Seorang Laki-Laki Usia 39 Tahun dengan Ketoasidosis Diabetikum (KAD), Post Covid-19

Authors

  • Novana Hasri Nur Fahriya Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • N Nurhayani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Ketoasidosis diabetik (KAD) adalah komplikasi kegawatdaruratan akibat diabetes melitus (DM) tidak terkontrol. Kondisi ini ditandai dengan hiperglikemia, dehidrasi, ketoasidosis, dan adanya ketonuria. KAD paling sering terjadi pada diabetes melitus tipe 1, namun juga dapat terjadi pada diabetes melitus tipe 2 dan diabetes gestasional. KAD berpotensi mengancam nyawa dan memerlukan diagnosis dan tatalaksana yang cepat. Tingkat mortalitas pada KAD bervariasi, di India tingkat mortalitas mencapai 30%. Pada laporan kasus ini pasien seorang laki-laki usia 39 tahun menunjukkan gejala hiperglikemia yang mengarah ke kondisi KAD (ketoasidosis diabetikum) mengeluhkan lemas, sesak pada saat masuk rumah sakit disertai mual dan muntah 1 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien memiliki riwayat DM dengan pengobatan insulin selama 3 tahun. Tujuan dari tatalaksana adalah untuk mengoreksi dehidrasi, koreksi asidosis dan kondisi ketosis, secara bertahap memperbaiki kondisi hiperosmolar dan konsentrasi glukosa darah mendekati normal, mengawasi komplikasi dari KAD serta akibat pengobatannya. Prognosis pasien secara umum memburuk pada usia tua dan dengan adanya koma dan hipotensi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-06-26