https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/issue/feed Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023-07-22T09:48:58+07:00 Open Journal Systems <p>Proceeding Title: <strong>Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta</strong><br />Organizer: Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Surakarta<br />ISSN (Online): <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1547264037" target="_blank" rel="noopener">2656-5757</a></p> <p><a href="http://semnasfik.ums.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat</a> adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta.</p> https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2809 Evaluasi Pasca Pelatihan Pelayanan Darah Tenaga Ahli Teknologi Laboratorium Medik 2023-07-18T03:46:09+07:00 Dewi Apriyantini dewi_apriyantini@yahoo.com Amal Chalik Sjaaf amalc@ui.ac.id <p>Tenaga ATLM (Ahli Teknologi Laboratorium Medik) di RS sebagai salah satu tenaga kesehatan yang harus mempunyai sertifikat pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan, penyimpanan, distribusi darah dengan lingkup kerja di area laboratorium. Tujuan penelitian untuk melihat efektivitas pelatihan tenaga ATLM di Unit Transfusi Darah RS. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kohort retrospektif. Hasil penelitian menunjukan penilaian cukup baik untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan, dapat memberikan pengembalian atas investasi. Kesimpulan: kompetensi pegawai dapat diberikan melalui proses pencapaian peningkatan kompetensi dengan program pelatihan. Program pelatihan dapat dikembangkan sehingga investas yang dikeluarkan sesuai dengan pendapatan yang akan didapatkan.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2810 Seks Bebas Dan Pernikahan Dini Masalah Utama Remaja ( Remaja dan Kesehatan Reproduksi untuk Hari Esok Yang Lebih Baik) 2023-07-18T03:52:27+07:00 Ningsi Ningsi nursafikahasya@gmail.com <p>&nbsp; Latar belakang : Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, di Indonesia, sekitar 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan usia 15- 19 tahun yang mengaku pernah melakukan seksual pranikah dan berdasarkan data BPS tahun 2022, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia, dengan jumlah wanita yang menikah sebelum usia 18 tahun diperkirakan mencapai 1.220.900. Metode : Penulisan artikel ini adalah literatur review, sumber data di akses melalui pubmed, sciencedirect, google scholar, website lainnya. Pencarian literatur menggunakan kata kunci sesuai tema. Hasil : Berdasarkan data (SKRRI) 2017 menyebutkan, bahwa persentase wanita dan pria usia 15- 24 tahun yang belum kawin dan pernah melakukan hubungan seksual pranikah yaitu pada wanita usia 15- 19 tahun sebanyak 0.9 %, wanita usia 20-24 tahun 2,6%. Sebagian besar remaja melakukan seks bebas mengacu pada hubungan seksual nonkomersial, nonmarital yang dimotivasi oleh asumsi bahwa seks akan ditukar dengan dukungan materi atau lainnya. Ada pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku seks bebas remaja. Pernikahan dini cenderung terjadi pada remaja putri, 3 kali lebih besar dibanding remaja laki-laki. Pernikahan usia dini sangat berkaitan dengan kemiskinan. Kehamilan di usia kurang dari 17 tahun meningkatkan risiko komplikasi medis, baik pada ibu maupun pada anak dan sangat berkorelasi dengan angka kematian dan kesakitan ibu. Kesimpulan : Status ekonomi keluarga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap motif menikah dini dan perilaku seks bebas pada remaja. Saran : Perlunya kerjasama antara Dinas Kesehatan dan Kemendikbud dengan pihak sekolah, untuk melakukan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan seksual pranikah remaja.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2811 Hubungan Peran Guru dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo 2023-07-18T03:57:10+07:00 Irda Bilatifa Firdausa irda.bilatifa.firdausa-2019@fkm.unair.ac.id Trisea Nindy Aprilea trisea.nindy.aprilea-2018@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Remaja yang mulai mengenal perilaku seksual perlu untuk mendapatkan edukasi untuk dapat menghindari perilaku berisiko. SMA PGRI 1 Sidoarjo merupakan sekolah yang diketahui memiliki fenomena kehamilan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dan teman sebaya terhadap perilaku pencegahan kehamilan remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo. Desain penelitian yang dipakai adalah cross sectional dengan analisis Chi Square dengan sampel berjumlah 65 orang yang terdiri dari siswa kelas X dan XI. Hasil analisis bivariat antara Peran Guru dengan perilaku pencegahan kehamilan remaja diperoleh hasil dengan nilai p-value 0.038 &lt; 0.05 yang artinya terdapat hubungan antara Peran Guru dengan Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja pada siswi SMA PGRI 1 Sidoarjo. Sedangkan hasil analisis peran sebaya diperoleh hasil uji statistik Chi Square Test dengan nilai p-value 0.024 &lt; 0.05 yang artinya menunjukkan adanya hubungan antara Peran teman sebaya dengan Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja pada siswi SMA PGRI 1 Sidoarjo. Maka rekomendasi bagi guru di SMA PGRI 1 Sidoarjo dapat lebih meningkatkan edukasi mengenai Pendidikan seksual remaja bagi siswinya untuk menghindari adanya kehamilan pada remaja</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2812 Efektivitas Program Sambel Teri dalam Peningkatan Pengetahuan Lansia Penderita Hipertensi di Desa Sambiroto Kabupaten Bojonegoro 2023-07-18T04:07:59+07:00 Alif Fatimatuz Zahro zahro-2020@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sering dijumpai pada lansia dan