran dan dipercayai oleh konsumen, akan membuat konsumen memiliki alasan untuk kembali membeli barang atau menggunakan jasa yang ditawarkan. Sertifikasi halal adalah hal yang penting dalam sebuah bisnis terlebih jika target pasarnya merupakan orang yang beragama Islam, karena bisa menjadi bukti konkret bahwa sesuatu yang ditawarkan oleh pelaku bisnis merupakan sesuatu yang halal dan sesuai dengan kaidah hukum Islam. Pendampingan ini bertujuan untuk mempermudah akses pasar dan memenuhi regulasi bisnis. Melalui kolaborasi bersama UMKM desa Manang, program KKN MAs berhasil memperluas akses jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM. Pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan inovasi produk lokal. Penulisan laporan pelaksanaan ini dibuat dengan sebenar-benarnya berdasarkan fakta dan data selama kegiatan program kerja yang mencakup tema KKN MAs berlangsung dan kami laksanakan.</p>Imam JalalludinErdayan MuhlishulamalAmelia Putri DarwiyaniDesvita MaharaniKhomsatun ArisusantiAjeng Buja Triana HidayatAsna Afifah WahyuajiF FardilaRindy Nabila KhoirunisaA Ambarwati
Copyright (c) 2025 Imam Jalalludin, Erdayan Muhlishulamal, Amelia Putri Darwiyani, Desvita Maharani, Khomsatun Arisusanti, Ajeng Buja Triana Hidayat, Asna Afifah Wahyuaji, F Fardila, Rindy Nabila Khoirunisa, A Ambarwati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5225Pemanfaatan Inovasi Olahan Puding Labu Kuning guna mengatasi Stunting pada Anak
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5243
<p>Stunting menjadi ancaman bagi kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa, karena dapat memengaruhi potensi anak dalam pendidikan dan karier, di masa depan. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan untuk mengatasi stunting adalah melalui pemberian sosialisasi kesehatan dan pengolahan makanan bergizi. Program ini melibatkan partisipasi ibu-ibu yang memiliki balita dan anak kecil serta remaja, untuk memberikan sosialisasi mengenai manfaat labu kuning sebagai sumber vitamin A yang kaya untuk mencegah stunting. Selain itu, dilakukan pula demonstrasi pengolahan makanan menggunakan labu untuk meningkatkan nilai tambah pangan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan partisipasi aktif dalam program ini. Program ini berpotensi untuk dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat setempat sebagai upaya berkelanjutan dalam pencegahan stunting di Indonesia.</p>Tri Nur WahyudiAlfani BagastifaniAlfani BagastifaniAlfiatul HusnaAlifia Rana AzzahraAhmad Riziq Al-fariziDias Arif BudianiMuhammad Ryaas AkbarRegina Olivia Fitri ArdanaSalma AlvianingsihWulandary A. Ngabalin
Copyright (c) 2025 Tri Nur Wahyudi, Alfani Bagastifani, Alfani Bagastifani, Alfiatul Husna, Alifia Rana Azzahra, Ahmad Riziq Al-farizi, Dias Arif Budiani, Muhammad Ryaas Akbar, Regina Olivia Fitri Ardana, Salma Alvianingsih, Wulandary A. Ngabalin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5243PEMANFAATAN LAHAN KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SEBAGAI UPAYA AWAL BUDIDAYA TANAMAN REMPAH OBAT (TRO) SECARA KONVENSIONAL (Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kab Sukoharjo, Jawa Tengah)
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5273
<p><em>Desa Mayang merupakan desa yang memiliki banyak sumber air dan pepohonan serta lahan kelompok wanita tani yang cukup luas. Akan tetapi lahan kelompok wanita tani tersebut belum dapat dimaksimalkan kembali sehingga menjadi lahan terbengkalai. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pemanfaatan kembali lahan kelompok wanita tani sebagai lahan tanaman rempah dan obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya dalam pemanfaatan lahan kelompok wanita tani yang memiliki nilai guna sebagai tanaman rempah dan obat. Kegiatan ini menggunakan metode observasi langsung kepada kelompok tani di Desa Mayang untuk mengetahui permasalahan yang ada guna memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kelompok wanita tani sebagai tanaman rempah obat nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa Mayang baik sebagai pengobatan alternatif maupun sebagai bumbu dapur atau olahan makanan. Kegiatan ini memiliki kekurangan yaitu hanya terfokus pada penanaman rempah dan obat.</em></p>Ahsin Al AbrarDwi Tiara AnjaniHanan Kurnia Al HafizElsa AnggrainiN NurmayatiP PirdaNayaka KawiswaraMelani AgnesiaFadia Aurilly Tsalsabila
Copyright (c) 2025 Ahsin Al Abrar, Dwi Tiara Anjani, Hanan Kurnia Al Hafiz, Elsa Anggraini, N Nurmayati, P Pirda, Nayaka Kawiswara, Melani Agnesia, Fadia Aurilly Tsalsabila
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5273Optimalisasi dan Peningkatan Kualitas UMKM Konveksi Komunitas Difabelitas Sentani di Desa Gentan Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5292
<p>Difabelitas merujuk pada individu yang memiliki kelatar belakangan dan keterbatasan dari fisik, mental atau kemampuan yang tidak bisa dimiliki selayaknya individu normal lainnya. Hal yang menjadi pembatas bagi difabel sulitnya dalam melaksanakan aktifitas yang dilakukan, Tetapi keterbelakangan ini tidak membuat individu putus asa dalam menjalani kesehariannya. Salah satunya disaat ini (Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah) UMKM mulai mengalami perkembangan pesat dengan global memberi akses keseluruh individu dalam kemandirian usaha. Hal ini memberikan kesempatan bagi individu difabelitas untuk meningkatkan value diri dengan ikut serta dalam usaha ini. Pengadaan UMKM yang dilakukan oleh Komunitas Difabel Sentani Desa Gentan memberikan pandangan positif bahwa dengan segala kekurangannya tidak membuat mereka semakin putus asa tetapi semakin bersemangat. Kelompok 40 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiah (KKNMas) dari berbagai daerah dengan beranggotakan 9 orang dari masing-masing kampus Muhammadiyah dan Aisyiah se-Indonesia Raya berkolaborasi dalam mengoptimalisasi dan meningkatkan UMKM ini dengan berbagai program kreatif dan penyuluhan yang diadakan. Pengabdian ini menggunakan metodologi Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) yang dikombinasi dengan Etnografi yaitu Menyusun Regresi sistem UMKM melalui Tempat Kelayakan Produksi Konveksi, Inovasi Produk, Penyuluhan Digital Market dan Controlling Market System. Penelitian ini membuktikan bahwa optimalisasi dan peningkatan UMKM di Komunitas Difabel Sentani memiliki kemandirian usaha dan adanya kesinambungan secara berkala.</p>Muhammad Nabil AfisSilvia CartikaYaya YuniarTryo Altriana SophiantoDewi KurniawatiMayra Amanda PutriFahni MuhammmadHasna Nurulita ZahraGrestina MelaniSiti Azizah Susilawati
Copyright (c) 2025 Muhammad Nabil Afis, Silvia Cartika, Yaya Yuniar, Tryo Altriana Sophianto, Dewi Kurniawati, Mayra Amanda Putri, Fahni Muhammmad, Hasna Nurulita Zahra, Grestina Melani, Siti Azizah Susilawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5292Potensi Budikdamber dan Apotek Hidup dalam Mencegah Stunting di Desa Geneng
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5184
<p>Angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi sehingga sangat penting untuk memperhatikan dan menjamin kecukupan gizi, energi dan protein pada anak untuk mencegah terjadinya stunting. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan peningkatan akses terhadap gizi yang baik selama masa pertumbuhan anak serta perbaikan sanitasi dan praktek higiene yang tepat. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk sosialisasi pencegahan stunting melalui program apotek hidup dan budikdamber. Pada program budikdamber hasil panen dari ikan lele dan sayurnya dapat diolah menjadi produk makanan tambahan atau camilan anak stunting berupa nugget. Adapun melalui program apotek hidup dengan penanaman toga dan hasilnya yaitu tanaman serai diinovasikan menjadi produk spray anti nyamuk yang diberi nama anti-mosquito spray. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus-11 September 2024 dan berlokasi di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu untuk program budikdamber metode yang digunakan antara lain perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta sosialisasi. Program apotek hidup menggunakan metode demonstrasi yang terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Inovasi produk yaitu pembuatan nugget dan anti-mosquito spray melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan sosialisasi. Sasaran dari kegiatan tersebut yaitu masyarakat Desa Geneng khususnya ibu-ibu PKK, kader kesehatan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Geneng. Berdasarkan hasil kegiatan sebagian dari mereka telah mengetahui tentang sistem budikdamber dan cara pembuatan nugget. Namun, untuk nugget dari lele dan kangkung masih baru dan mereka tertarik dengan program spray anti nyamuk dan akan mensosialisasikan lebih lanjut tentang pembuatan anti-mosquito spray kepada anggota lain pada pertemuan ibu-ibu PKK dasawisma. Kesimpulannya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang mengusung tema budikdamber dan apotek hidup secara keseluruhan telah berjalan dengan baik, lancar dan memberikan wawasan baru terhadap masyarakat terkait stunting.</p>M MuhtadinMuhammad Ichsan ZackyHanifah Dwi ZaharaniFarasyifa Mutiara KhansaOkta FauzianLaila FadillahNadia FarihaYunecaila Mutiara ArumDinda Safitri Ramadhani
Copyright (c) 2025 M Muhtadin, Muhammad Ichsan Zacky, Hanifah Dwi Zaharani, Farasyifa Mutiara Khansa, Okta Fauzian, Laila Fadillah, Nadia Fariha, Yunecaila Mutiara Arum, Dinda Safitri Ramadhani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5184Pemanfaatan Hasil Tanaman dari KWT sebagai Alternatif Makanan untuk Pencegahan Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5200
<p>Desa Siwal Kecamatan Baki, Sukoharjo, memiliki potensi pemanfaatan lahan pekarangan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT). (Henend Pratama et al. n.d.; Ode Nadziyran Urufia and Yaumil Bay Thaifur n.d.) Salah satu tanaman yang dihasilkan oleh KWT adalah daun kelor (Moringa oleifera), yang dikenal memiliki nilai gizi tinggi dan manfaat kesehatan, termasuk dalam pencegahan stunting. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih dihadapi di Indonesia, terutama pada anak-anak. Dalam rangka mengatasi permasalahan ini, Tim KKN-MAs kelompok 26 melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan sosialisasi pencegahan stunting dan pengenalan pengolahan daun kelor sebagai bahan makanan tambahan. Kegiatan ini meliputi edukasi kepada ibu-ibu setempat tentang stunting, serta demonstrasi pembuatan produk berbahan dasar daun kelor, seperti puding kelor dan bolu wortel. Hasilnya, para peserta menunjukkan antuasme tinggi, dan diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Desa Siwal dapat lebih memanfaatkan hasil tanaman KWT, Khususnya daun kelor, untuk meningkatkan gizi keluarga dan mencegah stunting.</p>Choirul Ahda FaradisaDiana Saputri RSepti Nur AzizahSalma Fauziyah JamilDwi AnjaniEncu Asep SetiadiNur FiramadhinaPutri NurhandayaniEfri Rozianty
