Posyandu Remaja sebagai Upaya Pencegahan Anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Niken Purnamasari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Anistra Widya Armalia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Dela Kusumaningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Like Anggita Destiana Putri Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Anisah Firdaus Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Besta Ajeng Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Aldian Kharis Aditama Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Melinia Suci Rahmahdhani Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Gina Aulia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Tisya Amelia Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Aulia Mir'atus Sholichah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Endang Mulyaningsih Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Asty Melanggawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sri Darnoto Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan pada remaja adalah anemia. Anemia adalah keadaan dengan kadar hemoglobin, hematokrit dan sel darah merah yang lebih rendah dari nilai normal, yaitu hemoglobin < 12 g/dl untuk remaja. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kejadian anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Selain itu, mereka cenderung menderita anemia dikarenakan mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia disebabkan oleh berbagai faktor diantarnya asupan gizi yang tidak optimal, kurangnya aktifitas fisik, menstruasi, serta kurangnya asupan zat besi. Dampak anemia pada remaja yaitu dapat menghambat perkembangan psikomotor, merusak kinerja kognitif, dan kinerja skolastik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program yang dapat dilaksanakan yaitu Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan pentingnya pencegahan ibu hamil resiko tinggi khususnya anemia. Metode pengabdian melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan sasaran remaja Desa Ngemplak sejumlah 22 peserta. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pemeriksaan Hb (hemoglobin), pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD), edukasi tentang anemia serta pembentukan grup chat whatsapp sebagai sarana monitoring dan diskusi tentang anemia dan pengingat minum tablet tambah darah. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia, peningkatan konsumsi tablet tambah darah, serta terbentuknya pengurus Posyandu Remaja Desa Ngemplak.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-06-04