Kajian Implementasi Desain Universal pada Taman Flamboyan sebagai Ruang Publik yang Inklusif

Authors

  • Teja Belia Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Suryaning Setyowati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Keberadaan taman kota memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat di perkotaan. Berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Pada tahun 2021 terdapat 2.566 RTH dengan luas lebih dari 1.800 hektar dan mayoritas RTH tersebut berbentuk taman, yakni 1.466 unit. Di Jakarta, taman kota tidak selalu dirancang dan dikelola dengan mempertimbangkan inklusivitas, termasuk Taman Flamboyan yang merupakan ruang terbuka publik bagi masyarakat Cilangkap. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan penerapan desain universal pada taman kota yang ada di Jakarta sebagai ruang publik yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan desain universal pada Taman Flamboyan dan untuk mengidentifikasi pengaruh inklusivitas Taman Flamboyan sebagai ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi secara langsung, studi literatur, dan wawancara secara langsung kepada pengunjung. Pedoman dan standarisasi yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Permen PUPR No.14/PRT/2017 tentang desain universal dan berdasarkan teori Stella L Zhou tentang dimensi inklusivitas ruang publik. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Taman Flamboyan sebagian besar belum memenuhi kriteria 7 prinsip desain universal dan belum dapat dikatakan sebagai ruang publik yang inklusif dikarenakan kondisi sarana yang ada belum terawat dengan baik dan fasilitas yang ada belum dapat mengakomodasi pengguna disabilitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-07-20