disebut sebagai silent killer karena seringkali tidak memiliki gejala atau bahkan tidak menimbulkan gejala pada penderita. Berdasarkan data Penyakit Tidak Menular (PTM) Puskesmas Tanjungharjo pada tahun 2017-2020, penyakit hipertensi menjadi penyakit tidak menular yang paling tinggi dengan angka prevalensi mencapai 5.430 pasien pada tahun 2019 dan 4.871 pasien pada tahun 2020. Program SAMBEL TERI (Sambiroto Bersama lawan Hipertensi) merupakan sebuah program yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa FKM Unair 2020 meningkatkan tingkat pengetahuan, kemauan, serta kemampuan dalam upaya penanggulangan penyakit hipertensi pada lansia di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program SAMBEL TERI dalam peningkatan pengetahuan lansia penderita hipertensi di Desa Sambiroto Kabupaten Bojonegoro. Jenis penelitian ini merupakan quasi experimental dengan pre-post test variabel pengetahuan lansia mengenai hipertensi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penderita hipertensi pada lansia di Desa Sambiroto sebanyak 166 orang dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil penelitian menemukan adanya peningkatan rerata pengetahuan berdasarkan kuesioner pre-post test yang diberikan kepada peserta sebesar 59,39% menjadi 83,64%. Hasil penelitian menunjukkan adanya efektivitas program SAMBEL TERI melalui uji statistik menggunakan paired t-test didapatkan p-value = 0,000 (p &lt; 0,05). Kesimpulannya ada pengaruh yang signifikan pada pengetahuan lansia sehingga program SAMBEL TERI merupakan program yang efektif dalam penanggulangan hipertensi lansia di Desa Sambiroto. Penyuluhan melalui program SAMBEL TERI yang diberikan akan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai penyakit hipertensi sehingga berdampak positif pada sikap penanggulangan penyakit hipertensi pada lansia.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2813 Efektifitas Penyuluhan Hipertensi dalam Gerakan Kedaton Peduli Hipertensi (GALI POTENSI) di Desa Kedaton, Kabupaten Bojonegoro 2023-07-18T04:12:12+07:00 Elvia Alif Wulandari elvia.alif.wulandari-2020@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>GALI POTENSI merupakan program alternatif solusi yang terpilih dari berbagai rencana program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Program ini terdiri dari empat sub kegiatan, satu diantaranya merupakan penyuluhan pengendalian hipertensi. Penyuluhan hipertensi merupakan kegiatan penyampaian kepada masyarakat umum di Desa Kedaton, yang terdiri dari gambaran umum, gejala, penyebab, serta upaya pengendalian hipertensi. Pemberdayaan masyarakat ini berasal dari masalah utama yakni kurangnya pengetahuan masyarakat di Desa Kedaton tentang hipertensi. Materi yang disampaikan dalam penyuluhan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi dua arah dari peserta dengan narasumber. Pengukuran keberhasilan penyuluhan dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta di Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan hipertensi berjalan dengan lancar walau belum mendapatkan hasil yang sempurna. Dari total 40 target peserta yang diberikan undangan, terdapat 28 peserta yang hadir, dan 22 peserta yang mengikuti kegiatan hingga acara selesai dengan mengisi pre-test dan post-test. Penyuluhan hipertensi yang dilakukan di Desa Kedaton juga dinilai efektif dalam menyampaikan informasi terkait hipertensi. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan rata-rata skor post-test yakni mencapai 12,727 dengan nilai signifikansi 0,001 (p&lt;0,05). Penyuluhan pencegahan dan pengendalian hipertensi merupakan salah satu promosi kesehatan pada program GALI POTENSI yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Kedaton, karena memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan seputar hipertensi. Pengetahuan masyarakat Kedaton mengenai hipertensi harus terus diupayakan untuk mengalami peningkatan melalui penyuluhan PTM setiap 3 bulan sekali dengan monitoring oleh stakeholder kesehatan internal Desa Kedaton.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2814 Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Merokok Remaja di SMAN 1 Taman Kabupaten Sidoarjo 2023-07-19T15:01:59+07:00 Salsabila Chalisa Herlambang salsabila.chalisa.herlambang-2020@fkm.unair.ac.id Avinka Nugrahani nugrahani-2018@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Perilaku merokok memiliki risiko negatif bagi penggunanya secara ekonomi maupun kesehatan. Saat ini perilaku merokok tidak hanya dilakukan orang dewasa saja, banyak remaja yang juga melakukan perilaku merokok. Faktor risiko yang paling berpengaruh adalah perilaku teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan merokok pada siswa SMA Negeri 1 Taman. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan populasi penelitian siswa SMA Negeri 1 Taman kelas 10 dan 11. Sebanyak 90 orang responden sebagai sampel penelitian yang ditentukan menggunakan metode simple random sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif antara kerentanan, keparahan, isyarat untuk bertindak, efikasi diri, dan manfaat yang dirasakan dengan perilaku pencegahan merokok. Tetapi tidak ada hubungan antara hambatan yang dirasakan dengan perilaku pencegahan rokok. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah tingkat perilaku pencegahan merokok pada siswa SMA Negeri 1 Taman adalah kurang.