Tatalaksana Non Bedah Perforasi Iatrogenik Molar Pertama Rahang Atas dengan Bio-C Repair: Laporan Kasus
Abstract
Latar belakang: Perforasi iatrogenik dapat terjadi dalam proses preparasi akses perawatan endodontik. Kesalahan umumnya terjadi karena kurangnya pemahaman tentang morfologi gigi. Prevalensi perforasi pada permukaan servikal adalah 71.93% didominasi oleh permukaan mesial. Tatalaksana cepat dan tepat merupakan hal penting. Bio-C Repair merupakan material biokeramik berbahan kalsium silikat, memenuhi kriteria ideal sebagai pilihan material untuk menutup perforasi.
Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan menjabarkan tatalaksana non bedah perforasi iatrogenik pada molar pertama rahang atas menggunakan Bio-C Repair.
Laporan kasus: Pasien wanita 71 tahun dirujuk ke klinik Spesialis Konservasi RSGM FKG UI dengan keluhan tambalannya lepas dan terasas nyeri serta tidak nyaman. Pemeriksaan klinis menunjukkan perforasi iatrogenik permukaan mesio-servikal pada molar pertama rahang atas yang telah dirawat sebelumnya. Pemeriksaan radiografis menunjukkan radiolusensi pada mesio-servikal mahkota meluas dari CEJ hingga puncak tulang alveolar. Penutupan perforasi dilakukan dengan Bio-C repair serta perawatan saluran akar dilakukan dengan Protaper Ultimate Rotary File.
Diskusi: Perforasi iatrogenik pada tahap preparasi akses perawatan endodontik gigi yang telah dirawat sebelumnya dapat terjadi karena operator gagal dalam menentukan law of concentricity sehingga menyebabkan terjadinya komunikasi dengan jaringan periodontal. Bio-C repair merupakan material bioaktif berbasis kalsium silikat yang osteokonduktif, aplikasinya sederhana, dan memiliki solubilitas yang rendah dapat memfasilitasi sealing ability lebih baik sehingga menjadi pilihan material untuk mencapai keberhasilan perawatan.
Kesimpulan: Tatalaksana non bedah perforasi iatrogenik pada gigi molar pertama rahang atas dengan bio-c repair efektif dalam mencapai keberhasilan dan penyembuhan.
