Analisis Pemakaian Listrik Pelanggan Menggunakan Sistem Automatic Meter Reading (AMR) di PT. PLN (Persero) ULP Klaten Kota

Authors

  • Egeward Natha Guna
  • U Umar

Abstract

AMR dikembangkan sebagai bagian dari pengembangan meter elektronik (meter digital) yang menggantikan meter analog. Sistem AMR merupakan sistem pengambilan data yang berupa data energi, max demand, dan load profile secara periodik dibaca dari setiap meter dan dikumpulkan di master AMR untuk keperluan billing maupun untuk menganalisa data profil pelanggannya. Pelanggan tegangan rendah (TR) yaitu pelanggan bisnis (B2) yang biasanya terdiri dari pertokoan atau perkantoran menggunakan Automatic Meter Reading (AMR) yang berfungsi untuk memantau kWh meter pelanggan setiap saat dari kantor PLN dengan hasil yang lebih akurat dengan bantuan aplikasi komputer sehingga kesalahan baca yang dilakukan petugas tidak akan terjadi. Metode ini diharapkan dapat menganalisa apabila terjadi ketidak normalan meter pada sistem AMR. Sistem AMR ini juga dapat mempermudah dalam pembacaan kWh meter yang ada di pelanggan. Selain itu, AMR dapat mengetahui apabila terjadi gangguan pada kWh meter pelanggan. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa gangguan yang disebabkan oleh kWh meter pada kabel fasa S terbakar menyebabkan kerugian bagi pihak PLN yang berdampak munculnya tagihan susulan pada pelanggan B2 tersebut dengan daya 41,500 VA sebesar Rp 5.460,532.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-02-25