Pembelajaran Biologi SMA di Surakarta Berbasis LMS (Learning Management System) di Masa Pandemi Covid-19

Authors

  • H Hariyatmi Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Vitri Pramudiyanti Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Neti Selvia Pratiwi Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Muhammad Yudi Susanto Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstract

Pembelajaran daring menggunakan media Learning Management System (LMS) pada masa pandemi Covid-19, memberikan dampak pada bidang pendidikan yang mengharuskan pelaksanaan pembelajaran secara daring termasuk mata pelajaran Biologi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pembelajaran Biologi berbasis LMS di Surakarta di masa pandemi Covid -19. Jenis penelitian termasuk deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah guru Biologi dan siswa SMA di Surakarta. Sampel penelitian ini (tiga sekolah) meliputi satu guru Biologi MIPA kelas XI dan semua siswa kelas XI yang diajar oleh guru tersebut, yaitu SMA Muhammadiyah I Surakarta, MAN I Surakarta dan SMAN 7 Surakarta dan masing-masing terdiri dari 3 rombongan belajar, sehingga samplingnya adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Biologi SMA menggunakan GC dan Elearning Madrasah, menggunakan RPPJJ 1 lembar per pertemuan, pendahuluan memiliki komponen lengkap, kegiatan inti sesuai dengan RPP, pendekatan saintifik model Discovery Learning, metode pembelajaran observasi, diskusi dan ceramah, serta tugas. Bagian penutup meliputi kesimpulan dan rencana tindak lanjut. Penilaian berupa post test, penilaian diskusi kelas dan unggah tugas, dan penilaian psikomotor. Media pembelajaran menggunakan PPT dan Video. Maka kesimpulan yang dapat diajukan adalah Pembelajaran Biologi SMA di Surakarta berbasis LMS di masa pandemi Covid 19 dilaksanakan secara daring menggunakan menggunakan GC dan E-learning Madrasah, RPP yang digunakan RPPJJ satu lembar. Pendekatan yang digunakan Saintif model Discovery learning, rata-rata keaktifan peserta didik termasuk sangat rendah (dibawah 24.99%). Penilaian Cognitif dan afektif dilakukan namun penilaian Psikomotor hanya dilakukan oleh MAN I Surakarta.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-11-15