Restorasi Adhesif Indirect dengan Teknik Preparasi berbasis Morfologi pada Gigi Molar Pertama Maksila Post Endodontik
Abstract
Latar belakang: Restorasi pada gigi pascaendodontik dapat memengaruhi keberhasilan perawatan saluran akar. Restorasi indirek adhesif menjadi pilihan yang memungkinkan preparasi yang konservatif, dan meningkatkan adhesi dengan jaringan gigi.
Tujuan: Laporan kasus ini menyajikan tatalaksana perawatan restorasi indirek adhesif pada molar satu rahang atas pasca endodontik.
Laporan kasus: Pasien laki-laki 21 tahun dirujuk dari Departemen Ortodonsia, dengan keluhan gigi belakang kiri rahang atas tidak nyaman saat digunakan makan, gigi tersebut pernah ditambal dua tahun yang lalu. Pemeriksaan klinis menunjukkan karies sekunder di permukaan oklusal dan mesial, vitalitas negatif, perkusi positif, dan palpasi negatif. Pemeriksaan radiograf terdapat gambaran radiolusen di bawah radiopasitas pada mahkota mendekati pulpa. Diagnosis gigi 26 adalah nekrosis pulpa dengan periodontitis apikalis simptomatik. Gigi 26 dilakukan perawatan saluran akar dan pembuatan restorasi pascaendodontik berupa onlay bahan ceramic-reinforced composite dengan prinsip morphology-driven preparation technique (MDPT). Preparasi dilakukan dengan konservatif dan meningkatkan adhesi dengan memotong prisma email. Onlay disementasi secara adhesif dengan semen resin.
Diskusi: Gigi pascaendodontik dengan kavitas yang luas membutuhkan restorasi cusp coverage untuk mengurangi kemungkinan fraktur. Pembuatan restorasi indirek dengan prinsip preparasi morphology-driven mengurangi preparasi yang ekstensif dan meningkatkan adhesi dengan mengekspos prisma email.
Kesimpulan: Restorasi indirek adhesif dengan prinsip MDPT pada gigi molar satu rahang atas pascaendodontik berhasil dilakukan dengan adaptasi yang baik untuk mengembalikan anatomi, fungsi, dan estetika. Pada evaluasi satu minggu, tidak ada keluhan subjektif, pasien dapat mengunyah dengan baik, tes perkusi dan palpasi tidak peka.