Copyright (c) 2025 Choirul Ahda Faradisa, Diana Saputri R, Septi Nur Azizah, Salma Fauziyah Jamil, Dwi Anjani, Encu Asep Setiadi, Nur Firamadhina, Putri Nurhandayani, Efri Rozianty
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5200Strategi Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Stunting melalui Produk Berbasis Kelor (M. oleifera)
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5216
<p>Stunting adalah masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di desa-desa terpencil. Artikel ini bertujuan untuk mempertahankan kewaspadaan masyarakat akan ancaman bahaya stunting serta meningkatkan inovasi olahan daun kelor yang ada di Desa Kayuapak melalui pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal, khususnya daun kelor (Moringa oleifera). Kegiatan ini dilakukan melalui program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN-MAs) di Desa Kayuapak, Sukoharjo, yang berfokus pada sosialisasi, pelatihan, dan pengolahan produk berbasis kelor sebagai sumber nutrisi penting bagi anak-anak, remaja dan dewasa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan daun kelor untuk pencegahan stunting serta penerimaan positif terhadap inovasi produk berbasis kelor, seperti donat, stik bawang, dan es krim. Melalui program ini, diharapkan angka stunting dapat terus ditekan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi semakin meningkat</p>Ma’un ThohariDewi Clara LadikuAlifah Karen AfraliaSaidatus SolikhaAfifah Novita RamadhaniAqilla HaurahKhairi Fatha AzizahFani Alan NugrohoArtifah Tomi RahmawatiKun Harismah
Copyright (c) 2025 Ma’un Thohari, Dewi Clara Ladiku, Alifah Karen Afralia, Saidatus Solikha, Afifah Novita Ramadhani, Aqilla Haurah, Khairi Fatha Azizah, Fani Alan Nugroho, Artifah Tomi Rahmawati, Kun Harismah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5216Peningkatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi UMKM dan Edukasi Gizi untuk Penurunan Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5232
<p>Pencegahan stunting dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Stunting, yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada anak-anak, merupakan tantangan signifikan yang memerlukan penanganan segera. Di Desa Dukuh, kasus stunting unik karena terjadi pada anak-anak dari keluarga yang berkecukupan, mengindikasikan bahwa faktor pengetahuan gizi orang tua memainkan peran penting. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan perbaikan pola makan, serta mengintegrasikan upaya ini dengan pengembangan UMKM lokal. Metode yang digunakan meliputi survei gizi, pelatihan gizi bagi orang tua, dan pemberdayaan UMKM melalui pelatihan manajemen dan akses permodalan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengurangi prevalensi stunting dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM yang kuat dan berkelanjutan. Dengan pendekatan terpadu ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di Desa Dukuh.</p>Elvynanda FaradiellaViki RahmawatiPutri AldilaTegar AvrizanoDhea Puspita AnggrainyTri Puji LestariMuhamad Ramdani Al AhjamiAdinda ErsyaAndika JuliansyahHardika Dwi Hermawan
Copyright (c) 2025 Elvynanda Faradiella, Viki Rahmawati, Putri Aldila, Tegar Avrizano, Dhea Puspita Anggrainy, Tri Puji Lestari, Muhamad Ramdani Al Ahjami, Adinda Ersya, Andika Juliansyah, Hardika Dwi Hermawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5232Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Stunting melalui Intervensi Program MPASI, Penanganan Gangguan Makan pada Balita, Peningkatan Nafsu Makan dengan Bahan Alam, dan Pengolahan Puding Daun Kelor
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5250
<p>Temuan permasalahan stunting di Kabupaten Sukoharjo menunjukkan adanya tantangan serius dalam upaya peningkatan kesehatan anak, di mana prevalensi stunting yang tinggi sebesar 30 orang di Desa Toriyo. Mencerminkan kekurangan gizi kronis dan dampak buruk terhadap pertumbuhan serta perkembangan anak-anak, disebabkan oleh berbagai faktor seperti keterbatasan akses terhadap makanan bergizi, kurangnya pengetahuan orang tua mengenai gizi yang baik, serta ketidakcukupan layanan kesehatan dan sanitasi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode wawancara, observasi, disuksi dan juga penyuluhan sosialisasi dengan 35 peserta. Hasil dari kegiatan lengkap cerdas pemberian makanan pendamping ASI, Program GTM untuk mencegah stunting melalui strategi dan solusi nutrisi untuk anak balita, Sosialisasi bahan alam sebagai penambah nafsu makan dalam pencegahan stunting, serta pelatihan pembuatan puding daun kelor untuk mencegah stunting berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga desa Toriyo.</p>Sintya Shafa QothrunnidaK KhoirunnasihinIsnaeni Zakiya Maulina Putri WulandariYepi Sista DewiSiti Yuli SetyaningsihNadila Firza AnandaFiona Adelia RivaiReychan MaulidinMuhammad Himawan Rezaul haqTanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Copyright (c) 2025 Sintya Shafa Qothrunnida, K Khoirunnasihin, Isnaeni Zakiya Maulina Putri Wulandari, Yepi Sista Dewi, Siti Yuli Setyaningsih, Nadila Firza Ananda, Fiona Adelia Rivai, Reychan Maulidin, Muhammad Himawan Rezaul haq, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5250Kontribusi UMKM Bambu: Pertumbuhan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Lingkungan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5280
<p>UMKM berbasis bambu sangat berperan dalam menciptakan pekerjaan baru di Desa Manisharjo dan membantu mengurangi tingkat pengangguran. Namun, UMKM bambu menghadapi tantangan besar untuk mengubah dan tetap kompetitif seiring dengan meningkatnya persaingan di tingkat nasional dan internasional. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memungkinkan siswa berpartisipasi secara aktif dalam proses transformasi ini dengan membantu strategi bisnis, inovasi produk, dan pemanfaatan teknologi digital. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan karya bambu di Desa Manisharjo. Kegiatan pengabdian ini berisi pelatihan pembuatan karya dari bambu dan strategi pemasaran dari produk. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa UMKM bambu dapat membuat produk baru dari kegiatan pelatihan, memperluas jangkauan pasar melalui platform digital, dan meningkatkan efisiensi produksi.</p>Elit Riski WijayaSarastya FadiyahH HarianiSilvie Ayu MasrurohDhia Farhan ZidanErina PutriLilis SetyowatiSiti Yunmi HandayaniAndi Besse RahmiLina A gustina
Copyright (c) 2025 Elit Riski Wijaya, Sarastya Fadiyah, H Hariani, Silvie Ayu Masruroh, Dhia Farhan Zidan, Erina Putri, Lilis Setyowati, Siti Yunmi Handayani, Andi Besse Rahmi, Lina A gustina
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5280Sosialisasi dan Demonstrasi MP-ASI sebagai Upaya Preventif Kejadian Stunting di Desa Triyagan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5172
<p>Stunting adalah keadaan di mana seseorang mengalami kekurangan gizi jangka panjang yang terjadi selama periode penting dari proses tumbuh dan kembang. Jumlah kasus stunting di Desa Triyagan pada tahun 2024 sebanyak 10 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah stunting dengan cara memberikan sosialisasi dan demonstrasi MP-ASI sebagai upaya preventif untuk menurunkan kejadian stunting di Desa Triyagan. Studi ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil tes awal menunjukkan nilai pengetahuan sebelum sosialisasi rata-rata 66, dan nilai pengetahuan setelah sosialisasi meningkat, dengan hasil rata-rata 85,8. Apabila dinyatakan dalam bentuk persentase, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 30% dari sebelum diberikan sosialisasi. Hasil penelitian di Desa Triyagan menunjukkan bahwa banyak ibu belum menyadari pentingnya gizi untuk bayi mereka. Untuk mengatasi masalah stunting di Desa Triyagan, kader yang sudah ada diharapkan agar dapat selalu berpartisipasi secara aktif dalam penimbangan balita, pencatatan, pengisian KMS, keterampilan interpretasi hasil penimbangan, dan edukasi ASI dan MP-ASI.</p>Anisa Defi AnggrainiKharisma Risqi RamadhanAkram Faishal MahfuzhAnisa Diah LestariDina Amalia Setya NidaIftitah Nur InsaniIntan Ramadhani SNAnandawifa Nurul TasyaMuhamad Al SyahabM Masduki
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5172Strategi Pencegahan Risiko Stunting Berbasis Keluarga dan Masyarakat di Desa Duwet
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5191
<p>Stunting merupakan salah satu kasus yang menjadi permasalahan global hingga saat ini. Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo memiliki anak balita yang mengalami risiko kondisi stunting. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim 17 KKN-MAs, yaitu untuk menurunkan angka kejadian stunting. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara mengolah ke bakalnya. Metode pelaksanaan kegiatan program pengabdian oleh Tim 17 KKN - MAs yang dilakukan dalam pencegahan stunting yaitu berupa: 1) Sosialisasi Lawan Stunting pada Remaja 2) Penyuluhan Suplementasi pada Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting 3) Pelatihan Produk Pangan Anti Stunting “Pemberian Makanan Tambahan Olahan Nugget” 4) Edukasi Pencegahan Stunting Sejak Dini Melalui Isi Piringku. Kegiatan ini melibatkan masyarakat Desa Duwet dan aparatur desa serta kelompok-kelompok pendukung seperti kader posyandu dan lembaga pendidikan. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat dari berbagai kalangan terkait pencegahan stunting dan kemampuan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting.</p>Zulfa Kamila Al FawwazSuyatmin Waskito AdiDwi Lintang SariAlbertha Fausta NabilaRani SyafitriAisyah AmatullahAffan Amirul HakimEvithania RahmawarniMuhammad Utama Choirul Minaman
