Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvacea) pada Campuranmedia Klaras dan Limbah Kapas dengan Ketebalan yang Berbeda

Authors

  • Anggie Puspitaningrum Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • S Suparti Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

Jamur merang merupakan tanaman heterotrof yang memerlukan nutrisi berupa kandungan selulosa dari organisme lainnya. Pada umumnya jamur merang banyak ditemukan pada media jerami (tangkai padi), namun untuk memaksimalkanpertumbuhannya maka perlu menambahkan campuran limbah organik sebagai tambahan nutrisi.Klaras dan limbah kapas memiliki potensi sebagai media campuran karena mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin untuk pertumbuhan jamur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketebalan dan campuran media klaras dan limbah kapas terhadap produktivitas jamur merang (Volvariella volvacea). Jenis penelitian ini berupa eksperimen dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor 1 campuran media : C0 (Jerami 100%) , C1(Klaras 10% dan Jerami 90%), C2 (Limbah Kapas 10% danJerami 90%). Faktor 2 ketebalan media : K1 (25 cm), K2 (30 cm), K3 (35 cm). Parameter yang diukur adalah diameter tudung, panjang, jumlah tubuh buah, dan berat basah jamur merang . Data diuji dengan menggunakan analisis two way anova . Berdasarkan hasil analisis, adanya campuran media klaras dan limbah kapas pada media jerami dapat mempengaruhi jumlah tubuh buah jamur merang, tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berat basah, panjang dan diameter tubuh buah jamur. Selain itu interaksi antara ketebalan dan campuran media memberikan perbandingan yang nyata pada berat basah dan jumlah tubuh buah jamur merang. Sedangkan perlakuan terbaik berat basah jamur merang adalah perlakuan media jerami 100% dengan ketebalan media 35 cm (C0K3) 80 g. Perlakuan terbaik untuk jumlah tubuh buah jamur merang adalah media jerami 100% dengan ketebalan 35 cm (C0K3) 20 buah. Lalu untuk diameter tertinggi pada media klaras 10% dan jerami 90% dengan ketebalan 30 cm (C1K2) 4.95 cm danpanjang tubuh buat tertinggi terdapat pada media klaras 10% dan jerami 90% dengan ketebalan 25 cm (C1K1) 3.13 cm.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-15