Efektifitas Latihan Penguatan Otot untuk Pencegahan Sprain Ankle: Literature Review
Abstract
Latar Belakang: Ankle Sprain merupakan salah satu cedera muskuloskeletal yang paling umum terjadi secara global, dengan angka kekambuhan mencapai 70%-73% yang berisiko berkembang menjadi Chronic Ankle Instability (CAI). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan penguatan otot, baik pada area proksimal (panggul) dan distal (pergelangan kaki), dalam mencegah sprain ankle dan rehabilitasi CAI. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 8 studi Randomized Control Trial (RCT) yang dipublikasikan antara tahun 2016-2026 melalui data base PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kualitas metodologi dinilai menggunakan Skala PEDro. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa latihan penguatan otot panggul khususnya abduktor panggul dan otot pergelangan kaki seperti peroneus longus dan tibialis anterior secara signifikan meningkatkan keseimbangan statis dan dinamis, kekuatan otot, serta kapasitas fungsional yang diukur melalui skor FAAM dan Y-Balance Test. Kesimpulan: Latihan penguatan otot efektif dalam mencegah cedera berulang dan meningkatkan stabilitas sendi pada penderita sprain ankle. Pendekatan latihan yang komprehensif dan berkelanjutan sangat disarankan untuk memastikan pemulihan kontrol motorik yang mendalam.
