Pendekatan Koservatif pada Lesi Karies dengan ICDAS D5 pada Gigi Premolar Pertama Maksila
Abstract
Latar belakang: Indirect pulp capping merupakan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terbukanya pulpa. Indirect pulp capping dapat dilakukan untuk lesi karies yang dalam tetapi belum mengenai pulpa.
Tujuan: Laporan kasus ini melaporkan keberhasilan perawatan indirect pulp capping pada gigi premolar pertama rahang atas.
Laporan kasus: Wanita usia 23 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Soelastri UMS mengeluhkan gigi atas kiri belakang berlubang disertai nyeri jika makan/minum dingin. Kondisi klinis menunjukkan terdapat kavitas pada oklusal dengan kedalaman dentin pada gigi premolar pertama rahang atas dan dilakukan perawatan berupa indirect pulp capping diakhiri dengan restorasi kelas 1 untuk mengembalikan fungsi gigi.
Diskusi: Perawatan pulp capping indirect dilakukan untuk mempertahankan vitalitas pulpa dengan memfasilitasi terjadinya penyembuhan dan perbaikan jaringan pulpa dengan terbentuknya dentin reparatif. Penggunaan bahan kalsium hidroksida dalam perawatan indirect pulp capping merupakan gold standard karena memiliki pH yang tinggi, bersifat antibakteri, dan kemampuan untuk menstimulasi odontoblas dan sel-sel pulpa lainnya dalam berbagai cara untuk membentuk dentin reparatif dan perawatan yang diakhiri dengan restorasi kelas 1 sebagai akhiran yang berfungsi untuk mengembalikan struktur gigi dan mengembalikan fungsi gigi.
Kesimpulan: Perawatan indirect pulp capping dengan bahan kalsium hidroksida diikuti dengan restorasi kelas 1 resin komposit menunjukkan keberhasilan pasca perawatan setelah dua minggu, dimana pasien tidak mengeluhkan rasa sakit dan merasa nyaman pada gigi yang telah dilakukan perawatan.
