Manajemen Fisioterapi pada pasca Rekonstruksi ACL Sinistra (Lateral Extra-Articular Tenodesis)

Authors

  • Mutiara Sabta Amanda Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dwi Rosella Komalasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Sigit Saputro IBEST Physio Solo
    Indonesia

Abstract

Introduction: Rekonstruksi anterior cruciate ligament (ACL) dengan prosedur Lateral Extra-articular Tenodesis (LET) merupakan tindakan pembedahan yang bertujuan untuk mengembalikan stabilitas lutut, terutama pada pasien dengan risiko tinggi retear. Proses rehabilitasi fisioterapi pasca operasi memiliki peran penting dalam pemulihan fungsi, pengurangan nyeri, peningkatan kekuatan otot, lingkup gerak sendi dan kemampuan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam program rehabilitasi fisioterapi pada individu dengan kasus pasca rekonstruksi ACL disertai lateral extra-articular tenodesis, serta untuk mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi yang diberikan melalui pendekatan studi kasus.

Case Presentation: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus yang dilakukan pada seorang pasien pasca rekonstruksi acl.

Management and Outcome: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus terhadap seorang pria berusia 19 tahun pasca rekonstruksi ACL dengan LET. Intervensi fisioterapi yang diberikan meliputi ultrasound, muscle release, latihan penguatan (quadriceps setting, SLR, clamshell, calf raise), mobilisasi patella, latihan proprioseptif, dan core strengthening. Intervensi diberikan dalam empat kali pertemuan, yang dievaluasi pada setiap pertemuannya. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), goneometer, Manual Muscle Testing (MMT), dan International Knee Documentation Committee (IKDC). Discussion: Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi, kekuatan otot, serta perbaikan fungsi aktivitas setelah dilakukan empat kali intervensi. Dengan demikian, program fisioterapi yang terstruktur dan tepat dapat memberikan perbaikan signifikan pada pasien pasca rekonstruksi ACL dengan LET.

Conclusion: Program fisioterapi yang diberikan selama empat kali pertemuan menunjukkan perbaikan pasien yang diukur menggunakan NRS (Numeric Rating Scale), goneometer, MMT dan IKDC (International Knee Documentation Committee).

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-30