Restorasi Indirek Inlay Komposit pada Gigi Molar Bawah Post Restorasi Amalgam

Authors

  • Irvincha Aura Fasya Irawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Juwita Raditya Ningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Karies sekunder merupakan salah satu penyebab utama kegagalan restorasi, termasuk pada restorasi amalgam. Penatalaksanaan karies sekunder pada gigi posterior memerlukan pendekatan yang komprehensif dan material restorasi yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional dan estetik. Restorasi amalgam memiliki kekurangan estetika, potensi toksisitas merkuri, dan kebutuhan preparasi kavitas yang lebih ekstensif untuk retensi mekanis sehingga lebih baik diganti menjadi restorasi inlay komposit karena estetika yang lebih baik karena warnanya yang menyerupai gigi, preparasi kavitas yang lebih konservatif, dan kekuatan serta daya tahan yang semakin mendekati amalgam.

Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menjelaskan tatalaksana kasus karies sekunder pada gigi molar bawah post restorasi amalgam menggunakan teknik restorasi indirek inlay komposit.

Laporan kasus: Seorang Wanita berusia 46 tahun datang dengan keluhan gigi bawah belakang kirinya terdapat tambalan amalgam dan ingin diganti dengan tambalan sewarna gigi. Pemeriksaan intraoral menunjukkan adanya restorasi amalgam dan karies sekunder pada permukaan oklusal kedalaman dentin pada gigi 36. Jaringan periodontal sekitar gigi dalam kondisi normal. Diagnosisnya yaitu karies dentin pada gigi 36. Pasien menginginkan restorasi estetik sehingga restorasi inlay indirek komposit menjadi pilihan.

Diskusi: Restorasi indirek inlay komposit ini menjadi pilihan dalam mengganti restorasi amalgam karena memiliki sifat resistensi dan kekuatan yang lebih baik, ketahanan aus yang lebih baik, serta mengurangi risiko kebocoran mikro dan tegangan pada struktur gigi.

Kesimpulan: Perawatan restorasi indirek inlay komposit post restorasi amalgam pada laporan kasus ini mampu mengembalikan fungsi sistem stomatognatik dengan baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-03