Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Keberadaan Candi Mas Pasiraman di Jatisrono, Wonogiri

Authors

  • Cindy Agistakumala Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Wisnu Setiawan Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Candi Mas Pasiraman merupakan warisan bangunan cagar budaya peninggalan Raden Mas Said pada masa penjajahan Belanda. Candi Mas Pasiraman ini dibangun sekitar tahun 1828, dahulu candi ini digunakan sebagai tempat persinggahan, namun saat ini lingkungan Candi Mas Pasiraman tidak terawat dan terjadi ketidaksesuaian fungsi. Bangunan bersejarah perlu dilestarikan keberadaannya agar bukti fisik dan jejak peristiwa masa lalu tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab lingkungan candi tidak terawat dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan bangunan cagar budaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, yakni dengan melakukan observasi, mewawancarai narasumber, serta selanjutnya dilakukan metode analisis SWOT. Parameter dari penelitian menggunakan UU No 11 Tahun 2010 mengenai pengaturan zonasi cagar budaya dan tiga ide peran serta masyarakat dalam pelestarian cagar budaya. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lingkungan candi yang tidak terawat karena adanya aktivitas masyarakat yang tidak bertanggung jawab, kurang ketatnya pengamanan, dan pemberlakuan peraturan yang ada, sehingga partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam merawat dan melestarikan Candi Mas Pasiraman.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-07-20