Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Sebagai Upaya Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Dusun III Desa Tegalsari

Authors

  • Devi Jantika Nur Khasanah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Lissa Nur Hidayah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Fayza Nawang Dharma Putra Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Zharifatul Ulya Azzahra Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • K Kamila Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Moh Dimas Alamsyah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Aprilia Rizqina Almawadah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Adisti Yunufa Rosiana Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Donna Maulida Mawarni Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Sri Utami Puskesmas Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo
    Indonesia
  • Eny Fauziana Puskesmas Weru, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo
    Indonesia
  • Kurniawan Rahmadika Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rezania Asyfiradayati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes betina. Demam berdarah ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, dan ruam. Angka Case Fatality Rate (CFR) DBD di Jawa Tengah pada tahun 2021 sebesar 2,7%, angka ini meningkat dibandingkan CFR tahun 2020 yaitu 1,9%. Di Kabupaten Sukoharjo sendiri pada tahun 2021 tercatat sebanyak 222 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 5 kematian. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat dalam rangka upaya penanggulangan penyakit DBD di Dusun III Desa Tegalsari. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah edukasi atau penyuluhan serta pembagian kuesioner pretest dan posttest mengenai penyakit DBD. Edukasi atau penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media poster yang dibagikan kepada masyarakat. Hasil dari pretest dan posttest dengan partisipan sebanyak 32 orang, memperoleh hasil rata-rata pretest sebesar 5,8 dan rata-rata nilai posttest sebesar 7,9 dengan selisih nilai rata-rata sebesar 2,1 dan p-value 0,001. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah edukasi atau penyuluhan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat terbukti dengan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang DBD. Oleh karena itu, diharapkan peserta dapat menerapkan pengetahuannya dalam melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-07-05