Copyright (c) 2025 Zulfa Kamila Al Fawwaz, Suyatmin Waskito Adi, Dwi Lintang Sari, Albertha Fausta Nabila, Rani Syafitri, Aisyah Amatullah, Affan Amirul Hakim, Evithania Rahmawarni, Muhammad Utama Choirul Minaman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5191Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita terhadap Stunting di Desa Kemasan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5207
<p>Stunting merupakan permasalahan gizi jangka panjang yang dialami oleh balita di Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan edukasi tentang stunting ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu balita mengenai stunting dan cara-cara pencegahannya. Edukasi dilaksanakan di Posyandu Dukuh Mlajon dengan melibatkan 17 orang ibu balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah dan diskusi singkat, serta didukung dengan penggunaan leaflet sebagai media informasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana seluruh peserta mendapatkan hasil baik dalam post-test yang dilakukan setelah edukasi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi stunting yang diberikan berhasil meningkatkan kesadaran ibu-ibu balita terkait pentingnya pencegahan stunting. Diharapkan kegiatan edukasi ini dapat berkelanjutan guna menekan angka kejadian stunting di Desa Kemasan.</p>Savira Nur AzizahGayatri MaheswariKhotim Nur KhasanahChintya Putri Dunami OlgaRahma Dian NisaDinny Putri AnjaniMuhammad Allam FirmandanyAde YolandaAbdur Rasyid FadillahM Muwakhidah
Copyright (c) 2025 Savira Nur Azizah, Gayatri Maheswari, Khotim Nur Khasanah, Chintya Putri Dunami Olga, Rahma Dian Nisa, Dinny Putri Anjani, Muhammad Allam Firmandany, Ade Yolanda, Abdur Rasyid Fadillah, M Muwakhidah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5207Kreativitas Mahasiswa KKN MAs dalam Memanfaatkan Serai untuk Produk Inovatif: Spray Anti-Nyamuk sebagai Solusi Kesehatan di Desa Pandeyan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5223
<p>Abstrak harus dibuat singkat, menarik, sederhana, dan mudah dipahami tanpa membaca keseluruhan artikel. Untuk itu, hindari menggunakan jargon, singkatan dan referensi. Dalam menuliskan abstrak, penulis harus akurat, menggunakan kata-kata yang tepat, dan menyampaikan makna penelitian. Abstrak yang baik memuat permasalahan dan tujuan, bagaimana kegiatan dilakukan (metode), hasil, dan ditutup dengan pernyataan singkat kesimpulan. Dalam abstrak juga selalu disertakan kata kunci (keywords). Keywords digunakan untuk mengindeks sebuah artikel dan merupakan label dari sebuah artikel. [Century 10 pt]Berdasarkan data penderita DBD yang ada di Dukuh Guntur, tim KKN MAs Kelompok 42 membuat program untuk pencegahan DBD. Karena hasil survei dan data yang ada maka tim KKNMAs Kelompok 42 melakukan program penyuluhan dan demonstrasi pembuatan spray anti-nyamuk. Tim KKN MAs kelompok 42 melakukan penyuluhan dan demonstrasi untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Penyuluhan yang dilakukan adalah tentang DBD dan efektivitas serai sebagai pengusir nyamuk. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama satu hari bertempat dirumah bapak RT 01 Dukuh Guntur, Desa Pandeyan. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 35 orang masyarakat setempat. Kegiatan ini diawali dengan tes lisan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang DBD dan tanaman serai wangi. Hasil tes lisan yang dilakukan ternyata terdapat beberapa masyarakat yang mengetahui terkait DBD dan tanaman serai wangi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dukuh Guntur, Desa Pandeyan dapat memberikan manfaat bagi peserta pengabdian masyarakat, khususnya dengan penyuluhan dan demonstrasi yang dapat meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan serai wangi sebagai obat semprotan nyamuk pencegah penyakit demam berdarah.</p>Muhammad Arya Feyza AyyadaAisha Magriva AndriandiniAmalin Dwi Annisa PutriChristin PrisillaDebi Yanti FatmaKhusnadzifa MahdinaNanda AndizaN NurhalisaYuniar Tri HidayahA Ambarwati
Copyright (c) 2025 Muhammad Arya Feyza Ayyada, Aisha Magriva Andriandini, Amalin Dwi Annisa Putri, Christin Prisilla, Debi Yanti Fatma, Khusnadzifa Mahdina, Nanda Andiza, N Nurhalisa, Yuniar Tri Hidayah, A Ambarwati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5223Kandungan Gizi Puding Daun Kelor: Alternatif Pemberian Makanan Tambahan Sehat untuk Atasi Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5241
<p>Peningkatan angka stunting di kalangan anak balita di Indonesia menjadi isu kesehatan yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan makanan tambahan dalam bentuk puding untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada ibu kader posyandu di Desa Tlobo tentang pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puding daun kelor kaya akan protein, vitamin A, dan zat besi, yang dapat mendukung pertumbuhan anak dan mencegah stunting. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi, tetapi juga menciptakan produk yang disukai anak-anak. Dengan demikian, puding daun kelor dapat menjadi alternatif makanan tambahan yang efektif dalam upaya pencegahan stunting.</p>Zona Aditama WibowoNailur Rohmah Salzabella Fatma AzzahraDestia AmeliaAzka Amalia FitrianyNabilla Noor AisyahAmanatul LisanikaTri Supriyanto Gibran Malika Alfarizi M Mujazin
Copyright (c) 2025 Zona Aditama Wibowo, Nailur Rohmah , Salzabella Fatma Azzahra, Destia Amelia, Azka Amalia Fitriany, Nabilla Noor Aisyah, Amanatul Lisanika, Tri Supriyanto , Gibran Malika Alfarizi , M Mujazin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5241Pengembangan Desa Karang Melalui Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Inovasi Getuk Cemilan Sehat
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5269
<p>Desa Karang kian menghadapi tantangan stunting dalam upaya menyiapkan generasi yang unggul, sehat dan kuat untuk menuju Indonesia Emas 2045. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi angka stunting melalui dua pendekatan utama: sosialisasi pencegahan stunting dan inovasi produk makanan sehat. Metode yang digunakan meliputi edukasi masyarakat tentang pencegahan stunting dan pentingnya gizi seimbang serta pengembangan promosi getuk singkong kacang hijau sebagai cemilan sehat yang diproduksi oleh UMKM lokal. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan dan penyebaran media berupa brosur. Program sosialisasi pencegahan stunting dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), pola asuh yang tepat, serta sanitasi dan akses air bersih. Hasil dari pengabdian ini membantu mengenalkan stunting kepada masyarakat dengan tindak lanjut membagikan brosur yang dirancang agar mudah dipahami dan dapat menjadi referensi yang berguna bagi masyarakat. Serta menghasilkan inovasi getuk singkong kacang hijau sebagai cemilan sehat yang kaya nutrisi khususnya protein untuk mendukung pencegahan stunting di Desa Karang.</p>Ari Mukti WibowoCania Nazhira AdlinI InulL LelitaShopiatul AdzkiaAkmal HudaRisti AniIbnu Rasyid ArrizkyFarhan Arif IndiartoJessika Ananda Putri
Copyright (c) 2025 Ari Mukti Wibowo, Cania Nazhira Adlin, I Inul, L Lelita, Shopiatul Adzkia, Akmal Huda, Risti Ani, Ibnu Rasyid Arrizky, Farhan Arif Indiarto, Jessika Ananda Putri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5269Sinergi UMKM Unggul dan Inovasi Gizi: Strategi Terpadu untuk Menurunkan Stunting di Masyarakat
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5290
<p>Tingginya angka stunting yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, serta rendahnya kemampuan masyarakat mengenai pemasaran digital produk UMKM menjadi latar belakang disusunnya penelitian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas kompetensi masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan UMKM sekaligus mengurangi angka stunting dengan mengintegrasikan produk UMKM yang bernutrisi ke dalam pola makan masyarakat khususnya bagi anak-anak, dan ibu hamil. Metode kualitatif yang meliputi sosialisasi, diskusi, praktik, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas program. Data berupa informasi hasil wawancara, dan jurnal terdahulu. Sumber data berupa narasumber yang diwawancarai. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil temuan: Pertama, antusias masyarakat terhadap program stunting pembuatan PMT bolu ubi ungu cukup tinggi. Kedua, terdapat peningkatan kompetensi masyarakat yang dibuktikan dengan pengisian kuesioner didapati bahwa setelah diadakan kegiatan, masyarakat yang memahami dengan baik mengenai meta ads setelah kegiatan sebanyak 84,6% peserta sudah paham mengenai meta ads dan hanya 15,4% saja yang masih belum paham mengenai meta ads.</p>Olivia Septiana Setyo Wijayanti Salsabila Fitria EriyaniRahma Adelia DinafazaSiti Nur AnnisaR RaniyahShinta Tri KemalawatiMuhammad Iqbal AbimanyuAhmad Bayu Sabri Ola AmaMuhammad Zam Zam Al FarisyYudi Wahyu Wibowo
Copyright (c) 2025 Olivia Septiana Setyo Wijayanti , Salsabila Fitria Eriyani, Rahma Adelia Dinafaza, Siti Nur Annisa, R Raniyah, Shinta Tri Kemalawati, Muhammad Iqbal Abimanyu, Ahmad Bayu Sabri Ola Ama, Muhammad Zam Zam Al Farisy, Yudi Wahyu Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5290Inovasi Digital: Website Pemetaan UMKM sebagai Alat Strategis Peningkatan Akses Pasar Di Desa Plumbon
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5182
<p>Inovasi digital telah menjadi unsur utama dalam perubahan bisnis, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi penggerak dasar dalam ekonomi nasional. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya website pemetaan UMKM sebagai alat untuk meningkatkan akses pasar. Dengan menggunakan teknologi digital, website pemetaan tersebut memungkinkan UMKM desa Plumbon untuk secara lebih efisien menunjukkan lokasi dan distribusi pasar potensial, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang mungkin mereka hadapi. Kegiatan ini mengkaji bagaimana integrasi teknologi pemetaan digital membantu UMKM desa Plumbon meningkatkan visibilitas, menjangkau segmen konsumen baru, memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan ini dilakukan dengan mixed methods, yang mengintegrasikan metode kuantitatif dengan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan website pemetaan memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperluas cakupan pasar UMKM, dengan berdampak positif pada peningkatan penjualan dan perkembangan bisnis.</p>Syahru Ramadhan Windi Amelia Adindaningtyas PutriAhmad Hanif Alfarisi Suci WatiGuslan KaharuRirin NurhalizaPutri Mayang SariIta FakhrannisaDika Dwi AnantyaIma Aryani
