Dari Tradisi ke Inovasi: Tinjauan Literatur terhadap Peran Areca catechu L. dalam Perawatan Oral pada Tradisi Nginang Masyarakat Indonesia

Authors

  • Ridha Naura Triviana Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Octavia Ferdina Faradilla Ramadhani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Taqifah Rusydiah Rauhah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Latar belakang: Nginang merupakan kebiasaan tradisional yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut karena kandungan antiseptik pada bahannya yang dapat menghambat bakteri penyebab masalah pada gigi.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran nginang terhadap kesehatan gigi dan mulut berdasarkan kandungan senyawa aktif dalam bahan-bahannya.

Sumber data: Penelitian studi literatur review menggunakan data dari berbagai studi sebelumnya.

Kriteria kelayakan studi: Kajian ini merujuk pada sumber ilmiah terpercaya mengenai manfaat dan risiko nginang terhadap kesehatan gigi dan mulut.

Partisipan dan intervensi: Menurut Riskesdas 2013, Berfokus pada kondisi masyarakat tradisional di Indonesia, seperti di NTT (17,7%), diikuti Papua Barat dengan jumlah (11,4%), dan untuk provinsi Maluku Utara dengan jumlah (7.1%) yang memiliki kebiasaan nginang.

Metode penelitian: Metode penelitian ini berasal dari tinjauan literatur jurnal dan penelitian terkait manfaat nginang bagi kesehatan gigi.

Sintesis studi: Bahan nginang seperti daun sirih, pinang, dan kapur sirih memiliki senyawa antibakteri yang dapat menghambat Streptococcus mutans dan mendukung remineralisasi enamel.

Hasil studi: Nginang berpotensi menghambat bakteri penyebab karies dan mencegah plak, melalui kandungan bahan-bahannya.

Keterbatasan: Namun, kelemahan dari studi ini adalah kurangnya data klinis serta potensi risiko penggunaan kapur sirih dan tembakau dalam efek jangka panjang terhadap kesehatan mulut dan tubuh.

Kesimpulan: Bahan alami seperti buah pinang, daun sirih, dan kapur sirih berkontribusi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut seperti menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans serta membantu menjaga kesehatan gigi.

Implikasi temuan utama: Temuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan alternatif perawatan gigi berbasis bahan alami, terutama di daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan gigi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-03