Pulpa Kaping Indirek diikuti Restorasi Direk Resin Komposit Bioaktif pada Gigi Premolar Maksila dengan Karies Sekunder

Authors

  • Juwita Raditya Ningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Aprilieza Harinda Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dilla Septin Aulia Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan prevalensi yang meningkat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu bentuk karies yang sering ditemukan adalah karies sekunder, yang terjadi akibat kebocoran pada restorasi sebelumnya dan ketidakpastian dalam pembersihan jaringan karies. Karies gigi dapat menyebabkan pulpitis, yang dapat dikategorikan menjadi pulpitis reversibel, di mana rasa nyeri hilang setelah stimulus dihilangkan. Perawatan yang digunakan untuk mempertahankan vitalitas pulpa termasuk perawatan pulpa kaping, yang terbagi menjadi indirect pulp capping dan direct pulp capping. Dalam kasus ini, dilakukan pengaplikasian bahan resin komposit bioaktif diikuti dengan indirect pulp capping menggunakan caoh pada gigi premolar maksila yang mengalami karies sekunder.

Laporan kasus: Seorang pasien perempuan 29 tahun datang ke klinik Konservasi Gigi RSGM untuk merawat gigi kiri atas yang sering terasa ngilu. Pasien mengaku gigi terasa ngilu saat minum dingin. Ngilu hanya sesaat ketika terkena minuman dingin dan segera hilang setelahnya. Gigi tersebut pernah ditambal dengan tambalan berwarna logam sekitar 5 tahun yang lalu.

Diskusi: Resin komposit bioaktif dipilih karena memiliki kemampuan untuk melepaskan ion kalsium, fosfat, dan fluoride yang dapat memperbaiki struktur gigi, mengurangi kebocoran mikro, serta berfungsi sebagai antimikroba dan untuk mengakomodasi kelembaban agar tidak terjadi karies sekunder berulang. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk melaporkan keberhasilan penggunaan bahan resin komposit bioaktif pada kasus karies sekunder.

Kesimpulan: Hasil perawatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan karies sekunder serta mempertahankan kesehatan pulpa gigi secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-03