Copyright (c) 2025 Syahru Ramadhan , Windi Amelia Adindaningtyas Putri, Ahmad Hanif Alfarisi , Suci Wati, Guslan Kaharu, Ririn Nurhaliza, Putri Mayang Sari, Ita Fakhrannisa, Dika Dwi Anantya, Ima Aryani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5182Peran Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Mencegah Stunting: Nutrisi dan Manfaat Kesehatan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5198
<p>Pemberian agar-agar dari ekstrak daun kelor yang dikelola dan dikreasikan sendiri telah menunjukkan hasil positif dari warga. Selain tampilannya yang menarik, pudding ini juga sangat disukai oleh anak-anak. Kegiatan pengolahan ekstrak daun kelor ini memiliki potensi besar dalam menurunkan angka stunting melalui beberapa cara</p>Sela Nisau SolehahNovita HandayaniAtmawira MassiFauziyah Rofifatul HudaAulya Putri SadikinDianing Pakarti UtamiSyailendra WijayaArumi Lu'lul Ma'nun
Copyright (c) 2025 Sela Nisau Solehah, Novita Handayani, Atmawira Massi, Fauziyah Rofifatul Huda, Aulya Putri Sadikin, Dianing Pakarti Utami, Syailendra Wijaya, Arumi Lu'lul Ma'nun
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5198Sosialisasi UMKM Go Digital untuk Buka Pangsa Pasar Lebih Luas di Desa Cabeyan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5214
<p>Perekonomian di Indonesia sangat erat dengan bentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Indonesia memiliki banyak UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Sektor yang berpotensi besar dan luas apabila dikembangkan dengan bantuan pemerintah pusat maupun daerah. Dampak positif dari adanya UMKM ini dapat dirasakan oleh para pelaku UMKM yang ada di Indonesia. Kegiatan sosialisasi ini berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Desa Cabeyan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 04 Agustus 2024 hingga 07 Agustus 2024 dimana program kerja yang dilakukan adalah sosialisasi yang berjudul “Sosialisasi Digital Marketing dan Pengenalan E-commerce untuk UMKM”. Hasil observasi yang dilakukan untuk mendata para UMKM di Desa Cabeyan yaitu terdapat 14 pelaku UMKM. Sebagian besar usaha yang dijalani yaitu di bidang kuliner, seperti catering snack, roti, jajanan pasar, rengginang dan lain sebagainya. Terdapat juga supplier UMKM bunga kering dan pembuatan vas bunga buatan tangan serta kerajinan tas rajut. Pengamatan awal menunjukkan bahwa dari 14 pelaku UMKM di desa tersebut, sebagian besar bergerak di bidang kuliner dan kerajinan, dengan pemasaran yang sebelumnya terbatas pada offline dan WhatsApp. Hanya satu UMKM yang telah memanfaatkan e-commerce dan media sosial. Sosialisasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan minat dan keterampilan pelaku UMKM dalam branding dan pemasaran digital.</p>Nur HidayahZera Nurfajrina AfiifahAde TarsudinDian Mustika RatriIntan Nur’aini Laela RamadhaniRezandra Saputra HardiansahIndriana Tri Amelia SafitriVanesa MaharaniHanna AmeliaShelly Anggraeni
Copyright (c) 2025 Nur Hidayah, Zera Nurfajrina Afiifah, Ade Tarsudin, Dian Mustika Ratri, Intan Nur’aini Laela Ramadhani, Rezandra Saputra Hardiansah, Indriana Tri Amelia Safitri, Vanesa Maharani, Hanna Amelia, Shelly Anggraeni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5214Pendampingan Pembuatan NIB dan QRIS Untuk Kelegalitasan UMKM Desa Jatiwarno
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5230
<p>Setiap badan usaha di Indonesia diberi identitas tunggal yang dikenal sebagai Nomor Induk Berusaha, atau NIB. Selain itu, Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) telah menetapkan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard), standar kode QR nasional di Indonesia. QRIS berperan memfasilitasi pembayaran digital, memberi keuntungan bagi pelaku usaha dan konsumen. Program kerja KKN MAs kelompok 81 ini bertujuan untuk memberikan pendampingan, pelatihan, serta fasilitas kepada masyarakat mengenai digitalisasi pemasaran dan cara mempermudah transaksi jual beli barang dengan instan. Kegiatan ini menggunakan metode door to door dalam memberikan pendampingan pembuatan NIB dan QRIS. Hasil kegiatan berupa kemajuan UMKM di era digitalisasi dengan memiliki NIB sebagai legalitas UMKM serta QRIS untuk mempermudah transaksi pembayaran non tunai (cashless). Perlu adanya sosialisasi lebih luas dari pemangku kebijakan agar lebih memperhatikan serta memastikan kemudahan penggunaan dan pembuatan NIB QRIS oleh pelaku UMKM.</p>Daffa Ginaris Sunarno1Veren Fransisca Putri KuncoroNanik Hargianing SyiamShakila DewantiSyamsiah Putri SitompulUmmu Izza Az-ZahraVira Ayu LestarRizky Aji Pamungkas
Copyright (c) 2025 Daffa Ginaris Sunarno1, Veren Fransisca Putri Kuncoro, Nanik Hargianing Syiam, Shakila Dewanti, Syamsiah Putri Sitompul, Ummu Izza Az-Zahra, Vira Ayu Lestar, Rizky Aji Pamungkas
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5230Program Pemberdayaan Pencegahan Dini Stunting melalui Dapur Sehat dan Kreasi MPASI bagi Kader Posyandu Dusun di Desa Dawung
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5248
<p>Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAS) 2024 mengusung tema "UMKM Unggul, Stunting Menurun" sebagai upaya integrasi antara pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pencegahan stunting melalui pendekatan berbasis digitalisasi dan kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Dawung dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja dan daya saing, serta untuk memperbaiki manajemen keuangan dan pemasaran. Program ini juga mengedepankan pencegahan stunting dengan memberikan edukasi tentang pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan anak. Melalui strategi yang komprehensif, KKNMAs bertujuan untuk mengurangi kasus stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam proses pembangunan dan pemberdayaan komunitas.Dengan pendekatan cocreation, co-financing, dan berbasis riset, diharapkan mahasiswa dapat berperan sebagai problem solver, motivator, dan fasilitator dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.</p>Nazwa Malika MuliaRizky Tyas Wahyuni PutriBunga Ayu RahmaditaDeka WahyuniIndah PratiwiArva Nugrahadika YunantoRafly YoandriAflit Nuryulia Praswati
Copyright (c) 2025 Nazwa Malika Mulia, Rizky Tyas Wahyuni Putri, Bunga Ayu Rahmadita, Deka Wahyuni, Indah Pratiwi, Arva Nugrahadika Yunanto, Rafly Yoandri, Aflit Nuryulia Praswati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5248UMKM Digital Savvy: Menguasai Strategi Pemasaran Online & Perlindungan Hak Cipta
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5278
<p>Artikel ini membahas kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Desa Kadokan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam menguasai pemasaran online dan memahami hak cipta. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan pembuatan e-commerce sebagai media penjualan, pelatihan penggunaan media sosial untuk pemasaran, serta penyuluhan hukum terkait hak cipta dan paten. Dalam setiap kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman audiens. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 35% audiens belum memahami keuntungan dan pentingnya digital savvy dalam UMKM, sementara 65% sudah memiliki pemahaman dasar meskipun masih terkendala oleh beberapa aspek teknis. Setelah workshop, terjadi peningkatan pemahaman, dengan 35% audiens sudah memahami pentingnya digitalisasi dalam UMKM dan 5% di antaranya mulai mempertimbangkan pendaftaran hak paten dan legalitas logo halal. Artikel ini menunjukkan bahwa pelatihan yang terstruktur dan terarah dapat membantu UMKM dalam meningkatkan daya saing di era digital, serta pentingnya perlindungan hukum bagi usaha mereka.</p>Levi Elo SaputraHayatul Jannah Ar’rayyanImel Nabila PutriIrma KhoirunnisaAlyssa Firna RahmadahaniFaridz Jibran AhfaAulia MaulidaAnandita Gita ArdanaDian YulianaRita Pramujiyanti Khotimah
Copyright (c) 2025 Levi Elo Saputra, Hayatul Jannah Ar’rayyan, Imel Nabila Putri, Irma Khoirunnisa, Alyssa Firna Rahmadahani, Faridz Jibran Ahfa, Aulia Maulida, Anandita Gita Ardana, Dian Yuliana, Rita Pramujiyanti Khotimah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5278Mencegah Stunting Melalui Edukasi Orang Tua Balita Sebagai Implementasi Kegiatan KKN Muhammadiyah Aisyiyah
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5189
<p>Indikator yang paling sensitif adalah status gizi balita. Tumbuh kembang anak harus diperhatikan sejak dini, berbagai faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak diantaranya Pendidikan dan pengasuhan ibu tentang tumbuh kembang anak, lingkungan dan sanitasi, genetik, ekonomi sosial budaya, pola asuh ibu, dan gizi. Stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak disebabkan infeksi dan kekurangan gizi serta kondisi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi yang berlangsung lama sejak 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari program KKN Muhammadiyah Asisyiyah ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, sikap, dan pengetahuan masyarakat terutama orang tua balita tentang stunting, dampak dan cara mencegah stunting dengan program 1000 hari kehidupan anak di Desa Bentakan Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Metode pelaksanaan kegiatan edukasi stunting berupa penyampaian materi yang disampaikan melalui ceramah diskusi interaktif dan media visual berupa power point. Pengamatan angka stunting di Desa Bentakan, Kecamatan Baki sebanyak 4 anak, gizi kurang 6 anak, dan upaya yang pernah dilaksanakan dalam pencegahan stunting di Desa Bentakan yaitu adanya kunjungan pihak kesehatan ke rumah anak yang teridentifikasi stunting, adanya bantuan penunjang gizi, serta adanya rembug stunting sebagai edukasi.</p>Beccik Wakhita Putri SumardiHimelly MaulidaSatria Yuda AbdillahHilda Zahra HamidaFatkhul AzamAulia Putri AndiniHilda AzizahAfshana Awaliah RamadhaniM Mutalazimah
Copyright (c) 2025 Beccik Wakhita Putri Sumardi, Himelly Maulida, Satria Yuda Abdillah, Hilda Zahra Hamida, Fatkhul Azam, Aulia Putri Andini, Hilda Azizah, Afshana Awaliah Ramadhani, M Mutalazimah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5189Pemanfaatan Komoditas Pangan Lokal: Puding Alpukat sebagai Solusi Inovatif dalam Pencegahan Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5205
