Evaluasi Lanskap Kampung Nelayan Tambak Lorok Sebagai Kampung Wisata Bahari

Authors

  • Anisa Apriani Nurdiah Ayu
  • I Indrawati

Abstract

Kampung Tambak Lorok berada di Kelurahan Tanjungmas Kecamatan Semarang Utara. Kampung ini tergolong pemukiman kumuh dengan rasio kepadatan >750 jiwa/Ha dan 970 KK keluarga miskin. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai menata kawasan Tambak Lorok dengan memperbaiki area pemukiman dan area tepian air dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan penuntasan kekumuhan pada tahun 2015. Tambak Lorok telah ditetapkan sebagai kampung wisata bahari sejak tahun 2015. Permasalahan yang terjadi yaitu sering mengalami banjir rob, ekonomi masyarakat yang masih rendah, dan infrastruktur yang kurang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut dapat dirumuskan permasalahannya yaitu apakah lanskap yang Kampung Tambak Lorok sudah memenuhi standar lanskap sebagai kampung wisata bahari. Penelitain ini bertujuan untuk mengkomparasikan lanskap Kampung Tambak Lorok dengan (1) Kriteria yang tercantum pada PERMEN-PU-05-2008 dan SE Menteri PUPR Nomor 2 tahun 2018 dan (2) Persepsi pengunjung dan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data primer dengan cara observasi dan mewawancarai warga sekitar dan pengunjung. Didapatkan hasil berupa (1) 58% komponen lanskap Kampung Tambak Lorok memenuhi kriteria PERMEN-PU No.05 (2) Terdapat tiga komponen lanskap yang dianggap memenuhi kebutuhan masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pariwisata Kota Semarang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-08-24