Efektivitas Balance Training terhadap Pencegahan Cedera Ankle pada Atlet: A Systematic Literature Review

Authors

  • Viona Susan Anggraeni Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Shilah Kalimatun Sawa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Nadya Maulita Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Arif Pristiano Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Cedera ankle sprain merupakan cedera muskuloskeletal yang paling sering terjadi pada atlet dengan tingkat rekurensi tinggi. Balance training telah diajukan sebagai strategi preventif yang efektif, namun bukti ilmiahnya masih beragam. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas program balance training dalam mencegah cedera ankle pada atlet melalui pendekatan systematic literature review. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada empat basis data (PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, Cochrane Library). Sebanyak 8 studi RCT/CCT yang melibatkan 2.603 atlet diinklusi berdasarkan PRISMA guidelines dan dinilai menggunakan PEDro Scale. Hasil: Delapan studi menunjukkan perbaikan signifikan pada keseimbangan dinamis, propriosepsi, dan stabilitas ankle setelah program balance training 4-12 minggu. Enam studi melaporkan penurunan insiden ankle sprain secara bermakna. Skor PEDro berkisar 7-9/10 (baik hingga sangat baik). Kesimpulan: Balance training efektif mengurangi risiko ankle sprain pada atlet, khususnya program ≥6 minggu yang mengintegrasikan komponen proprioseptif, perturbasi, dan multi-arah secara progresif.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-11