<p>Desa Karangpandan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menghadapi masalah serius terkait stunting pada anak-anak. Menurut World Health Organization (WHO), stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Di desa ini, angka stunting mencapai 4,1%, sehingga memerlukan intervensi segera. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) seperti puding alpukat untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak. Namun, pemanfaatan alpukat sebagai sumber gizi lokal yang melimpah di Karangpandan belum optimal. Alpukat, yang kaya akan lemak sehat, asam folat, serat, serta vitamin dan mineral penting, memiliki potensi besar untuk membantu mencegah stunting. Artikel ini menawarkan pemanfaatan alpukat sebagai bahan PMT yang inovatif untuk mengatasi kekosongan tersebut. Puding alpukat diharapkan dapat meningkatkan konsumsi makanan bergizi dan, pada akhirnya, menurunkan angka stunting di desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas inovasi PMT berbasis alpukat dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Desa Karangpandan.</p>F FirmansyahFajar Maulana NugrahaGivari AkbarVindiani OktavianaNurul Chotamil FaridaMohammad Nur KholisFidela ZadaristuFadila SelvinaErnita DirahmadSatini Ulfa
Copyright (c) 2025 F Firmansyah, Fajar Maulana Nugraha, Givari Akbar, Vindiani Oktaviana, Nurul Chotamil Farida, Mohammad Nur Kholis, Fidela Zadaristu, Fadila Selvina, Ernita Dirahmad, Satini Ulfa
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5205Edukasi Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor pada Produk Olahan Puding sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Klumprit
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5221
<p>Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, dengan prevalensi 24,4% pada tahun 2021. Artikel ini membahas upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemanfaatan ekstrak daun kelor dalam pembuatan puding di Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu dalam memanfaatkan daun kelor untuk meningkatkan asupan gizi keluarga mereka. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada 12 ibu yang memiliki anak di bawah usia dua tahun dan menunjukkan kepada mereka cara membuat puding kelor. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi, dengan 100% peserta memiliki pengetahuan baik tentang pencegahan stunting menggunakan daun kelor, meningkat dari 16,2% sebelum edukasi. Puding daun kelor dipilih karena mudah dibuat, bergizi tinggi, dan disukai anak-anak. Daun kelor mengandung protein, zat besi, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan daun kelor dalam bentuk puding dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan gizi dan mencegah stunting pada balita, serta berpotensi meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.</p>Choirun NisaNur SafitriAzizah Afifatun NisaFachrunisa RamadhaniZelin KhandyebYohana MajukNadia AssyifaResti KurniasariYanuar Eki RiyadiErlangga Hikmal Abrar
Copyright (c) 2025 Choirun Nisa, Nur Safitri, Azizah Afifatun Nisa, Fachrunisa Ramadhani, Zelin Khandyeb, Yohana Majuk, Nadia Assyifa, Resti Kurniasari, Yanuar Eki Riyadi, Erlangga Hikmal Abrar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5221Penyuluhan DAGUSIBU Antibiotik dalam Upaya Pencegahan Resistensi Bakteri di Dusun Tlobo Sempon Desa Karangsari
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5239
<p>Resistensi bakteri menandakan ekspansi populasi bakteri yang tidak diatur, terjadi bahkan dengan adanya antibiotik yang diberikan pada dosis konvensional atau konsentrasi penghambatan minimal. Resistensi antimikroba merupakan tantangan yang rumit dan berbahaya bagi kesehatan global. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan obat yang baik, Asosiasi Apoteker Indonesia merencanakan Penyuluhan DAGUSIBU, salah satu program upaya untuk mengatasi resistensi antibiotik. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi mengenai DAGUSIBU obat dan antibiotik di Dusun Tlobo Sempon Desa Karangsari. Ini juga akan mengukur seberapa pengetahuan peserta tentang obat ini sebelum dan sesudah diberikan. Test, seminar, dan tanya jawab adalah metode pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan 60 peserta. Didapatkan hasil rata-rata pre-test 27 orang (45%) mengetahui tentang DAGUSIBU Antibiotik sedangkan hasil post-test mengalami kenaikan yang sangat baik yaitu 41 orang (68,3%) mengetahui tentang DAGUSIBU Antibiotik. Ini menunjukkan bahwa penyuluhan DAGUSIBU Antibiotik untuk mencegah resistensi antibiotik di Dusun Tlobo Sempon Desa Karangsari telah dilakukan dengan baik dan berhasil.</p>Moh Chairil AsmawanRofikoh OktaviaUfi FadilahMuhammad Bintang SaputraMutiara Pastika Aura NisaMuhammad Ilham FadilahDania Stefany PutriM MeilanFajar Nur RohimAniisah Azka Arradhin
Copyright (c) 2025 Moh Chairil Asmawan, Rofikoh Oktavia, Ufi Fadilah, Muhammad Bintang Saputra, Mutiara Pastika Aura Nisa, Muhammad Ilham Fadilah, Dania Stefany Putri, M Meilan, Fajar Nur Rohim, Aniisah Azka Arradhin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5239Pemberdayaan Edukasi Perilaku Hidub Bersih dan Sehat untuk Pencegahan Stunting Di Desa Tohkuning Karanganyar
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5267
<p>Stunting adalah masalah kesehatan yang menjadi perhatian khusus di Indonesia dengan ditandai oleh 21.5% anak di Indonesia mengalami stunting. Stunting, yang sering disebut sebagai kerdil, ditandai oleh gangguan perkembangan otak dan pertumbuhan fisik pada anak. Di Jawa Tengah, prevalensi stunting cukup tinggi, yaitu sebesar 27.8%. Di Karanganyar, data Puskesmas pada tahun 2023 menunjukkan prevalensi stunting sekitar 22,3%, dengan salah satu desa, yaitu Desa Tohkuning, terdapat 5 balita yang mengalami stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mencegah peningkatan angka stunting pada balita di Desa Tohkuning. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta demonstrasi pembuatan makanan tambahan yang bergizi. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu anggota PKK di wilayah Desa Tohkuning. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa 87% ibu PKK di wilayah tersebut telah mengikuti edukasi kesehatan tentang stunting, dan 83% telah mengikuti pelatihan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta cara membuat makanan tambahan. Kesimpulannya, ibu-ibu PKK di Desa Tohkuning mampu memahami dan mengajarkan kembali cara pencegahan stunting, serta menerapkan PHBS melalui cuci tangan dan pembuatan makanan tambahan yang bergizi.</p>Raden Danang Aryo Putro SatriyonoBurhanuddin Habilillah Dukhon Azim Nanda Puja LestariSiti Chaniffiya Al ChanafWa Ode Rachfianul Dita MandauDiah Rosita HerawatiTri AlfiahMutia ZahraMaulana Hilmi Taqiyuddin
Copyright (c) 2025 Raden Danang Aryo Putro Satriyono, Burhanuddin Habilillah , Dukhon Azim , Nanda Puja Lestari, Siti Chaniffiya Al Chanaf, Wa Ode Rachfianul Dita Mandau, Diah Rosita Herawati, Tri Alfiah, Mutia Zahra, Maulana Hilmi Taqiyuddin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5267KKN MAs DESA KARANGBANGUN : PENGENDALIAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN GIZI DAN INOVASI MAKANAN PADA ANAK, PENINGKATAN EKONOMI BERBASIS UMKM KREATIF, SERTA GERAKAN STRATEGIS DAKWAH MUHAMMADIYAH
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5288
<p>Laporan Akhir KKNMAs Kelompok 134 dilaksanakan di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Jawa Tengah, pada 2 Agustus hingga 12 September 2024 dengan tema "UMKM Unggul Stunting Menurun." Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi dua isu utama yang dihadapi desa: tingginya angka stunting pada anak-anak dan kurang berkembangnya UMKM. Tim melaksanakan empat program utama, yaitu penyuluhan gizi dan inovasi makanan untuk anak, pelatihan UMKM kreatif, pembuatan video profil UMKM, serta kegiatan dakwah melalui tabligh akbar. Penyuluhan gizi menargetkan peningkatan pemahaman orang tua tentang nutrisi yang diperlukan anak, dengan fokus pada cara mengatasi stunting. Program ini diikuti oleh 72 peserta, dan hasil pretest serta posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta. Pelatihan UMKM bertema "Menciptakan Ekonomi Kreatif Berbasis Kerajinan Tangan Lokal" diikuti oleh 20 peserta dan berhasil meningkatkan keterampilan mereka dalam anyaman. Selain itu, pembuatan video profil untuk tiga UMKM unggulan desa, yaitu produksi jamu, roti, dan tahu, bertujuan memperluas promosi produk lokal. Dalam kegiatan dakwah, tabligh akbar bertema "Mengamalkan Hidup Sehat dalam Perspektif Islam" sukses meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak dan perkembangan ekonomi lokal, khususnya UMKM. Tim KKNMAs merekomendasikan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan hasil yang dicapai dari program-program yang dilaksanakan.</p>Aflit Nuryulia PraswatiChaidar Ali AlbasyarRizqiana Tri AryaningrumD DanielBagas Adi FaizinDebi SintiaDea LestariFebriana Emy Mufli Hatim
Copyright (c) 2025 Aflit Nuryulia Praswati, Chaidar Ali Albasyar, Rizqiana Tri Aryaningrum, D Daniel, Bagas Adi Faizin, Debi Sintia, Dea Lestari, Febriana Emy Mufli Hatim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5288Strategi Pemasaran: Pemanfaatan Limbah Minyak Menjadi Lilin Aromatherapy di Desa Krajan Sukoharjo
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5179
<p>Lilin aromaterapi adalah lilin yang diperkaya dengan zat aromatik yang dirancang untuk menenangkan dan menyegarkan suasana. Dalam hal ini, lilin ini dibuat secara inovatif dari limbah rumah tangga yang didaur ulang, khususnya minyak jelantah. Transformasi limbah menjadi produk yang bernilai ini merupakan solusi yang efektif untuk mengurangi limbah rumah tangga dan meminimalkan dampak lingkungan. Tujuannya adalah untuk mendukung dan meningkatkan pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Krajan. Dengan memanfaatkan limbah dalam proses produksi, produk ini menawarkan cara yang hemat biaya bagi masyarakat untuk memperluas jangkauan mereka ke pasar yang lebih luas. Selain itu, produk ini juga memperkenalkan peluang bisnis baru bagi anggota PKK dan Karang Taruna. Metode yang digunakan melibatkan demonstrasi dan sosialisasi yang berfokus pada strategi pemasaran. Strategi ini sangat penting dalam memajukan UMKM di Desa Krajan, sehingga mereka dapat bersaing secara efektif. Mitra yang terlibat yaitu masyarakat, termasuk PKK, Karang Taruna, dan kader posyandu, mereka berperan penting dalam kegiatan ini, yang ditandai dengan antusias yang tinggi.</p>Andi Suci RamadhaniMelani Ervina DewiGaluh Shafa NabilaFadila Putri NugrahaDinda Surya AnandaAdipfa Fadillah AzizNadir IfandraS SilvikaPutri AnderikaWilli Astuti
