Pengambilan Patahan File pada Gigi Molar Pertama Kanan Bawah menggunakan Instrumen Ultrasonik

Authors

  • W Winasih Universitas Indonesia
    Indonesia
  • Citra Kusumasari Universitas Indonesia
    Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Fraktur instrumen endodontik pada saluran akar secara signifikan dapat mempengaruhi prognosis perawatan. Tingkat frekuensi fraktur instrumen yang dilaporkan bervariasi dari 0,7%-13,54% kasus dan 73,4% terjadi pada gigi molar. Pendekatan umum untuk menangani fraktur instrumen endodontik adalah dengan mengeluarkannya. Penggunaan DOM (Dental Operating Microscope) dan teknologi ultrasonik secara signifikan dapat meningkatkan prognosis perawatan. Namun, pertimbangan lebih lanjut sesuai kasus tetap diperlukan.

Tujuan: Untuk menggambarkan manajemen pengambilan instrumen pada saluran akar gigi molar menggunakan DOM dan teknologi ultrasonik.

Laporan Kasus: Seorang pasien laki-laki berusia 20 tahun dirujuk dari Klinik Integrasi RSKGM FKG UI karena fraktur instrumen pada saluran akar gigi molar pertama bawah kanan belakang. Pemeriksaan radiograf menunjukkan adanya gambaran radiopak tipis sepanjang 2 mm pada sepertiga apikal saluran akar distolingual. Perawatan dimulai dengan pembuatan staging platform menggunakan ultrasonic tip ET-20 dan ET-25 (SatelecĀ®, Prancis) untuk menciptakan celah di belakang instrumen dan melonggarkannya dari dinding dentin. Selanjutnya, dilakukan aktivasi irigasi dengan larutan 2,5% NaOCl, salin dan 17% EDTA. Setelah fraktur instrumen berhasil diangkat dan panjang kerja definitif sudah tercapai, prosedur selanjutnya yaitu preparasi saluran akar dan diakhiri dengan pembuatan restorasi onlay dengan teknik PIAR (Posterior Indirect Adhesive Restoration).

Diskusi: Dalam kasus ini, fraktur instrumen endodontik berhasil dikeluarkan menggunakan DOM dan teknologi ultrasonik. Metode ini telah terbukti secara ilmiah efektif dapat mengangkat instrumen patah dalam saluran akar dengan resiko minimal terjadinya kerusakan pada jaringan sehat.

Kesimpulan: Dental operating microscope dan teknologi ultrasonik memberikan solusi yang efektif dan efisien untuk menangani fraktur instrumen endodontik sesuai indikasi. Metode ini mampu meningkatkan prognosis perawatan dan meminimalkan risiko komplikasi. Follow-up jangka panjang sangat penting untuk mengevaluasi hasil perawatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-03