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2815 Program Pencegahan Hipertensi dengan Peningkatan Aktivitas Fisik Melalui Praktik Kerja Lapangan di Desa Kapas 2023-07-19T15:09:58+07:00 Shoffiyah Hanin Azzahra azzahra-2020@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Analisis data primer dan sekunder yang telah dilakukan sebelum perencanaan kegiatan menyatakan bahwa Desa Kapas memiliki empat masalah kesehatan yang perlu diintervensi. Setelah dilakukan FGD didapatkan satu prioritas masalah yaitu rendahnya aktivitas fisik pada masyarakat di Desa Kapas yang berisiko hipertensi. Masyarakat Desa Kapas sudah memiliki angka intensitas aktivitas fisik dalam seminggu yang baik pada kategori ringan. Akan tetapi, angka intensitas aktivitas fisik sedang dan ringan masih kurang. Analisis penyebab masalah melalui sosial, epidemiologi, perilaku dan lingkungan, edukasi dan organisasi, serta administrasi dan kebijakan menjadi dasar dalam penentuan solusi. Penyebab masalah, diantaranya adalah kurangnya literasi, kegiatan aktivitas fisik yang monoton, dan tidak memiliki jadwal rutin apabila terdapat kegiatan aktivitas fisik bersama. Program yang dilaksanakan adalah GETHUK AKTIF (Gema Turunkan Hipertensi Untuk Desa Kapas Melalui Aktivitas Fisik) yang terdiri dari kegiatan PUKIS ASIK (Penyuluhan dan Edukasi Aktivitas Fisik), SERABI (Senam Basmi Hipertensi), dan UBI JALAR (Yuk Bisa Jalan Sehat Bersama). Terdapat peningkatan pengetahuan dari peserta yang hadir dalam kegiatan PUKIS ASIK setelah diberikan penyuluhan. Kegiatan SERAMBI dan UBI JALAR memerlukan inovasi pada setiap pelaksanaannya untuk dapat terus meningkatkan minat masyarakat. Program diharapkan menjadi kegiatan rutin yang dilakukan masyarakat Desa Kapas dan keberlanjutan program ini harus memperhatikan dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta sumber daya yang tersedia.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2816 Pengaruh Program Belajar Ilmu Takaran Msg (Beli Tauge) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi 2023-07-19T15:17:16+07:00 Mutmainnah khaerati khaerati_2020@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Kegiatan “BELI TAUGE” atau Belajar Ilmu Takaran MSG merupakan kegiatan edukasi mengenai kandungan dan takaran MSG serta bahaya dari penggunaan MSG yang berlebihan. Garam pada MSG mampu memenuhi kebutuhan garam sebanyak 20-30%, sehingga konsumsi MSG yang berlebihan menyebabkan kenaikan kadar garam dalam darah (Hipertensi). Kegiatan edukasi ini diikuti dengan lomba kreasi memasak masakan sehat dan bergizi seimbang tanpa MSG bagi keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan, takaran, dan bahaya penggunaan MSG yang berlebihan pada makanan, dan memberikan rekomendasi bahan pengganti MSG,membangun kesadaran untuk mengurangi konsumsi MSG pada makanan,memperkenalkan ragam menu dan masakan bergizi seimbang,Meningkatkan keterampilan serta kreatifitas memasak makanan bergizi seimbang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 18 Januari 2023 yang bertempat di Balai Desa Pekuwon. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu kader Desa Pekuwon berjumlah 40 orang dari empat dusun yang ada di Desa Pekuwon yaitu Dusun Prembugan, Dusun Pekuwon, Dusun Nglalu, dan Dusun Kedungwaru serta menghadirkan Petugas Poli Gizi Puskesmas Sumberrejo sebagai pemateri dan juri dan perwakilan perangkat Desa Pekuwon. Hasil kegiatan menunjukkan dapat memberikan inovasi kepada para kader untuk melaksanakan kegiatan lomba memasak dengan melibatkan warga Desa Pekuwon dan dapat mengasah kreatifitas para warga dalam memasak masakan yang sehat dan bergizi.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2817 Edukasi Kenali Hipertensi dan Kelola Stress Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Desa Mlinjeng 2023-07-19T15:29:26+07:00 Nabilah Rizka Adinda nabilah.rizka.adinda-2020@fkm.unair.ac.id M Muthmainnah muthmainnah@fkm.unair.ac.id <p>Edukasi Kenali Hipertensi dan Kelola Stress merupakan salah satu kegiatan dari Program Kanjeng sari (Wujudkan Mlinjeng Anti Hipertensi) yang merupakan program alternatif solusi yang terpilih dari berbagai rencana program pengabdian masyarakat terlaksana di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut merupakan satu dari lima kegiatan yang terdapat program Kanjeng Sari. Kegiatan Edukasi Kenali Hipertensi dan kelola stres bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengenali faktor risiko dan cara pencegahan penyakit hipertensi. Selain itu juga, bertujuan untuk mengetahui cara mengelola stres. Dengan berbagai Data primer maupun sekunder serta indepth interview bersama para stakeholder, maka diperoleh PTM (Penyakit Tidak Menular) tertinggi pada Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro yaitu Hipertensi. Adapun Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan quasi experimental dengan pre-test dan post-test pengetahuan. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh 84 peserta di Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Analisis yang digunakan dalam mengukur efektivitas kegiatan ini adalah dengan menggunakan paired t-test. Berdasarkan Hasil analisis menunjukkan bahwa Edukasi Kenali Hipertensi dan Kelola Stress dinilai cukup efektif dalam memberikan peningkatan pengetahuan terkait hipertensi dan cara mengelola stress. Hal tersebut terbukti dengan sebagian peserta terlihat menyimak serta fokus pada materi yang disampaikan oleh pemateri serta antusias mengikuti senam anti Hipertensi. Dari Hasil tersebut juga menunjukkan nilai signifikansi adalah 0,112 (p&gt;0,05). Edukasi Kenali Hipertensi merupakan program yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Mlinjeng, karena memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan terkait hipertensi dan cara mengelola stres.