Analisis Perbandingan Waste Metode Distribusi dengan Software Cutting Optimization Pro pada Pekerjaan Penulangan Pilecap (Studi Kasus: Proyek XYZ Semarang)

Authors

  • Muhammad Sepfian Dwi Riyanto Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Mochamad Solikin Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Bar bending scheduler adalah pekerjaan yang melakukan manajemen pekerjaan pembesian dalam suatu perencanaan proyek. Dalam pekerjaan pembesian material tulangan dapat terjadi pemborosan akibat kurangnya manajamen maupun proses pembesian berjalan. Sehingga makalah ini memiliki tujuan untuk membandingkan pendekatan metode yang terdapat pada bar bending schedule dalam mengoptimisasi pembesian yaitu kebutuhan besi dan waste sisa pemotongan. Makalah ini menganalisis data pembesian struktur pilecap zona 2 pada proyek XYZ Semarang dengan perbandingan metode distribusi dan penggunaan aplikasi software cutting optimization pro. Analisis dilakukan dengan menghitung bar bending schedule untuk mengetahui kebutuhan panjang tulangan yang digunakan. Pada optimisasi pembesian diolah dengan metode distribusi yang dilakukan secara manual dan penggunaan software cutting optimization cut pro yang secara otomatis. Hasil analisis metode distribusi didapat waste besi ulir D13 1.444,637 kg, D16 3.691,535 kg, D19 1.603,330 kg, D22 2.877,479 kg, dan D25 31.128,863 kg dengan besi yang digunakan sebanyak 6215 batang. Pada analisis software cutting optimization pro didapat waste besi ulir D13 649,973 kg, D16 267,620 kg, D19 842,715 kg, D22 2598,444 kg, dan D25 19.590,794 kg dengan besi yang digunakan sebanyak 5650 batang. Hasil analisis penggunaan software cutting optimization pro dapat menghemat sebesar 9,091% untuk kebutuhan jumlah besi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-05-15