Copyright (c) 2025 Andi Suci Ramadhani, Melani Ervina Dewi, Galuh Shafa Nabila, Fadila Putri Nugraha, Dinda Surya Ananda, Adipfa Fadillah Aziz, Nadir Ifandra, S Silvika, Putri Anderika, Willi Astuti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5179Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Melalui Posyandu Remaja di Desa Kudu
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5196
<p>Program KKN "Ayo Cegah Stunting, Hindari Seks Bebas dan Pernikahan Dini" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja dan masyarakat tentang bahaya seks bebas, pernikahan dini, dan dampaknya terhadap kesehatan, termasuk risiko stunting. Program ini dilaksanakan di Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dengan sasaran remaja perempuan berusia 10-18 tahun. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pembagian tablet penambah darah, serta pengecekan kesehatan seperti tinggi dan berat badan, tekanan darah, Hb, dan GDs. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan bahaya seks bebas serta pernikahan dini. Program ini berfungsi sebagai edukasi untuk membentuk remaja yang cerdas, sehat, dan bertanggung jawab dalam menjaga pergaulan dan kesehatan reproduksi. Diharapkan program ini dapat menurunkan angka pernikahan dini dan kasus seks bebas, serta mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat. Harapan kedepan kegiatan edukasi/sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi tetap dilaksanakan agar desa Kudu terbebas dari bahaya stunting dan seks bebas.</p>Arvani Yuen FebrinaIra Puri HandayaniIntan Arvita ZulaviaCitra Nadia SalsabilaRizki UtamiPini PujiastutiAkhmad Viqri RamadhanNirma Lila Anggani
Copyright (c) 2025 Arvani Yuen Febrina, Ira Puri Handayani, Intan Arvita Zulavia, Citra Nadia Salsabila, Rizki Utami, Pini Pujiastuti, Akhmad Viqri Ramadhan, Nirma Lila Anggani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5196Penyuluhan Masyarakat Hidup Sehat X Gerakan Makan Ubi
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5212
<p>Stunting pendek adalah kegagalan tumbuh kembang anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari kehamilan hingga usia dua tahun. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang berada di bawah norma usia. Stunting dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak, serta meningkatkan risiko penyakit kronis di kemudian hari. Faktor-faktor penyebab stunting meliputi akses terbatas terhadap makanan bergizi, praktik pemberian makan yang tidak memadai, serta kurangnya sanitasi dan pelayanan kesehatan. Penanganan stunting memerlukan intervensi multi-sektoral yang melibatkan peningkatan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, perbaikan sanitasi, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat. Upaya pencegahan stunting penting dilakukan untuk memastikan kualitas Manusia yang menjadi sumber daya yang optimal di masa depan.</p>Jibral ArrabiZemima CantikaRona LuthfiatunnisaNadhifa Nur AlifazahroMarcella Sinta OliviaSonia GandhiRidho SabilShafwan Fikri Albanna
Copyright (c) 2025 Jibral Arrabi, Zemima Cantika, Rona Luthfiatunnisa, Nadhifa Nur Alifazahro, Marcella Sinta Olivia, Sonia Gandhi, Ridho Sabil, Shafwan Fikri Albanna
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5212Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Optimalisasi Legalitas Usaha dan Digital Marketing di Desa Jatisobo, Karanganyar
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5228
<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM di Desa Jatisobo, Karanganyar, mengenai pentingnya legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) serta penerapan digital marketing. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi NIB dan digital marketing. Pada tahap pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai legalitas usaha dan manfaat NIB, seperti kemudahan dalam mengurus perizinan dan mendapatkan dokumen legal. Setelah sosialisasi, tiga UMKM meminta pendampingan dalam proses pendaftaran NIB melalui platform Online Single Submission (OSS). Tahap kedua sosialisasi berfokus pada edukasi digital marketing, dengan tujuan membantu UMKM memperluas jangkauan pasar melalui marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha tertarik untuk mendaftarkan NIB dan mulai memahami pentingnya perasaran degital. Pendampingan pembuatan NIB berhasil dilakukan, dan para peserta mendapatkan dokumen NIB secara cepat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM setempat.</p>Surya JatmikaRendi GunawanNailahana Huwaida ZahraRena Poppy AgathaSiti RespatiMeta ArianiRiswan DarmawanVera Diamita PutriNur Ayu Melani
Copyright (c) 2025 Surya Jatmika, Rendi Gunawan, Nailahana Huwaida Zahra, Rena Poppy Agatha, Siti Respati, Meta Ariani, Riswan Darmawan, Vera Diamita Putri, Nur Ayu Melani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5228Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) Desa Ngadiluwih Matesih Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5246
<p>Telah dilaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKNMAs) 2024 di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman pembelajaran yang berharga melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Mereka diharapkan dapat mengidentifikasi, merumuskan, dan mencari solusi untuk berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKNMAs menerapkan metodologi penelitian kualitatif, khususnya dengan menggunakan pendekatan fenomenologi untuk memahami realitas sosial dari sudut pandang masyarakat yang terlibat. Metode fenomenologi dalam kegiatan ini diimplementasikan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan partisipasi langsung dari perangkat desa dan masyarakat. Kegiatan-kegiatan ini mencakup proses pengumpulan data, penyebaran informasi, wawancara, dokumentasi, serta pelaksanaan pelatihan-pelatihan. Program KKNMAs telah membuahkan hasil yang terwujud dalam berbagai kegiatan yang berhasil dilaksanakan di masyarakat, diantaranya (a) Pendampingan kegiatan belajar mengajar mata Pelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri 01 Ngadiluwih (b) Pemberdayaan masyarakat melalui P2L dan Aquaponik sebagai pencegahan Stunting (c) Pendampingan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang UMKM (d) Tabligh Akbar sebagai penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.</p>Rezania AsyfiradayatiIntan JahniNyimas NurfatimahNabila KrisdiyantiRaisya Nuraini PutriRinda FahitaNadzua Widya SugestiAdi SuandiMuhammad Zulfa Zaidan IchsanieRangga Wijaya
Copyright (c) 2025 Rezania Asyfiradayati, Intan Jahni, Nyimas Nurfatimah, Nabila Krisdiyanti, Raisya Nuraini Putri, Rinda Fahita, Nadzua Widya Sugesti, Adi Suandi, Muhammad Zulfa Zaidan Ichsanie, Rangga Wijaya
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5246Pelatihan Pemanfaatan Ecoenzyme Sebagai Produk Ekonomi Kreatif: Implementasi Kegiatan KKN Muhammadiyah Aisyiyah
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5276
<p>Pengabdian masyarakat sebagai bagian dari kegiatan KKN Muhammadiyah Aisyiyah ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik segar menjadi produk yang bernilai ekonomi. Pengelolaan sampah yang kurang baik menyebabkan terjadinya masalah pencemaran lingkungan, seperti bau tak sedap, penyebaran penyakit, dan lain sebagainya. Sosialisasi mengenai pengelolaan limbah organik segar menjadi Ecoenzym sehingga dapat mengurangi permasalahan lingkungan serta sebagai produk ekonomi kreatif Desa Bakipandeyan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode sosialisasi dan praktik pembuatan Ecoenzym, sehingga masyarakat yang hadir memahami cara pembuatan Ecoenzym untuk dipraktikkan secara mandiri. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan baru bagi masyarakat desa Bakipandeyan terkait pengelolaan limbah organik, pembuatan cairan Ecoenzym, serta pemanfaatan Ecoenzym sebagai produk ekonomi kreatif.</p>Rahma Putri ZulaeikaHaura AjarinaViona AnggrainiFreddy Satrio PurnomoR RhagibZaffa Eka PramestiAnnida Fissilmi KaafahVahita AlfianiPutri Aisyah Nur Alliyah TaufiqM MutalazimahS Suryati
Copyright (c) 2025 Rahma Putri Zulaeika, Haura Ajarina, Viona Anggraini, Freddy Satrio Purnomo, R Rhagib, Zaffa Eka Pramesti, Annida Fissilmi Kaafah, Vahita Alfiani, Putri Aisyah Nur Alliyah Taufiq, M Mutalazimah, S Suryati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5276Optimalisasi Re-Branding untuk Pengembangan Produk Umkm di Desa Gerdu Karanganyar
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5295
<p>Dalam era digital yang penuh persaingan, pemerintah lalu mengusahakan program digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memajukan kinerja mereka. Salah satu aspek penting dalam digitalisasi ini adalah pemanfaatan media sosial. Supaya media sosial efektif dalam memasarkan produk, UMKM perlu membangun citra merek yang positif di mata konsumen. Re-branding atau strategi branding dapat membantu dalam membangun citra merek yang kuat. Di Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, terdapat 89 pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengembangkan usaha mereka. Untuk membantu mereka, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang strategi yang dapat menumbuhkan penjualan produk UMKM melalui teknik branding dan re-branding. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan focus-group-discussion dengan pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan kemampuan UMKM dengan strategi branding dan rebranding berjalan dengan baik. Tiga UMKM terpilih, yaitu UMKM Batik, UMKM Snack Kering, dan UMKM Olahan Singkong, telah berhasil mendapatkan branding baru di media sosial. Selain itu, pengetahuan pelaku UMKM tentang branding juga meningkat dari 73 menjadi 86.</p>Raden Danang Aryo Putro SatriyonoRachmad Dewara Oktano Nugroho WasitoMona RezaSyifa Azkia NurrahmaMulio WibowoMariana UlfaWa Ode Intan Yulia MarsabillaSundari Yupita SariW WahyudinDinni Darjati Sukma Dewi
Copyright (c) 2025 Raden Danang Aryo Putro Satriyono, Rachmad Dewara Oktano Nugroho Wasito, Mona Reza, Syifa Azkia Nurrahma, Mulio Wibowo, Mariana Ulfa, Wa Ode Intan Yulia Marsabilla, Sundari Yupita Sari, W Wahyudin, Dinni Darjati Sukma Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5295Tumbuh Kembang Balita yang Lebih Sehat Inovasi Herbal Jelly dan Ice Cream Pakcoy dalam Edukasi Gizi di Desa Jati
