Anak Usia 2 Tahun 8 Bulan dengan Kejang Demam Kompleks

Authors

  • Sella Felina Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Kautsar Prastudia Eko Binuko RSUD Harjono S Ponorogo
    Indonesia

Abstract

Kejang demam adalah kondisi kejang yang terjadi pada suhu tubuh lebih dari 38C yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium pada anak usia kurang dari 6 tahun, tidak ditemukan infeksi sistem saraf pusatmaupun ganguan metabolik sistemik akut. Kejang demam terjadi pada 2-5% anak berumur 6 bulan hingga 5 tahun. Anak yang didiagnosis dengan kejang demam perlu ditatalaksana segera untuk mencegah kerusakan saraflebih lanjut. Kasus: Anak perempuan usia 2 tahun 8 bulan mengalami demam tinggi dan kejang seluruh tubuh sebanyak 3 kali dalam 24 jam, dengan durasi > 15 menit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, suhu 39C, refleks fisiologis normal, rekfleks patologis dan rangsang meningeal tidak ditemukan. Hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin dalam batas normal. Anak-anak dengan infeksi SSP seperti meningitis dan ensefalitis biasanya datang dengan demam dan kejang. Bila ditemukan gangguan kesadaran, ruam petekie, kaku kuduk, tanda kernig, dan tanda brudzinski, dapat menjadi petunjuk diagnosis. Sulit membedakan pada anak dengan usia kurang dari 12 bulan, dikarenakan tanda-tanda meningeal bisa samar atau tidak ada. Simpulan: Pemeriksaan kesadaran pasca kejang dan tanda-tanda rangsang meningeal harus dilakukan pada semua anak dengan kejang dan demam untuk membedakan kejang demam dan infeksi sistem saraf pusat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-12-12