Pemanfaatan Augmented Reality dalam Bidang Konservasi Gigi

Authors

  • Noor Hafida Widyastuti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Adella Aurellia Rakyan Aristi Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Pendahuluan: Augmented Reality (AR) merupakan teknologi yang mengintegrasikan elemen digital ke dalam dunia nyata, mulai diterapkan dalam bidang kedokteran gigi untuk memberikan pengalaman interaktif yang dapat meningkatkan praktik klinis. Penulisan literatur ini bertujuan untuk meninjau dan mengeksplorasi pemanfaatan AR dalam bidang konservasi gigi.

Sumber data: Mensintesis literatur mengenai AR dalam bidang konservasi gigi tanpa mengumpulkan atau menganalisis data primer apa pun, didapatkan desain penelitian dari literatur berupa studi in vitro dan studi eksperimental.

Kriteria kelayakan studi: Penelitian ini memenuhi kelayakan studi dengan menggunakan tinjauan pustaka sistematis berdasarkan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta- Analyses). Artikel yang dianalisis berasal dari jurnal peer-reviewed dalam database akademik terpercaya. Pemilihan studi dilakukan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi untuk memastikan relevansi dan validitas penelitian.

Partisipan dan intervensi: Sumber artikel literatur melalui website portal jurnal dengan pencarian kata kunci yang telah ditetapkan, didapatkan 2970 literatur, kemudian disaring dan diidentifikasi berdasarkan judul, abstrak, dan kata kunci diperoleh sebanyak 2481 literatur kemudian ditetapkan sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi serta menghapus adanya duplikasi didapatkan 64 literatur, disaring kembali dengan melihat seluruh isi didapatkan hasil 4 literatur.

Metode penelitian: Data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran melalui halaman penelusuran PubMed, Science Direct, Google scholar dan Wiley Online Library kemudian disintesis dengan metode PRISMA. Data yang dianalisis dan disintesis pada metode ini, yaitu data sekunder atau menggunakan literatur dan bukti yang tersedia tentang pemanfaatan AR dalam bidang konservasi gigi.

Sintesis studi: Temuan pada 4 literatur yang telah disintesis dengan studi desain berupa studi in vitro dan studi eksperimental ditemukan bahwa AR memiliki manfaat dalam bidang konservasi gigi.

Hasil studi: Augmented Reality dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai perawatan seperti access opening saluran akar menjadi lebih aman dan akurat dibandingkan dengan teknik free-hand konvensional, retrieval instrument saat perawatan saluran akar, dan meningkatkan akurasi dalam penentuan lokasi apeks pada tindakan apikoektomi.

Keterbatasan: tinjauan pustaka hanya mengandalkan data sekunder dari artikel yang tersedia. Tidak ada analisis data primer yang membuat hasilnya bergantung pada studi-studi sebelumnya sehingga penerapan temuan masih perlu diuji lebih lanjut.

Kesimpulan: Augmented Reality memiliki potensi besar untuk meningkatkan praktik klinis dalam kedokteran gigi, khususnya dalam bidang konservasi gigi dengan memvisualisasikan informasi klinis secara langsung pada pasien.

Implikasi temuan utama: Penerapan AR dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam perawatan gigi sehingga diharapkan dapat terus berkontribusi dalam inovasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan gigi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-03