Hubungan Lama Pembelajaran Online dan Intensitas Penggunaan Internet dengan Tingkat Adiksi Internet

Authors

  • Sinta Septya Candra Puspita Sari Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Erna Herawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) menuntut perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring membuat mahasiswa lebih sering berinteraksi dengan gadget sera meningkatkan intensitas penggunaan internet. Hal tersebut dapat menimbulkan adanya adiksi/ kecanduan internet yang dapat memberikan dampak positif dan atau negatif. Untuk menganalisis adanya hubungan antara pembelajaran daring dan intensitas penggunaan internet terhadap adiksi internet pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2019 dan 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dilakukan pada bulan Juli 2021. Sebanyak 187 reponden dari yang mengikuti penelitian ini dan diambil menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan google form. Data dianalisis menggunakan chi square dilanjutkan dengan regresi logistik. Hasil uji chi square didapatkan pembelajaran daring p = 0,000 dan OR = 4,963 dan intensitas penggunaan internet p = 0,000 dan OR = 92. Hasil uji regresi logistik nilai p untuk pembelajaran daring dan intensitas penggunaan internet didapatkan 0,035 dan 0,001 serta nilai R2 sebesar 76,4%. Pembelajaran daring dan intesitas penggunaan internet berpengaru terhadap adiksi/ kecanduan internet sebesar 76,4%, sedang sisanya (23,6%) dipengaruhi oleh variabel lain.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-06-26