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2818 Evaluasi Pelayanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Tengah 2023-07-19T15:34:33+07:00 Hayani Anastasia anayani7337@gmail.com O Octaviani octa006@brin.go.id Made Agus Nurjana agusmd81@gmail.com Junus Widjaja widjaja@gmail.com S Samarang sama001@brin.go.id G Gunawan guna017@brin.go.id <p>Sulawesi Tengah menjadi provinsi dengan masalah gangguan kejiwaan tertinggi di Indonesia. Implementasi pelaksanaan pelayanan kesehatan jiwa masih belum diketahui di samping masih kurangnya perhatian terhadap pelayanan kesehatan jiwa mulai dari pelayanan primer di Puskesmas. Oleh karena itu, perlu melihat bagaimana upaya pelayanan kesehatan jiwa di Sulawesi Tengah, apakah telah sesuai SPM pelayanan kesehatan jiwa. Penelitian ini dilakukan untuk melihat implementasi pelayanan kesehatan jiwa di tingkat pelayanan primer, sekunder, dan tersier dan hasilnya, dengan desain cross—sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan jiwa belum optimal. Masalah-masalah yang ditemukan dalam pelayanan kesehatan jiwa terutama di pelayanan kesehatan primer adalah capaian kinerja belum mencapai target, peralatan untuk pelayanan kesehatan jiwa tidak tersedia, ketidaktersediaan obat, rangkap jabatan, kurangnya pelatihan, kerjasama lintas sektor tidak optimal, serta masalah eksternal termasuk didalamnya dukungan keluarga termasuk pemahaman yang rendah tentang kesehatan jiwa. Oleh karena itu perlu dilakukan program pelayanan kesehatan jiwa yang berbasis masyarakat, seperti pembentukan kader jiwa yang dapat membantu puskesmas melakukan deteksi dini gangguan kejiwaan di masyarakat, meningkatkan pelatihan SDM, sosialisasi dan edukasi tentang kesehatan jiwa di masyarakat, serta meningkatkan kerjasama lintas sektor khususnya dengan Dinas Sosial dan pemerintah daerah</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2819 Tinjauan Fasilitas Sanitasi Lingkungan pada Masa Pandemi COVID-19 di Terminal Tanjung Pandan 2023-07-19T15:52:48+07:00 Ria Amalia yustini_ardillah@fkm.unsri.ac.id Yustini Ardillah yustini_ardillah@fkm.unsri.ac.id Rafika Oktivaningrum yustini_ardillah@fkm.unsri.ac.id <p>Sanitasi sangat penting untuk melindungi kesehatan manusia selama terjadinya wabah COVID-19 terutama pada tempat-tempat umum seperti Terminal Bus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis fasilitas sanitasi lingkungan pada masa pandemi COVID-19 di Terminal Bus Tanjung Pandan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, photovoice, dan kuisioner. Informan dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari kepala Terminal, petugas kebersihan, Petugas sanitarian, pedagang Terminal dan pengunjung Terminal. Analisis data yang digunakan adalah content analysis. Uji validitas yang dilakukan melalui triangulasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Terminal ini sudah berupaya untuk menyediakan fasilitas sanitasi lingkungan di Terminal dan sudah berupaya menambahkan fasilitas sanitasi pada masa pandemi sebagai pencegahan COVID-19, seperti pada fasilitas sarana air bersih, fasilitas cuci tangan, fasilitas jaga jarak dan disinfeksi, namun penerapan fasilitas tersebut belum optimal dan sesuai standar salah satunya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 382 Tahun 2020. Saran penelitian ini, agar pihak Terminal membuat kebijakan khusus terkait pencegahan COVID-19, serta lebih optimal dalam melakukan penerapan fasilitas sanitasi terutama yang berhubungan langsung dengan pencegahan COVID-19.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2820 Hubungan Antara Pengetahuan Gizi dan Riwayat Sakit COVID-19 dengan Asupan Vitamin C Pasca Pandemi COVID-19 pada Siswa SMA Al Islam 1 Surakarta 2023-07-19T16:01:27+07:00 Ajeng Aisyah Permata Putri j310180012@student.ums.ac.id Luluk Ria Rakhma luluk.rakhma@ums.ac.id <p>Latar Belakang: Coronavirus Disease adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS Cov-2. Seseorang yang memiliki riwayat sakit COVID-19 mengeluhkan beberapa gejala yang berlangsung terus menerus bahkan mengalami disfungsi organ tubuh yang bersifat substansial setelah terpapar infeksi SARS-Cov-2. Vitamin C memiliki kontribusi dalam mempertahankan kekebalan dengan mendukung berbagai fungsi seluler dari sistem kekebalan bawaan dan adaptif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan riwayat sakit COVID-19 dengan asupan vitamin C. Metode: Jenis penelitian menggunakan desain cross-sectional. Populasi yang digunakan adalah siswa dengan sampel sebanyak 85 siswa menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2023. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan formulir SQ-FFQ kemudian uji analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan gizi dan riwayat sakit COVID-19 dengan asupan vitamin C dengan p value &lt; 0.001 dan &lt; 0.028 dengan odds ratio 32.063 dan 5.000. Kesimpulan: Pengetahuan gizi dapat membentuk perilaku dan menciptakan tindakan sehingga menentukan asupan gizi seseorang. Pada riwayat sakit COVID-19, gejala pasca COVID-19 dapat menyebabkan inflamasi kronis yang akan menyebar ke jaringan dan aliran darah lainnya sehingga vitamin C memiliki peran sebagai donor elektron agar sel imun terlindungi dari kerusakan oleh radikal bebas.