Analisis Spasio-Temporal Kasus Covid-19 di Indonesia Tahun 2020

Authors

  • Afi Nursafingi Badan Riset dan Inovasi Nasional

Abstract

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk menekan laju peningkatan kasus Coronavirus disease (COVID-19). Variasi respon berbagai pihak dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut berdampak pada beragamnya dinamika kasus COVID-19 diberbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola distribusi spasial dan mendeteksi kluster spasial kasus COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia pada periode Maret hingga Desember 2020. Analisis data menggunakan pendekatan analisis spasio-temporal. Selama tahun 2020, kecenderungan jumlah total kasus COVID-19 dan jumlah pasien sembuh meningkat di 28 provinsi, jumlah pasien meninggal meningkat di 16 provinsi, recovery rate (RR) meningkat di 18 provinsi, dan case fatality rate (CFR) meningkat di satu provinsi sedangkan di enam provinsi lainnya mengalami penurunan (99% confidence). Kluster temporal jumlah kasus COVID-19 dan pasien sembuh untuk kategori sedang terdeteksi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sedangkan untuk kategori tinggi terdeteksi di DKI Jakarta. Kluster temporal pasien meninggal untuk kategori sedang terdeteksi di Jawa Tengah dan DKI Jakarta sedangkan untuk kategori tinggi terdeteksi di Jawa Timur. Evaluasi penanganan kasus COVID-19 ditingkat nasional maupun provinsi perlu dilakukan secara berkala untuk meningkatkan efektifitas upaya penanganan. Pendekatan epidemiologi spasial dalam penanganan COVID-19 perlu dilakukan secara terus-menerus sehingga perkembangan kasus COVID-19 dapat terpantau.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-15