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5187
<p>Stunting menjadi permasalahan karena dapat menyebabkan terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Stunting menyebabkan tingkat kecerdasan kurang optimal sehingga membuat anak lebih rentan terserang penyakit dan berpotensi menurunkan produktivitas Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui penyuluhan gizi. dan memanfaatkan tanaman keluarga (toga) sebagai suplementasi untuk mengatasi stunting Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan makanan bergizi untuk stunting dan tanaman toga untuk Stunting. Hasil pengabdian ini masyarakat pengetahuan ibu mengenai gizi dan stunting pada balita mengalami peningkatan. Kesimpulan, ibu balita menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan gizi pada balita agar kejadian stunting dapat dicegah sejak awal.</p>Marlinda AnggraeniAulia Meyda KusladiSendang Ayu RejekiAdi Darmawan AhmadSuka Risma Madu BuanaMita Wira YunengsihMohd WaffiSafira Zakiyah
Copyright (c) 2025 Marlinda Anggraeni, Aulia Meyda Kusladi, Sendang Ayu Rejeki, Adi Darmawan Ahmad, Suka Risma Madu Buana, Mita Wira Yunengsih, Mohd Waffi, Safira Zakiyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-01-062025-01-0610.23917/abdimas.5187Meningkatkan Perekonomian Warga Desa Karang melalui Sosialisasi Peran Wisata Watu Gambir Park
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5203
<p>Watu gambir park merupakan destinasi eduwisata alam dan budaya yang sangat potensial untuk pelestarian alam yang berlokasi di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Watu gambir park memiliki keindahan alam yang terkenal dengan formasi bebatuan yang unik yang membuat pengunjung tertarik. Adanya eduwisata watu gambir park memberikan dampak positif terhadap peningkatan sektor perekonomian pendapatan desa Karang khususnya untuk Masyarakat lingkungan sekitar. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif pengabdian ini menggali bagaimana kontribusi wisata watu gambir park terhadap kesejahteraan ekonomi Masyarakat lokal, dengan fokus pada bagaimana objek wisata Watu Gambir Park telah menciptakan lapangan kerja dan dapat meningkatkan pendapatan di Desa tersebut. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui pelaksanaan survei lapangan dan wawancara dengan warga lokal. Hasil pengabdian yang dilakukan, rata-rata responden berpendapat bahwa dengan adanya eduwisata watu gambir park sangat berperan penting dalam kenaikan sektor perekonomian lokal.</p>L LelitaDila CharismaAri Mukti Wibowo
Copyright (c) 2025 L Lelita, Dila Charisma, Ari Mukti Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5203Optimalisasi Pencegahan Stunting melalui Penyuluhan Edukasi Nutrisi: Peran Susu Kedelai sebagai Sumber Protein
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5219
<p>Artikel ini menguraikan upaya optimalisasi pencegahan stunting melalui penyuluhan edukasi nutrisi dengan fokus pada peran susu kedelai sebagai sumber protein alternatif. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan bagi remaja Karang Taruna dan Tenaga Pendidikan HIMPAUDI di Desa Pondok, Sukoharjo, yang difasilitasi melalui sesi pre-test dan post- digunakan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta.. Selain memberikan edukasi, inovasi berupa puding susu kedelai diperkenalkan sebagai makanan bergizi untuk pencegahan stunting. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang stunting dan manfaat nutrisi dari kedelai.</p>Adinda Rahma DesvitasariAlya Dwi AprizaAnanda Triana AyuningtyasAndi Fitri Noor EmaAslinda SukriLaelatul RofiqohNor SaidaMuhammad ‘Abid Rafi’uddinMuhammad Said Auzar
Copyright (c) 2025 Adinda Rahma Desvitasari, Alya Dwi Apriza, Ananda Triana Ayuningtyas, Andi Fitri Noor Ema, Aslinda Sukri, Laelatul Rofiqoh, Nor Saida, Muhammad ‘Abid Rafi’uddin, Muhammad Said Auzar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5219Strategi Peningkatan Gizi untuk Mencegah Stunting di Desa Gedongan melalui Pembuatan Pudding Labu Kuning
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5235
<p>Salah satu strategi yang diimplementasikan oleh Kelompok 18 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-Aisyiyah (KKN Mas) dalam pencegahan peningkatan stunting adalah melakukan penyuluhan dengan tema “Cegah Stunting itu Penting”. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi dan praktik mengenai strategi peningkatan gizi pada ibu dan balita di Desa Gedongan. Metode yang digunakan merupakan penyuluhan dan praktik pembuatan makanan bergizi, terutama balita dengan membuat pudding labu. Hasil kegiatan membuktikan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu balita terkait gizi seimbang dan pemberian makanan yang baik. Kegiatan KKN MAs ini diharapkan dapat meningkatkan status gizi pada balita dan mencegah peningkatan angka stunting di Desa Gedongan.</p>Agung PastikoAjeng Soumiatun NafiahAzkia NoorrahmahGhina Putri AndhykaHagia SophiaRara OktavianiRita RahayuWardatul JannahZulqi Anrimo WiluhungSuyatmin Waskito Adi
Copyright (c) 2025 Agung Pastiko, Ajeng Soumiatun Nafiah, Azkia Noorrahmah, Ghina Putri Andhyka, Hagia Sophia, Rara Oktaviani, Rita Rahayu, Wardatul Jannah, Zulqi Anrimo Wiluhung, Suyatmin Waskito Adi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5235Inovasi Olahan Jamur Kuping sebagai Bentuk Penanggulangan Stunting dan Pemberdayaan Umkm Desa Koripan
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5253
<p>Tujuan diadakannya penelitian ini ialah sebagai bentuk dalam meningkatkan pengembangan olahan jamur kuping yang menjadi salah satu potensi jamur di Desa Koripan. Desa Koripan terkenal akan budidaya jamur, salah satunya jamur kuping. Hanya saja, yang menjadi permasalahan adalah masih kurangnya pengembangan dari budidaya jamur kuping di Desa Koripan. Inovasi olahan jamur kuping sebagai bentuk penanggulangan stunting dan juga pemberdayaan UMKM Desa Koripan. Meskipun, Desa Koripan bukan merupakan desa dalam pantauan waspada stunting. Akan tetapi, jamur kuping yang mengandung kaya akan gizi, apabila dikonsumsi oleh masyarakat dapat menjadi salah satu produk olahan dari jamur yang mampu menanggulangi terjadinya stunting. Pemanfaatan potensi jamur kuping diharapkan mampu menanggulangi adanya stunting. Selain itu, jamur kuping yang menjadi salah satu potensi di desa Koripan inovasi produk jamur dapat meningkatkan perekonomian di Desa Koripan dan sebagai bentuk pemberdayaan UMKM. Dalam pelaksanaan penelitian ini mahasiswa KKN MAs menerapkan beberapa metode seperti; observasi; eksperimen; dan penyuluhan. Dengan adanya program pengabdian yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) diharapkan dapat menjadi bentuk pemberdayaan UMKM di Desa Koripan.</p>Ilham Amana PutraFriska Amelia AraleSalma Putri SalsabilaPutri Wafa Norashila DewiYuniar AlmaidahMelansari Siti Nur TiaraRatih KurniaTubagus Osama AkbarNaviko FirmansyahAhmad Baihaqi Saputra
Copyright (c) 2025 Ilham Amana Putra, Friska Amelia Arale, Salma Putri Salsabila, Putri Wafa Norashila Dewi, Yuniar Almaidah, Melansari Siti Nur Tiara, Ratih Kurnia, Tubagus Osama Akbar, Naviko Firmansyah, Ahmad Baihaqi Saputra
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5253Inovasi Produk Olahan Jamur Tiram Berupa Nugget Jamur Tiram Sebagai Bentuk Pemberdayaan UMKM Rumah Jamur Pak Warsito di Desa Jumantoro
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5284
<p>Dalam upaya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Rumah Jamur Pak Warsito di Dusun Belang, Desa Jumantoro, dilakukan inovasi produk olahan yaitu nugget jamur tiram. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana jamur tiram dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku yang sehat dan ramah lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk nugget jamur tiram memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan selain memiliki cita rasa yang menarik. Selain itu, kemajuan ini meningkatkan pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan usaha kecil menengah (UMKM) di Desa Jumantoro.</p>Suci MinandaWindi SyahkilaMuhammad Rafdi ChairulHanifah Nur AiniLaiko RamadhanSherly Diana PutriRika FebriyaniSusanti BilondatuWahyu Yoga PrasetyoMirzam Arqy Ahmadi
Copyright (c) 2025 Suci Minanda, Windi Syahkila, Muhammad Rafdi Chairul, Hanifah Nur Aini, Laiko Ramadhan, Sherly Diana Putri, Rika Febriyani, Susanti Bilondatu, Wahyu Yoga Prasetyo, Mirzam Arqy Ahmadi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5284Pencegahan Stunting Melalui Demo Masak (Cookies Tempe), Pemberian Tablet Tambah Darah, dan Penelitian Pengetahuan Ibu terhadap Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5177
<p>Stunting masih menjadi permasalahan yang serius di Indonesia, Kecamatan Mojolaban masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Sukoharjo. Program kerja berupa penyuluhan dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi dan meminimalisir tingginya angka stunting. Melalui beberapa metode seperti penyuluhan dan wawancara, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.</p>Muiz BudiatiDea AnantaRomadhon Ahmad SahediViska Insani Tri HakikiLatifa Nur SabrinaFawaz AkmalNaila Najwa TamimaHikmal AkbarArum Wiji AstutiI Irdawati
Copyright (c) 2025 Muiz Budiati, Dea Ananta, Romadhon Ahmad Sahedi, Viska Insani Tri Hakiki, Latifa Nur Sabrina, Fawaz Akmal, Naila Najwa Tamima, Hikmal Akbar, Arum Wiji Astuti, I Irdawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5177Pemanfaatan Bunga Telang Menjadi Peluang: Inovasi UMKM dalam Kreasi dan Inovasi
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5194
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bunga telang (Clitoria ternatea) dalam mendorong inovasi produk UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program sosialisasi, UMKM, khususnya kelompok wanita tani (KWT), diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bunga telang menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti teh bunga telang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil meningkatkan kreativitas dan kapasitas inovatif UMKM dalam mengembangkan produk baru berbasis bunga telang. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi, seperti inefisiensi rantai pasok dan masalah kontrol kualitas. Studi ini menyimpulkan bahwa potensi bunga telang sebagai bahan baku produk UMKM sangat menjanjikan.</p>Jasmine Azzahra KireinaFahmi Syauqi Allieva LesmanaBerliana Tsaniyah Amanatillah H.SSakhoowatun Nisaa BidayatulA AisahHasna Rania WibowoAlif Nurdin PratamaHana Syifaun NufusResty KasmithaTitis Setyabudi