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2821 Pengendalian Ergonomi dengan Intervensi Gerakan Pencegahan pada Pekerja Kemplang di Desa Meranjat II 2023-07-20T14:45:13+07:00 Desheila Andarini semnasfik@ums.ac.id Yosphine Angeline semnasfik@ums.ac.id Tsarwah Haifa Khoirunnisa semnasfik@ums.ac.id Vini Picia Purba semnasfik@ums.ac.id Selvi Dwi Yolanda semnasfik@ums.ac.id Andini Aprilia semnasfik@ums.ac.id Salsa Dwi Pramesti semnasfik@ums.ac.id D Defliza semnasfik@ums.ac.id Tazkia Pilar Azzimat semnasfik@ums.ac.id Muhammad Rafi Akbar semnasfik@ums.ac.id Doni Priangsa semnasfik@ums.ac.id Steven Ervin Simamora semnasfik@ums.ac.id M. Akbar Septiansyah semnasfik@ums.ac.id Anita Camelia semnasfik@ums.ac.id N Novrikasari semnasfik@ums.ac.id Mona Lestari semnasfik@ums.ac.id Popi Fujianti semnasfik@ums.ac.id Agita Diora semnasfik@ums.ac.id M. Fiji Firdaus semnasfik@ums.ac.id <p>Sebagian besar penduduk di Desa Meranjat II Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir memiliki usaha membuat kerupuk kemplang. Kegiatan membuat kerupuk kemplang tersebut menimbulkan banyak permasalahan ergonomi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meminimalisir masalah ergonomis dengan melakukan kegiatan edukasi mengenai pengendalian masalah ergonomi bagi para pekerja kerupuk kemplang di Desa Meranjat II melalui sosialisasi gerakan senam dan peregangan kepada masyarakat langsung (door to door). Kegiatan telah dilaksanakan dan mendapatkan respon positif, dimana terlihat dari antusias pekerja yang ikut terlibat aktif dalam sosialisasi untuk mengantisipasi penyakit akibat kerja membuat kerupuk kemplang.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2822 Penyuluhan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Pelatihan Jumantik Cilik di SD Negeri 02 Tegalsari Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo 2023-07-21T03:31:01+07:00 Salimah Utami Nabilah salimahutami@gmail.com Yuliantina Putri Ikawati salimahutami@gmail.com Lavenya Yulita salimahutami@gmail.com Luluk Izatul Qorida salimahutami@gmail.com Salma Halimatus Sa'diyah salimahutami@gmail.com Dyah Ayu Khusnul Khotimah salimahutami@gmail.com Bella Novianingtyas Kusumawardani salimahutami@gmail.com Idham Syifa' Fahreza salimahutami@gmail.com Ragil Try Purnomo salimahutami@gmail.com Sri Utami salimahutami@gmail.com Eny Fauziana salimahutami@gmail.com Rezania Asyfiradayati salimahutami@gmail.com Kurniawan Rahmadika salimahutami@gmail.com <p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes Aaegypti betina. Anak usia sekolah termasuk kelompok rentan terserang DBD. Tujuan kegiatan ini adalah untuk ikut serta mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) penular Demam Berdarah Dengue dan Chikungunya serta salah satu upaya pembinaan perilaku hidup dan sehat (PHBS) sejak usia dini. Kegiatan pelatihan Jumantik Cilik dilakukan di SD Negeri 02 Tegalsari, pada 39 siswa yang didampingi oleh Guru dan Kepala Sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan merupakan metode pendekatan berbasis komunitas. Langkah awal yang dilakukan pada kegiatan ini ialah pemberian pre-test kepada siswa, lalu pemberian penyuluhan seta pelatihan jumantik cilik yang menjelaskan penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), 3M Plus dan tempat-tempat yang menjadi perkembangbiakan nyamuk, selanjutnya siswa dibagi setiap kelompok sesuai kelas masing-masing dan dibentuk 3 pos untuk membedakan setiap perkembangan jentik yang diletakkan di kamar mandi, kaleng bekas diluar ruangan dan genangan air, setelah diadakan penyuluhan dan mengamati jentik, dilanjutkan dengan post-test. Persentase peningkatan pengetahuan siswa setelah dilakukan penyuluhan sebesar 74,4% dari rata-rata nilai pengetahuan awal berarti kegiatan ini berhasil dilakukan, diharapkan dengan adanya program jumantik cilik di sekolah akan menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan bagi siswa-siswi dalam PSN di lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2835 Penyuluhan dan Pembentukan Polisi Cilik Anti Rokok di Dusun II Desa Tawang 2023-07-21T07:51:21+07:00 Clarisa Widananda J410211209@student.ums.ac.id Diva Adsta Aulia J410211209@student.ums.ac.id Hany Pratiwi J410211209@student.ums.ac.id Inna Rachmawati J410211209@student.ums.ac.id Mitha Husadhah Putri J410211209@student.ums.ac.id Raditya Navista Kumara J410211209@student.ums.ac.id Wanda Averillia J410211209@student.ums.ac.id Aji Suryadewa J410211209@student.ums.ac.id Betty Intan Pratiwi J410211209@student.ums.ac.id Eny Fauziyana J410211209@student.ums.ac.id Kusuma Estu Werdani J410211209@student.ums.ac.id Yuli Kusumawati J410211209@student.ums.ac.id <p>Latar Belakang: Rokok adalah salah satu penyebab kematian utama di dunia. Kebiasaan merokok sangatlah memprihatinkan, setiap saat kita menjumpai di masyarakat dari berbagai usia. Tak terkecuali pada remaja. Seseorang yang mulai merokok sejak kecil akan merasakan ketergantungan lebih tinggi. Selain itu, perilaku merokok memungkinkan anak untuk melakukan penyimpangan lainnya seperti memakai uang sekolah untuk membeli rokok. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi anak untuk merokok sejak dini antara lain keluarga, teman sebaya, atau lingkungan sekitar tempat mereka bermain. Terdapat hubungan antara perilaku merokok ibu, perilaku merokok ayah, dan perilaku merokok saudara (kakak) dengan perilaku merokok remaja. Adanya anggota keluarga perokok akan menyebabkan kecenderungan anak untuk mengikutinya. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan polisi cilik mengenai bahaya rokok sehingga dapat mengingatkan kepada orang-orang di sekitarnya terutama keluarga yang masih merokok. Metode: Tahap pertama yaitu kegiatan penyuluhan tentang bahaya merokok kepada santri TPA menggunakan media powerpoint. Evaluasi peningkatkan pengetahuan diukur menggunakan pretest posttest oleh polisi cilik. Tahap kedua, pembentukan polisi cilik anti rokok sebanyak 16 anak dengan melakukan lomba mewarnai poster anti rokok dan pengisian rapor. Poster yang sudah diwarnai ditempel di rumah masing-masing serta polisi cilik bertugas mengingatkan anggota keluarga yang merokok. Ketika sudah mengingatkan wajib mengisi rapor dengan meminta tanda tangan anggota keluarga yang telah diingatkan. Hasil: Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan polisi cilik terkait merokok dari 79,7% meningkat menjadi 93% dengan p-value sebesar 0,018 (&lt;0,05) yang artinya terdapat hubungan antara pemberian penyuluhan dengan pengetahuan polisi cilik berupa peningkatan pengetahuan. Hasil mewarnai poster, polisi cilik menempelkan poster yang telah diwarnai untuk di tempel pada dinding rumah yang biasa di lalu lalang oleh orang atau anggota keluarga. Kegiatan ini bertujuan agar dapat menyadarkan keluarga apabila ada yang merokok. Kemudian polisi cilik mengisi rapor dimana ditandatangani oleh orang tua. Keberlanjutan program polisi cilik anti rokok di Dusun II Desa Tawang diserahkan kepada pihak pengurus TPA untuk melakukan pengecekan rapot.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2841 Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Sebagai Upaya Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Dusun III Desa Tegalsari 2023-07-22T08:50:59+07:00 Devi Jantika Nur Khasanah j410190166@student.ums.ac.id Lissa Nur Hidayah j410190166@student.ums.ac.id Fayza Nawang Dharma Putra j410190166@student.ums.ac.id Zharifatul Ulya Azzahra j410190166@student.ums.ac.id K Kamila j410190166@student.ums.ac.id Moh Dimas Alamsyah j410190166@student.ums.ac.id Aprilia Rizqina Almawadah j410190166@student.ums.ac.id Adisti Yunufa Rosiana j410190166@student.ums.ac.id Donna Maulida Mawarni j410190166@student.ums.ac.id Sri Utami j410190166@student.ums.ac.id Eny Fauziana j410190166@student.ums.ac.id Kurniawan Rahmadika j410190166@student.ums.ac.id Rezania Asyfiradayati j410190166@student.ums.ac.id <p>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes betina. Demam berdarah ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, dan ruam. Angka Case Fatality Rate (CFR) DBD di Jawa Tengah pada tahun 2021 sebesar 2,7%, angka ini meningkat dibandingkan CFR tahun 2020 yaitu 1,9%. Di Kabupaten Sukoharjo sendiri pada tahun 2021 tercatat sebanyak 222 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 5 kematian. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat dalam rangka upaya penanggulangan penyakit DBD di Dusun III Desa Tegalsari. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah edukasi atau penyuluhan serta pembagian kuesioner pretest dan posttest mengenai penyakit DBD. Edukasi atau penyuluhan dilakukan dengan menggunakan media poster yang dibagikan kepada masyarakat. Hasil dari pretest dan posttest dengan partisipan sebanyak 32 orang, memperoleh hasil rata-rata pretest sebesar 5,8 dan rata-rata nilai posttest sebesar 7,9 dengan selisih nilai rata-rata sebesar 2,1 dan p-value 0,001. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah edukasi atau penyuluhan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat terbukti dengan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang DBD. Oleh karena itu, diharapkan peserta dapat menerapkan pengetahuannya dalam melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dalam kehidupan sehari-hari.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2842 Peningkatan Pengetahuan Bahaya Merokok Dengan Edukasi Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Tawang Kabupaten Sukoharjo 2023-07-22T09:04:23+07:00 Salsabila Husniah Fadia salsabilahufa@gmail.com Yasinta Teza Shifanidha salsabilahufa@gmail.com Indar Hidayat salsabilahufa@gmail.com Oktafia Diyah Anggraini salsabilahufa@gmail.com Wahyu Candra Fitrianto salsabilahufa@gmail.com Ronatasya Nabillah salsabilahufa@gmail.com Yustika Ain Nurahmad salsabilahufa@gmail.com Vansya Ashifa Karyadi salsabilahufa@gmail.com Kartika Candra Kirana salsabilahufa@gmail.com Betty Intan Pratiwi salsabilahufa@gmail.com Eny Fauziana salsabilahufa@gmail.com Yuli Kusumawati salsabilahufa@gmail.com Kusuma Estu Werdani salsabilahufa@gmail.com <p>Saat ini, perilaku merokok tidak hanya menjadi masalah pada orang dewasa, namun juga masalah besar pada anak dan remaja. Hasil analisis situasi menunjukkan data perilaku merokok di Desa Tawang masih sangat tinggi. Mengingat bahaya merokok sangat besar bagi kesehatan, maka upaya pencegahan perilaku merokok perlu dilakukan sejak dini terutama pada anak sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang bahaya merokok khususnya bagi siswa SD N 2 Tawang. Metode kegiatan ini adalah pemberian edukasi kesehatan dengan ceramah dan demonstrasi untuk menunjukkan secara jelas bahaya asap rokok jika masuk ke paru. Kegiatan edukasi ini dilakukan di SD N 2 Tawang Kabupaten Sukoharjo. Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari kelas IV, V dan VI sebanyak 31 siswa. Sebelum diberikan materi, siswa diberikan pre-test untuk mengukur pengetahuan siswa dan setelah diberikan materi serta demonstrasi asap rokok, siswa diminta menjawab pertanyaan lagi pada post-test. Hasil evaluasi menunjukkan dari 31 siswa terdapat 15 responden mengalami peningkatan pengetahuan atau sebanyak 48%, 10 responden mengalami penurunan pengetahuan atau sebanyak 33% dan 6 responden memiliki pengetahuan yang tetap atau sebanyak 19% setelah diberikan penyuluhan mengenai perilaku merokok. Hasil kegiatan pemberian edukasi, tentang bahaya merokok pada siswa SD menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai bahaya merokok pada siswa dan siswi SDN 2 Tawang Kecamatan Weru.