Nilai Prediktif Kebugaran Kardiovaskular untuk Deteksi Dini Risiko Kesehatan pada Remaja: Cross-Sectional Study

Authors

  • Rinna Ainul Maghfiroh Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Arif Pristianto Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Latar belakang: Kebugaran kardiovaskular pada remaja merupakan indikator penting kesehatan jangka panjang, tetapi data skrining awal pada remaja Indonesia masih terbatas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebugaran kardiovaskular (VO₂max) dengan parameter hemodinamik sederhana, yaitu tekanan darah sistolik (SBP), tekanan darah diastolik (DBP), dan denyut jantung (HR) pada remaja. Metode: Studi cross-sectional dilakukan pada 78 remaja di Surakarta. VO₂max diestimasi menggunakan Cooper 12-Minute Run Test. HR dan tekanan darah diukur dengan pulse oximeter dan sphygmomanometer digital yang telah dikalibrasi. Analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan korelasi Pearson/Spearman digunakan sesuai distribusi data dengan batas signifikansi p<0,05. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori VO₂max sangat buruk atau buruk (91,0%). Tekanan darah diastolik menunjukkan proporsi kategori hipertensi yang lebih besar dibandingkan tekanan darah sistolik. VO₂max berhubungan bermakna dengan SBP dan DBP (r=0,619; p<0,001) serta HR (r=0,310; p=0,009). Kesimpulan: Kebugaran kardiovaskular yang diukur melalui VO₂max berhubungan signifikan dengan tekanan darah dan denyut jantung pada remaja, menunjukkan bahwa kapasitas aerobik dapat menjadi indikator penting dalam pemantauan kesehatan kardiovaskular sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-11