Efektivitas Balance Training terhadap Pencegahan Cedera Ankle pada Atlet: A Systematic Literature Review
Abstract
Latar Belakang: Cedera ankle sprain merupakan cedera muskuloskeletal yang paling sering terjadi pada atlet dengan tingkat rekurensi tinggi. Balance training telah diajukan sebagai strategi preventif yang efektif, namun bukti ilmiahnya masih beragam. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas program balance training dalam mencegah cedera ankle pada atlet melalui pendekatan systematic literature review. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada empat basis data (PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, Cochrane Library). Sebanyak 8 studi RCT/CCT yang melibatkan 2.603 atlet diinklusi berdasarkan PRISMA guidelines dan dinilai menggunakan PEDro Scale. Hasil: Delapan studi menunjukkan perbaikan signifikan pada keseimbangan dinamis, propriosepsi, dan stabilitas ankle setelah program balance training 4-12 minggu. Enam studi melaporkan penurunan insiden ankle sprain secara bermakna. Skor PEDro berkisar 7-9/10 (baik hingga sangat baik). Kesimpulan: Balance training efektif mengurangi risiko ankle sprain pada atlet, khususnya program ≥6 minggu yang mengintegrasikan komponen proprioseptif, perturbasi, dan multi-arah secara progresif.