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2843 Pengabdian Masyarakat Melalui Sosialisasi Sampah Dan Pemasangan Biopori sebagai Upaya Peningkatkan Pengetahuan Masyarakat di Dusun III Desa Karangwuni Kecamatan Weru 2023-07-22T09:13:35+07:00 Aulia Suffah Brilliyanti J410190024@student.ums.ac.id Nela Ikraami Muthmainnah J410190024@student.ums.ac.id Ani Zuroul Fauziah J410190024@student.ums.ac.id Dafa Rizky Yonanta J410190024@student.ums.ac.id Nabila Rizki Aulia J410190024@student.ums.ac.id Puput Andriani J410190024@student.ums.ac.id Erlangga Yusa Bahtiar J410190024@student.ums.ac.id Thifal Nurkhansa J410190024@student.ums.ac.id Elsyntha Devi Wulandari J410190024@student.ums.ac.id Eny Fauziana J410190024@student.ums.ac.id Mitoriana Porusia J410190024@student.ums.ac.id Ayu Khoirotul Ummaroh J410190024@student.ums.ac.id Dwi Lestari J410190024@student.ums.ac.id <p>Sampah masih menjadi masalah yang belum dapat terselesaikan. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesadaran kepada masyarakat. Hal ini akan lebih baik jika dilakukan dengan cara menanamkan sejak dini kepada anak bagaimana cara mengolah dan memilah sampah. Selain itu dalam mewujudkan lingkungan bersih dari sampah dan limbah cair rumah tangga diupayakan dengan kegiatan sosialisasi serta pemasangan biopori. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan tentang sampah melalui edukasi dengan permainan ular tangga pada siswa MI Muhammadiyah dan peningkatan pengetahuan mengenai biopori serta pemasangannya di wilayah Dusun III Desa Karangwuni sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan bersih. Metode yang digunakan dalam edukasi pemilahan sampah yaitu dengan permainan ular tangga pada siswa Madrasah Ibtidaiyah sedangkan untuk sosialisasi pemasangan biopori dengan metode ceramah menggunakan PPT. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI siswa MI Muhammadiyah Karangwuni dengan jumlah responden sebanyak 74 siswa serta sebanyak 17 responden untuk sosialisasi pemasangan biopori. Keduanya menggunakan Pengukuran peningkatan pengetahuan melalui kuesioner pre-test dan pos-test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan siswa MI Muhammadiyah Karangwuni setelah diberikan edukasi melalui media permainan ular tangga dari 41,4 menjadi 61,5 dengan selisih mean 20,1. Sedangkan hasil yang di dapat dari sosialisasi pemasangan biopori terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan responden dari 72,9 menjadi 92,4 dengan selisih mean 19,1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang sampah dan biopori pada siswa MI Muhammadiyah Karangwuni dan tokoh masyarakat di wilayah Dusun III Desa Karangwuni</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2844 Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Infeksi Pada Keluarga Dengan Tuberkulosis Paru di Ruang Infeksi RSUP Dr Sitanala 2023-07-22T09:25:38+07:00 Cicirosnita Jayadi Idu cicirosnita@uym.ac.id Agnia Nurul Hikmah cicirosnita@uym.ac.id Uul Fadiyah cicirosnita@uym.ac.id Vera Fatmawati cicirosnita@uym.ac.id Wardatul Zamilah cicirosnita@uym.ac.id Widah Nurul Aini cicirosnita@uym.ac.id Winda Oktaviana cicirosnita@uym.ac.id Windi Febriyanti cicirosnita@uym.ac.id Wiwi Adhariah cicirosnita@uym.ac.id Y Yenni cicirosnita@uym.ac.id Yesi Indah Sofia cicirosnita@uym.ac.id Yufita Melfi Batlyeware cicirosnita@uym.ac.id Siti Suryanti cicirosnita@uym.ac.id Umi Komalasari cicirosnita@uym.ac.id <p>Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyakit infeksi menular yang paling berbahaya di dunia. Kebanyakan pasien yang datang ke rumah sakit RSUP Dr Sitanala Tangerang karena terlambat memeriksakan dirinya ke layanan kesehatan walaupun tanda dan gejala seperti TB Paru telah dialami lebih dari 2 bulan, pasien menganggap jika sudah meminum obat, maka tidak perlu kontrol ke pelayanan kesehatan. Keluarga juga seringkali lupa mengingatkan pasien untuk mengkonsumsi obat TBC secara teratur. Olehnya itu perlunya penyuluhan kesehatan terkait manajemen tuberkulosis, untuk lebih meningkatkan pengetahuan keluarga terkait penyakit, regimen terapeutik, dan cara pencegahan penularan penyakit tuberculosis paru menggunakan media x-banner. Hasil dari penyuluhan kesehatan adalah terdapat peningkatan pengetahuan (86,7%), sikap (66,7%), dan tindakan (100%) keluarga terkait penyakit, regimen terapeutik, dan cara pencegahan penularan penyakit tuberkulosis setelah dilakukan pendidikan kesehatan.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2845 Uji Daya Terima Menu Gizi Seimbang Ibu Hamil Berbasis Pangan Lokal di Sulawesi Barat 2023-07-22T09:36:17+07:00 S Samarang sama001@brin.go.id Nur Jaya jayajastal@yahoo.com Made Agus Nurjana made008@brin.go.id G Gunawan guna017@brin.go.id Hayani Anastasia haya006@brin.go.id P Primasari primasari@brin.go.id O Octaviani octa006@gmail.com <p>Tujuan penelitian mengetahui seberapa besar tingkat kesukaan dan penerimaan ibu hamil terhadap jenis masakan dari menu yang disusun pada penelitian Eksplorasi pangan berdasarkan kearifan lokal pada lokus stunting. Menu gizi seimbang untuk ibu hamil disusun berbasis pangan lokal masyarakat etnis Pattae. Susunan menu yang diujikan ini diberi nama KANDEBA “Pakandean To Kibattang”. Penelitian dilakukan secara cross sectional berlokasi di Kecamatan Anreapi dan kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat tahun 2021. Menggunakan metode uji organoleptik dengan skala hedonik oleh 100 orang ibu hamil sebagai panelis konsumen. Pengujian ada 4 tahap dari 26 masakan berbeda. Hasil: 31% jenis makanan sangat disukai, 50% disukai, 19% kurang disukai. Disimpulkan tingkat kesukaran dan daya terima menu gizi seimbang berbasis pangan lokal untuk ibu hamil yang disusun berdasarkan kearifan lokal secara keseluruhan masuk dalam kategori disukai dan sangat disukai. Diharapkan hasil ini dapat menjadi acuan menu ibu hamil serta membantu program penanggulangan stunting daerah.