Copyright (c) 2025 Jasmine Azzahra Kireina, Fahmi Syauqi Allieva Lesmana, Berliana Tsaniyah Amanatillah H.S, Sakhoowatun Nisaa Bidayatul, A Aisah, Hasna Rania Wibowo, Alif Nurdin Pratama, Hana Syifaun Nufus, Resty Kasmitha, Titis Setyabudi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5194Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SDN 02 Ploso
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5210
<p>Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih menjadi trend hingga saat ini khususnya di Indonesia. Penentuan kehamilan menggunakan standar internasional yang di Indonesia dibakukan melalui Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020. Kejadian kehamilan dapat dihindari dengan melakukan perilaku kehamilan murni (PHBS), yaitu setiap perilaku kesehatan atau kegiatan yang dilakukan dengan hati-hati untuk mendorong peningkatan kesehatan pribadi dan mengambil peran aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurangi peningkatan stagnasi kasus baru khususnya di Desa Ploso, Jumapolo dan Karanganyar. Metode yang digunakan adalah transversal, dengan pelaksanaan pengabdian dengan teknik konsultasi dan praktek langsung di SDN 02 Ploso. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat peningkatan tingkat pengetahuan siswa kelas 4 dan 6 SDN 02 Ploso antara sebelum dan sesudah pemberian bimbingan dan praktik CTPS.</p>Ayu Khoirotul UmarohQuranisa Gita Aulia SalsabilaHerindra Bondan SaputraPricillia Intan RamadhaniM MonicaMira ElinatasyaIchsan SaputraNur Kemal Pasya MustafaNazuni Adliya ShiddiiqiHimmatul Aulia RahmanAyu Khoirotul Umaroh
Copyright (c) 2025 Ayu Khoirotul Umaroh, Quranisa Gita Aulia Salsabila, Herindra Bondan Saputra, Pricillia Intan Ramadhani, M Monica, Mira Elinatasya, Ichsan Saputra, Nur Kemal Pasya Mustafa, Nazuni Adliya Shiddiiqi, Himmatul Aulia Rahman, Ayu Khoirotul Umaroh
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5210Pengembangan UMKM Masyarakat Desa Girimulyo Diversifikasi Pangan melalui Inovasi Produk Olahan Singkong
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5226
<p>Desa Girimulyo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah penduduk sekitar 4.100 jiwa. Desa Girimulyo memiliki potensi sayur mayur yang sangat banyak jenisnya karena Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menajdi salah satu pilar penting dalam pengembangan ekonomi lokal. Pengabdian kepada masyarakat di wilayah Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar yang mana wilayahnya tersebut memiliki kearifan lokal yang dapat dijadikan manfaat sebagai peluang bisnis atau usaha. Salah satu jenis bahan pangan yang mempunyai prospek untuk dikembangkan menjadi makanan fungsional adalah Singkong. Dalam pengabdian ini langkah awal yang dilakukan, yaitu menggunakan metode observasi kepada pelaku UMKM di Desa Girimulyo. Bertujuan untuk mengetahui seberapa besar potensi atau perkembangan UMKM dan sejauh mana masyarakat memahami tentang peluang usaha, tantangan yang dihadapi dan pemasaran yang telah dilakukan untuk UMKM. Metode selanjutnya, yaitu metode pelatihan kepada masyarakat Desa Girimulyo. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar. Dalam kegiatan ini, kelompok KKNMAS 145 juga menggunakan metode ceramah, pendekatan serta diskusi dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi agar memudahkan dalam penyampaian konsep inovasi. Sebagai bagian dari kegiatan ini, tim KKNMAS 145 juga memberikan kesempatan kepada peserta yang hadir untuk dapat mencicipi produk inovatif ini. Hasil dan pembahasan mengenai pengembangan UMKM di Desa Girimulyo yaitu Keberhasilan dalam inovasi produk berbahan dasar singkong, peningkatan keterampilan masyarakat Desa Girimulyo, pemanfaatan tekonologi untuk keberhaasilan pemasaran produk UMKM, pengelolaan manajemen yang baik dan sumber daya alam secara optimal, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal, dan menciptakan peluang pasar yang luas.</p>Muhammad AlfariziA ArmanRizky Nur UtamiRani WidayantiA ApriyantiAlin Zahra Nur IswaraMuhammad Ariffa AkmalArmandita WijayantiShafa Faizani Nur HalizaP Padmisari
Copyright (c) 2025 Muhammad Alfarizi, A Arman, Rizky Nur Utami, Rani Widayanti, A Apriyanti, Alin Zahra Nur Iswara, Muhammad Ariffa Akmal, Armandita Wijayanti, Shafa Faizani Nur Haliza, P Padmisari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5226Strategi Peningkatan Penjualan Produk UMKM Kripik Jambu Merah Dukuh Cale Desa Ngargoyoso
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5244
<p>Kuliah kerja nyata muhamadiyah aisyah (KKN MAs) kelompok 140 yang dimana KKN ini di ikuti semua perguruan tinggi Muhamadiyah Aisyiyah Se-indonesia. KKN MAs ini dilaksankan 1 Agustus - 10 September yang dimana Kelompok 140 melakukan pengamatan terhadap usaha (UMKM) Keripik Jambu Merah terdapat di Desa Ngargoyoso yang dimana berkesempatan dalam Menyusun cara pengembangan pendistribusian dan pengembangan usaha untuk selanjutnya semakin dikenal. Kami dan pendampingan usaha berupa kemasan dan pemasaran. produksi dilaksanakan secara kompleks dari pemasaran-nya. Produk kemudian di kemas dengan plastic dan klip yang dapat membantu anda dalam membuat logo pada produk agar lebih menarik. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan usaha mitra kami.</p>Dewi SintawatiRuli AristaM MahyaniLeolita Clara Puspita DewiNaffa Ifada YashfyhanaR RestiyawatiJ JuantiYanuar WidodoMuhammad Bahrul Ilmi
Copyright (c) 2025 Dewi Sintawati, Ruli Arista, M Mahyani, Leolita Clara Puspita Dewi, Naffa Ifada Yashfyhana, R Restiyawati, J Juanti, Yanuar Widodo, Muhammad Bahrul Ilmi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5244Edukasi Pemanfaatan Bahan Lokal Melawan Stunting dengan Olahan Puding Daun Kelor yang Penuh Nutrisi
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5274
<p>Salah satu penyebab gizi buruk adalah pertumbuhan yang lambat. Stunting merupakan suatu kondisi dimana perkembangan anak berjalan lambat sehingga menyebabkan tinggi badannya kurang dari standar usia. Kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dalam jangka waktu yang lama. Sehubungan, dengan permasalahan stunting di Indonesia, program kerja ini fokus pada edukasi berbagai manfaat pada tanaman kelor bagi balita dan ibu menyusui. Kegiatan pemanfaatan daun kelor dalam pembuatan puding dilakukan dengan dua cara: pertama menggunakan metode edukasi tentang berbagai manfaat dan daun kelor disiapkan dengan post test kepada responden. Cara kedua adalah dengan mendemonstrasikan cara pembauatan puding daun kelor. Hasil kegiatan ini, menunjukkan bahwa pengetahuan bertambah setelah dilaksanakannya penyuluhan gizi pada kudapan daun kelor untuk pencegahan stunting.</p>Santrika LutviantiNajma Thaula Sari DewiLulu Faridatun AmaliyahAngelica Alma SerraAnggi Restian ZahraDwi Fitri YaningsihMuhammad Setyo WidodoPuja HartutiW WahyudiYeni Indriyani
Copyright (c) 2025 Santrika Lutvianti, Najma Thaula Sari Dewi, Lulu Faridatun Amaliyah, Angelica Alma Serra, Anggi Restian Zahra, Dwi Fitri Yaningsih, Muhammad Setyo Widodo, Puja Hartuti, W Wahyudi, Yeni Indriyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5274Si Dashat, Tentang Kita dan Isi Piringku: Upaya Preventif Atasi Stunting Sejak Dini di Desa Harjosari
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5293
<p>Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi secara kronis yang ditandai dengan kondisi anak yang memiliki tinggi badan dan BB kurang dari yang seharusnya. Kondisi ini dapat berakibat buruk dalam berbagai aspek pertumbuhan dan perkembangan anak. Prevalensi stunting di Desa Harjosari sebanyak 19 anak (9%), untuk mengatasi masalah tersebut berdasarkan keterangan dari petugas kesehatan setempat perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman sebagai upaya preventif mengatasi stunting. Sehingga kegiatan yang diadakan di Desa Harjosari ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait gizi sebagai upaya preventif mengatasi stunting sejak dini. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, didukung dengan temuan dari observasi, wawancara, dan diskusi interaktif yang berfokus isu stunting serta dilaksanakan di Desa Harjosari, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, pada bulan Agustus-September 2024. Total keseluruhan partisipan dalam penelitian ini sebanyak 113 partisipan, dengan rincian partisipan kegiatan Implementasi Modul Tentang Kita BKKBN di SDN 02 Harjosari 70 partisipan, kegiatan Permainan Edukatif Isi Piringku sebanyak 28 partisipan dan kegiatan Si Dashat sebanyak 15 partisipan yang keduanya dilaksanakan di Aula Balai Desa Harjosari.</p>F FathimahTiva Eka PrawesthiGarda Sukma KiranaFazri AriyantoNur HaniSeli Nur RahmawatiIntania Widi YolandaIntan MutiaraF Firmansyah
Copyright (c) 2025 F Fathimah, Tiva Eka Prawesthi, Garda Sukma Kirana, Fazri Ariyanto, Nur Hani, Seli Nur Rahmawati, Intania Widi Yolanda, Intan Mutiara, F Firmansyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5293Penerapan Veltikultur untuk Usaha Kemandirian Pangan Desa Bendosari dalam Upaya Pencegahan Stunting
https://proceedings.ums.ac.id/abdimas/article/view/5173
<p>Stunting merupakan masalah utama gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui kemandirian pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran bergizi tinggi seperti bayam. Vertikultur, teknik bercocok tanam vertikal, dapat memaksimalkan penggunaan lahan sempit serta mengurangi sampah plastik melalui penggunaan limbah rumah tangga seperti botol plastik sebagai media tanam. Sosialisasi vertikultur dilakukan kepada kader posyandu di Desa Bendosari, Sukoharjo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bercocok tanam menggunakan teknik ini. Kegiatan ini melibatkan pembuatan rak vertikultur dari bahan daur ulang dan media tanam berbasis kotoran ternak, dengan hasil yang diharapkan berupa peningkatan kemandirian pangan desa serta kontribusi terhadap pengurangan sampah dan keberlanjutan ekosistem. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu solusi inovatif dalam pencegahan stunting di daerah tersebut.</p>Elsa SagitaKania WidiaratriAkmal Haris RamdhanE EnjeliRizka AmaliaY YunisaAlip SutrisnoFajar AnsoriMuhammad Yasir BachtiarParamitha Cahyani
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2024-12-162024-12-1610.23917/abdimas.5173