Identifikasi Saluran Mesiobukal Kedua pada Gigi Molar Rahang Atas berdasarkan Morfologi Anatomis
Abstract
Latar Belakang: Identifikasi saluran mesiobukal kedua (MB2) sangat penting, karena jika gagal menemukannya dapat meningkatkan risiko infeksi. Hal ini juga berkorelasi dengan insiden yang relatif tinggi dari kanal MB2 pada kasus gigi molar atas (69.6% kasus gigi molar pertama rahang atas dan 39.0% pada gigi molar kedua rahang atas).
Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan proses identifikasi dan perawatan saluran MB2 pada gigi molar kedua maksila, serta menyoroti metode yang digunakan untuk menghindari missed canal.
Laporan Kasus: Seorang pasien perempuan berusia 43 tahun dirujuk untuk perawatan saluran akar pada gigi 17 sebagai persiapan untuk pemasangan gigi tiruan. Pemeriksaan klinis dan radiografi menunjukkan nekrosis pulpa dengan periodontitis apikalis asimtomatik. Saat preparasi akses, orifis MB2 tidak langsung terlihat dan ditemukan setelah perluasan akses menggunakan instrumen ultrasonik dengan bantuan magnifikasi dan pencahayaan. Saluran kemudian dipreparasi dan diobturasi dengan baik.
Diskusi: Saluran MB2 sering kali tertutup oleh pulpstone atau dentin sekunder yang dapat menyebabkan kalsifikasi pada saluran tersebut. Pembesaran yang baik dengan menggunakan loupe atau mikroskop dapat membantu identifikasi MB2 dengan menggunakan radiografi 2D, juga dengan menggunakan instrumen ultrasonik. Keberhasilan perawatan bergantung pada deteksi dini dan preparasi yang adekuat untuk mencegah infeksi residual.
Kesimpulan: Pengenalan anatomi kamar pulpa dan teknik eksplorasi yang tepat sangat penting dalam menemukan saluran MB2 guna memastikan keberhasilan perawatan endodontik.