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2846 Faktor Risiko Hospitalisasi Pasien Terkonfirmasi COVID-19 di Kota Palu, Sulawesi Tengah 2023-07-22T09:44:37+07:00 O Octaviani octa006@brin.go.id Hayani Anastasia octa006@brin.go.id Wijoyo Halim octa006@brin.go.id Nita Damayanti octa006@brin.go.id L Lutfiah octa006@brin.go.id Made Agus Nurjana octa006@brin.go.id <p>Covid-19 menjadi masalah kesehatan dunia sejak Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) pada tanggal 31 Desember 2019 menyebutkan adanya kasus klaster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kasus ini terus berkembang hingga adanya laporan kematian dan terjadi importasi di luar China. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi faktor risiko dan kemungkinan perkembangan penyakit menjadi parah. Metode penelitian adalah observasional dengan desain retrospective case series, data masyarakat Kota Palu yang telah terkonfirmasi Covid-19 (pemeriksaan RT-PCR) dari Maret 2020-Mei 2021 dan menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel minimal 268 kasus konfirmasi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palu bahwa tiga komorbid yang paling banyak dilaporkan adalah obesitas (31%), hipertensi 12,7%), dan diabetes (7,5%). Faktor risiko yang berhubungan dengan hospitalisasi usia 51-60 tahun mempunyai kemungkinan untuk hospitalisasi sebesar 5,7 kali, jenis kelamin perempuan menunjukkan hospitalisasi 1,2 kali lebih besar dibandingkan laki-laki lebih dari 6 gejala kemungkinan 5,6 kali lebih besar untuk hospitalisasi dibandingkan yang tidak mengalami gejala, kasus dengan komorbid jantung kemungkinan 6,3 kali lebih besar untuk hospitalisasi. Kasus &gt;2 komorbid kemungkinan 7,5 lebih besar untuk hospitalisasi dibandingkan yang tidak mempunyai komorbid. Faktor risiko pada kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Palu adalah adanya komorbid, riwayat kontak dengan kasus Covid-19, tidak menggunakan atau jarang menggunakan, dan perilaku cuci tangan. Faktor risiko yang berhubungan dengan hospitalisasi adalah usia diatas 51 tahun, jenis kelamin perempuan, melaporkan &gt;3 dan 6 gejala, komorbid jantung, komorbid diabetes, komorbid, serta mempunyai &gt;2 komorbid.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2847 Deteksi Infeksi A. Lumbricoides pada Balita di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Menggunakan Metode Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) 2023-07-22T09:48:58+07:00 Hartalina Mufidah hartalina18@gmail.com G Gunawan guna017@brin.go.id <p>Ascariasis adalah infeksi parasit terjadi di negara-negara tropis dan dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas, terutama pada balita. Tujuan penelitian ini untuk menentukan prevalensi infeksi A. lumbricoides pada balita di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua dengan menggunakan metode Real-time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan adalah sampel tinja yang tersimpan yang merupakan bagian dari Survei Rumah Tangga di Kab. Mimika tahun 2013. Penelitian ini dilakukan di 4 distrik, yaitu Mimika Baru, Mimika Timur, Kualakencana, dan Kwamkinarama. Jumlah desa terpilih sebanyak 19 desa. Subjek penelitian yaitu 215 balita. Metode RT-PCR digunakan untuk mendeteksi keberadaan DNA A. lumbricoides dalam sampel tinja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi A. lumbricoides yang dideteksi menggunakan RT-PCR adalah sebanyak 20,5% (44/215) sampel positif A. lumbricoides. Prevalensi A. lumbricoides di Distrik Mimika Baru, Mimika Timur, dan Kuala Kencana adalah 21,6%, 30,8%, dan 7,7%. Prevalensi A. lumbricoides tertinggi di Mimika Timur dan terendah di Kuala Kencana. Penggunaan metode RT-PCR dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan membantu dalam deteksi infeksi parasit. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan infeksi A. lumbricoides.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 https://proceedings.ums.ac.id/index.php/semnasfik/article/view/2787 Front Matter 2023-07-10T01:56:45+07:00 Yuli Kusumawati yk183@ums.ac.id <p>Stunting merupakan masalah serius dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di seluruh dunia. Dampak buruk stunting pada kesehatan fisik dan kognitif anak tidak dapat diabaikan. Peneliti telah banyak berkontribusi untuk meneliti beberapa faktor-faktor yang berkaitan dengan insidensi stunting pada anak balita di negara berkembang antara lain pendidikan formal ibu, body mass index (BMI) ibu, tinggi badan ibu, usia ibu, antenatal care, kesehatan mental ibu, dan niat kehamilan. Seminar dan Call Paper kali ini menyoroti bagaimana pengendalian kesehatan mental untuk generasi bebas stunting.</p> <p>Melalui prosiding ini, kami berharap para pembaca akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kesehatan mental dalam konteks pencegahan stunting. Kami juga ingin mendorong para pembaca, termasuk praktisi, pengambil kebijakan, dan orangtua, untuk memprioritaskan perhatian dan upaya mereka dalam memastikan kesehatan mental ibu agar tetap prima dalam merawat dan mendampingi tumbuh kembang anak.</p> <p>Akhirnya, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penulis yang telah berkontribusi dalam menyusun prosiding ini. Tanpa kerjasama dan dedikasi yang tinggi, buku ini tidak akan terwujud. Kami juga berterima kasih kepada para reviewer yang telah memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas artikel yang terdapat di dalamnya. Semoga prosiding ini memberikan manfaat yang besar dan menginspirasi upaya kolektif kita dalam mencapai kesehatan mental dan pertumbuhan yang optimal bagi generasi mendatang.</p> 2023-07-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023